Jangan Biarkan Remaja Anda Menyebar Gosip

Anda khawatir remaja putri Anda jadi penyebar gosip? Hentikan kegemaran bergosip dengan menjadi teladan, bahas mengapa gosip bisa menyakitkan, dan bantu putri Anda memilih teman yang baik.

1,370 views   |   1 shares
  • Ya ampun! Kamu dengar tentang Ani? Dia bilang ke Mira bahwa Joni memegang tangannya selama dansa, tapi Mira bilang Joni sama sekali tidak suka Ani, katanya kamu lebih cantik. Percaya tidak? Bagaimana sih Ani itu?"

  • Percakapan seperti ini terjadi di sekolah mana pun di seluruh dunia setiap hari. Remaja suka mengobrol dan mengirim teks, tapi kadang apa yang diucapkannya menyakitkan. Ancaman di internet sama buruknya seperti ancaman secara fisik. Bantulah remaja Anda menghindari bergosip dengan mengikuti beberapa petunjuk ini.

  • Uraikan gosip

  • Ada beberapa tingkatan gosip. Menurut kamus Merriam-Webster, salah satu definisinya ialah obrolan atau percakapan iseng, seperti membicarakan berita lokal. Yang harus dihindari ialah gosip yang menyakitkan dan berbahaya. Gosip seperti ini mengandung sensasi, tidak selalu berdasarkan fakta, dan sering membeberkan masalah pribadi orang lain. Remaja mungkin memahami definisi ini: Gosip ialah sesuatu yang tidak akan Anda katakan kalau orangnya ada, atau apa pun yang sifatnya tidak baik atau tidak benar.

  • Beri teladan

  • Salah satu hal utama yang dapat Anda lakukan untuk mencegah remaja Anda bergosip ialah dengan berhenti bergosip sendiri. Anak-anak mendengarkan percakapan Anda di telpon, dengan tetangga dan di meja makan. Apa yang Anda katakan tentang tetangga di seberang jalan atau teman Anda? Perhatikan pikiran dan perkataan Anda sendiri. Tanyakan kepada diri sendiri apakah Anda perlu mengendalikan kecenderungan Anda untuk bergosip.

  • Bahas mengapa gosip menyakitkan

  • Kebanyakan remaja pernah mengalami sakit hati karena gosip. Ucapan menyakitkan tentang kita tetap kita simpan di hati sesudah kejadiannya berlalu lama. Membahas bersama remaja tentang pengalaman Anda sendiri dan sifat gosip yang sebenarnya akan membuat remaja Anda menyadari bahwa gosip itu menyakitkan.

  • Pilih teman yang baik

  • Bila remaja Anda mengizinkan, bantulah dia memilih teman-teman yang tidak akan membuatnya "jahat." Menurut penelitian sebuah universitas di Oregon, AS, teman dapat memberi remaja pengaruh baik dan buruk. Remaja ingin diterima oleh teman-teman sebayanya sering kali dengan meniru apa yang dilakukan orang-orang di sekelilingnya. Dengan membantu remaja Anda memilih teman yang menunjukkan perilaku positif dan menghindari gosip dapat mempermudah kehidupan remaja Anda.

  • Ucapkan sesuatu yang baik

  • Kita selalu diajar untuk tidak berkata apa-apa kalau tidak bisa mengatakan sesuatu yang baik. Nasihat ini baik, tapi lebih baik lagi kalau kita bisa menemukan sesuatu yang baik untuk diucapkan. Anjurkan remaja Anda untuk memerangi gosip tidak hanya dengan berdiam diri namun dengan mengucapkan sesuatu yang baik. Misalnya kalau sekelompok murid menertawakan seorang gadis karena gayanya berpakaian, dia dapat berkata, "Saya sungguh suka sepatunya." Atau kalau remaja Anda pulang sekolah menggerutu bahwa dia benci si anu, mintalah dia menemukan satu hal yang baik tentang orang itu. Anda dapat memberikan contoh sendiri, remaja Anda akan menirukannya.

  • Advertisement
  • Jadilah orang yang dapat dia ajak bicara

  • Setiap orang selalu membutuhkan orang yang dapat dia ajak bicara dan dipercaya. Jadilah orang itu bagi remaja putri Anda. Bila dia berbicara tentang pengalamannya hari itu dan teman-temannya, janganlah menghakimi, dengarkan saja. Berikan perhatian kepada apa yang dikatakannya sehingga dia mau bercerita lagi. Kadang-kadang remaja tidak suka berbicara kepada orang tuanya, mereka bersandar kepada teman-temannya saja. Usahakan jangan sampai ini terjadi. Remaja perlu bimbingan orang dewasa untuk menjadi matang secara emosi dan dalam pergaulan.

  • Hentikan percakapan yang buruk

  • Baru-baru ini saya mengetahui bahwa salah satu teman sekolah putri saya menyebarkan gosip tentang seorang teman lainnya dan keluarganya, dengan alasan membantu putri saya. Kami membahas teman-temannya ini dan menganjurkan putri saya agar tidak membiarkan gosip ini berlanjut. Saya juga berusaha menghentikan percakapan buruk di antara anak-anak di rumah. Tidak pernah terlalu dini untuk mencegah percakapan buruk ini agar tidak menjurus ke gosip.

  • Kita ingin yang terbaik buat anak-anak kita dan kita ingin anak-anak kita menjadi yang terbaik. Dengan menganjurkan remaja untuk menghindari gosip dan akibatnya yang menyakitkan adalah salah satu cara untuk menolong mereka menjadi orang yang baik dan positif seperti yang kita inginkan.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Irma Shalimar dari artikel asli "Gossip girl Don't let your teen become one" karya Amy Peterson.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Amy M. Peterson, a former high school English teacher, currently lives in Oregon with her husband and four children. She spends her days writing, reading, exercising and trying to get her family to eat more vegetables.

Jangan Biarkan Remaja Anda Menyebar Gosip

Anda khawatir remaja putri Anda jadi penyebar gosip? Hentikan kegemaran bergosip dengan menjadi teladan, bahas mengapa gosip bisa menyakitkan, dan bantu putri Anda memilih teman yang baik.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr