4 Alasan Mengapa Anda Harus Mempelajari Sejarah Keluarga Anda

Dampak mendalam sejarah keluarga mencakup hati yang dilembutkan, kesatuan yang lebih besar, kedamaian yang bertambah, dan generasi-generasi yang dijembatani.

4,844 views   |   5 shares
  • Mempelajari sejarah keluarga adalah lebih dari sekadar memperoleh pengetahuan sejarah, itu membangun hubungan. Mempelajari cerita-cerita di balik nama dan tanggal mengajarkan sejarah pribadi setiap leluhur Anda. Berikut adalah empat manfaat dari belajar sejarah keluarga Anda.

  • Hati yang dilembutkan

  • Pengetahuan membawa pemahaman. Belajar lebih banyak tentang cerita-cerita di balik fakta leluhur melembutkan hati kita. Nama-nama dari masa lalu menjadi hidup dan nyata, dengan wawasan dan pelajaran untuk mengajar generasi masa kini.

  • Seorang remaja putri bergumul dengan tekanan dari ibunya untuk berhasil, sementara tidak pernah merasa cukup baik. Sewaktu dia mempelajari sejarah keluarganya, dia memperoleh wawasan tentang siklus peran keibuan yang diwariskan dalam keluarganya. Seorang nenek buyut pernah disiksa di panti asuhan, dan dia berlaku kasar terhadap putrinya, nenek remaja putri ini. Si nenek tahu untuk tidak mengulangi siklus ini, jadi dia berhati-hati untuk tidak menyiksa anak-anaknya tetapi dia tidak tahu cara mengasuh anak-anak dengan baik. Ibu remaja putri ini ingin mengasuh anak-anak lebih baik daripada ibunya, dan berfokus pada menjadi sangat terlibat untuk memastikan keberhasilan dan peluang bagi remaja putrinya. Alih-alih menjadi marah, hati remaja putri ini dilembutkan sewaktu dia mengenali bagaimana setiap generasi ibu dalam keluarganya memiliki kekuatan untuk mengupayakan yang lebih baik bagi anak-anak mereka daripada yang mereka alami sendiri.

  • Kesatuan yang lebih besar

  • Hati yang dilembutkan dengan pemahaman menyatukan orang-orang. Menemukan pengorbanan dan kontribusi positif yang telah diberikan berbagai generasi untuk meningkatkan kehidupan bagi keluarga mereka mengembangkan kesatuan yang lebih besar. Alih-alih berfokus pada perbedaan dan pertentangan, berfokus pada kesamaan dan sifat-sifat positif yang diwariskan turun-temurun menjadi lebih mudah.

  • Ada seorang pria yang merasa terisolasi dari ayahnya seolah-olah mereka terpisah jarak yang sangat jauh. Ketika dia mulai mempelajari sejarah keluarganya, dia membaca cerita-cerita tentang seorang kakek buyut yang bekerja sangat jauh sebagai pembuat kereta dorong. Kakek buyut ini mengajarkan putranya, yang kemudian membuka toko perbaikan. Dia belajar bagaimana kakeknya kemudian mengajarkan ayahnya, yang tumbuh dengan generasi pertama mobil dan menjadi seorang montir. Pria ini menyadari bahwa minat dan karirnya di bidang teknik tidak begitu berbeda dari kasih ayahnya bagi mesin. Dia kemudian memahami bakatnya sebagai hadiah yang diwariskan turun-temurun, yang berkembang dari generasi ke generasi bahkan ketika konteks bergeser dan teknologi berubah. Ini memberikan dia landasan untuk membangun hubungan dengan ayahnya, dan mengubah cara dia berinteraksi dengan putranya sendiri.

  • Advertisement
  • Kedamaian yang bertambah

  • Ketika seseorang bersatu dengan keluarganya sendiri melalui pemahaman, ada kedamaian. Kedamaian ini datang melalui menemukan kesamaan, menghormati pahlawan keluarga dan bersatu dengan keluarga sendiri. Itu mengembangkan rasa saling memiliki, yang berarti berkurangnya konflik dan bertambahnya fokus pada anggota keluarga.

  • Sebuah keluarga dengan lima anak merasa frustrasi dengan seringnya pertengkaran di akhir pekan. Mereka memutuskan untuk melakukan proyek sejarah keluarga, dan anak-anak terkejut sewaktu mereka menemukan bahwa para leluhur mereka memiliki kepribadian atau pengalaman serupa dengan mereka masing-masing. Cerita-cerita diwariskan dalam buku jurnal dan buku keluarga mengungkapkan sifat-sifat yang juga dimiliki anak-anak. Mereka mampu menggunakan teladan leluhur untuk mengembangkan sifat-sifat mereka secara produktif dan positif. Membahas pengalaman-pengalaman ini juga membantu mereka memahami satu sama lain dengan lebih baik, mewujudkan kedamaian yang bertambah – bahkan membangun persahabatan baru di antara mereka.

  • Generasi-generasi yang dijembatani

  • Kakek-nenek dan buyut terkadang terasa berasal dari waktu yang sangat lampau, dan itu menjadikannya sulit untuk terhubung dengan mereka karena pengalaman hidup yang sangat berbeda. Pemahaman yang datang melalui pekerjaan sejarah keluarga, bersama dengan rasa saling memiliki dan kedamaian yang dibangunnya, menuntun pada keakraban yang menjembatani generasi-generasi. Memahami pengalaman dari berbagai generasi meningkatkan kasih dan penghargaan bagi satu sama lain.

  • Seorang remaja merasa frustrasi karena kakeknya sering mengganggu waktu bermain komputernya untuk membantu berkebun. Dia benci berkebun, dan kekesalannya membuatnya tidak sabar dan terkadang kasar kepada kakeknya. Akhirnya dengan putus asa, remaja ini bertanya kepada kakeknya mengapa mereka harus berkebun di bawah terik sinar matahari. Ini membukakan pintu bagi kakeknya untuk berbagi cerita-cerita masa kecilnya, ketika saudara-saudaranya bekerja di pertanian keluarga. Waktu berlalu cepat ketika mereka berkebun sambil mendengarkan cerita-cerita kakek. Remaja ini mulai mengenal kakeknya dengan sudut pandang baru. Waktu yang dihabiskan berkebun bersama juga membantu kakeknya belajar lebih banyak tentang dirinya.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Natalia Sagita dari artikel asli "4 reasons you should study your family history" karya Emily Christensen.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Emily Christensen lives with her husband in Oklahoma. Her Ph.D. is in marriage and family therapy and she is pursuing a second degree in Hebrew and Jewish studies.

4 Alasan Mengapa Anda Harus Mempelajari Sejarah Keluarga Anda

Dampak mendalam sejarah keluarga mencakup hati yang dilembutkan, kesatuan yang lebih besar, kedamaian yang bertambah, dan generasi-generasi yang dijembatani.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr