6 pujian yang sesungguhnya tidak diharapkan anak Anda

Pujian yang baik dan mampu membangkitkan semangat adalah pujian yang diberikan secara wajar, tetapi tetap memperhatikan situasi serta kondisi anak dan lingkungan.

1,452 views   |   4 shares
  • Sebagai orangtua tentu Anda setuju, memberikan pujian adalah cara terbaik untuk membangkitkan rasa percaya diri anak. Namun dalam beberapa kasus, ada pujian yang juga dimaksudkan untuk menyindir perasaan anak atau diucapkan pada situasi yang kurang tepat.

  • Anak-anak bukanlah obyek untuk dipermalukan. Dalam masa pertumbuhannya anak-anak sangat membutuhkan sosok teladan agar perkembangan mental, emosi serta spiritualnya tidak terganggu. Berikut beberapa pujian dari orang tua yang sebetulnya tidak disukai oleh anak.

  • Dihadapan teman-temannya Anda terlalu memuji kemampuannya

  • Sebagai orangtua sah-sah saja jika Anda mengagumi kemampuan buah hati Anda. Namun, memujinya secara berlebih dihadapan teman-temannya justru dapat membuatnya malu. Pujian yang baik dan mampu membangkitkan semangat adalah pujian yang diberikan secara wajar, tetapi tetap memperhatikan situasi serta kondisi di lapangan.

  • Pujian yang dimaksudkan untuk menyindir bukan membangun

  • Dalam masa pertumbuhannya anak-anak sedang belajar dan cenderung melakukan kesalahan yang sebetulnya wajar. Namun, sebagai orang tua terkadang kita kurang sabar dan telaten dalam membimbing mereka. Alih-alih memuji kita justru kerap menyindir, meskipun sindiran tersebut berusaha kita bungkus dalam sebuah bentuk pujian. Ketahuilah, anak-anak sebetulnya tidak bodoh, mereka bisa mengenali apakah pujian yang kita berikan tulus dari dalam hati atau hanya bohong belaka.

  • Pujian karena telah melakukan kesalahan

  • Bayangkan Anda memberikan pujian pada anak tapi dengan nada menyindir, contoh: "Anda mengucapkan selamat kepada anak karena telah menghancurkan vas bunga kesayangan Anda atau Anda memberikan pujian karena anak Anda pulang ke rumah larut malam." Pujian semacam ini sebetulnya dipahami oleh anak sebagai sebuah sindiran dan hal tersebut sama sekali tidak membangun.

  • Pujian untuk tujuan berbohong

  • Anak-anak sesungguhnya sangat membutuhkan teladan kejujuran dari orang tuanya. Namun, dalam situasi tertentu orang tua kadang terpaksa harus berbohong demi menutupi kekurangan yang mungkin dimiliki. Mungkin Anda masih bingung dengan hal ini, tapi coba bayangkan situasi berikut ini, suatu hari Anda sedang berkumpul dengan sahabat Anda dan mereka menanyakan mengenai prestasi buah hati Anda di sekolah. Entah karena gengsi atau agar buah hati Anda tidak malu di hadapan sahabat Anda, maka Anda berusaha memuji kelebihan buah hati Anda yang sebetulnya tidak sesuai dengan kenyataan.

  • Advertisement
  • Perlu Anda ketahui bahwa pujian untuk tujuan berbohong sesungguhnya sama sekali tidak akan membuat anak bangga. Pujian untuk tujuan berbohong adalah sebuah cara yang secara tidak Anda sadari justru membuat anak Anda malu kepada dirinya sendiri.

  • Pujian bertujuan membanding-bandingkan

  • Anak-anak sejatinya memiliki ego yang tinggi, hanya saja Anda belum menyadarinya. Maka dari itu, pujian yang Anda berikan jika memiliki tujuan untuk membanding-bandingkan tidak akan membuat anak merasa dihargai. Bahkan hal teresbut sebetulnya adalah bentuk "pelecehan" Anda kepada anak secara tidak langsung.

  • Pujian yang diucapkan dengan tidak tulus

  • Bayangkan Anda memuji keberhasilan anak Anda karena mendapatkan nilai 100 pada mata pelajaran yang selama ini dibencinya, tetapi Anda mengucapkannya sambil asik mengerjakan hobi Anda. Anak-anak bisa mengenali dengan baik apa yang dilakukan oleh orang tuanya, namun kadang untuk memprotes mereka masih belum memiliki keberanian.

  • Demikianlah beberapa contoh pujian yang sebetulnya tidak ingin didengar oleh buah hati Anda. Sebagai orang tua, jika ingin memberikan pujian kepada mereka usahakan agar melakukanya dengan sungguh-sungguh dan penuh ketulusan. Percayalah, jika Anda mampu memberikan pujian serta semangat kepada buah hati Anda maka kelak masa depan mereka akan cemerlang.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

6 pujian yang sesungguhnya tidak diharapkan anak Anda

Pujian yang baik dan mampu membangkitkan semangat adalah pujian yang diberikan secara wajar, tetapi tetap memperhatikan situasi serta kondisi anak dan lingkungan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr