Perbedaan dalam mengasuh anak laki-laki dan anak perempuan

Cara mendidik, memperlakukan dan mengasuh anak laki-laki dan perempuan tentunya berbeda.

3,248 views   |   15 shares
  • Setiap orangtua berkewajiban merawat, mendidik dan membesarkan anak-anaknya menjadi anak yang bisa dibanggakan. Semua orangtua merasa sangat bersyukur bila memiliki anak yang dapat melengkapi kebahagian keluarga. Apa pun jenis kelamin anak, yang penting anak dapat tumbuh dengan sehat dan terpenuhi semua kebutuhannya, orangtua akan bahagia.

  • Secara biologis, perkembangan motorik kognitif, kapasitas otak, kepribadian, kehidupan sosial dan tingkah laku anak laki-laki berbeda dengan anak perempuan. Hal ini menjadi penting bagi orangtua dalam hal urusan mengasuh anak. Oleh sebab itu, anak laki-laki tidak bisa dibesarkan sebagai anak perempuan begitupun sebaliknya. Setiap anak memiliki tantangannya masing-masing. Karekteristik anak laki-laki dan perempuan tidaklah sama. Meskipun cara mengasuh yang berbeda namun dalam urusan kasih sayang dan perhatian orangtua tidak boleh pilih kasih kasih dan tidak boleh ada perbedaan.

  • Ada beberapa hal penting yang membedakan anak laki-laki dan perempuan. Setiap perbedaan tersebut dapat dijadikan dasar bagi orangtua dalam mengasuh anak-anaknya. Selain itu diperlukan sensitifitas dari orangtua dalam memahami pola asuh yang tepat sesuai gender anak karena semua itu akan berpengaruh pada perkembangan anak.

  • Untuk anak laki-laki

  • Anak laki-laki memiliki kemampuan motorik yang lebih kuat dibanding anak perempuan sehingga anak laki-laki cenderung lebih aktif dan banyak bergerak sehingga membutuhkan banyak tempat untuk bermain. Anak laki-laki lebih suka bermain, berteriak dan berlarian. Saat berbicara atau menyampaikan perintah kepada anak laki-laki, orangtua hendaknya jangan banyak memerintah atau memberikan informasi yang panjang karena bagi anak laki-laki, kalimat yang panjang lambat untuk dimengerti.

  • Umumnya anak laki-laki sulit untuk menunjukkan rasa kasih sayang dan perhatian, orangtua harus bisa menegaskan pada mereka bahwa kasih sayang itu perlu. Anak laki-laki lebih tertarik pada objek yang bergerak, lebih mudah memahami dan lebih cepat mempraktekkannya dibanding anak perempuan. Anak laki-laki cenderung berani dan lebih suka berada di tempat ramai. Konon, anak laki-laki akan lebih dulu berjalan ketimbang berbicara, karena itu mereka lebih aktif. Anak laki-laki bersikap melindungi. Mereka lebih membutuhkan cinta, penghargaan dan perhatian orangtua. Mereka sangat membutuhkan semangat dan motivasi yang lebih. Anak laki-laki tidak boleh didandani seperti anak perempuan, fashion mereka begitu-begitu saja. Orangtua harus melatih anak lelakinya agar menjadi anak yang kuat, mandiri, tidak manja dan tidak cengeng. Ajari cara membatasi diri dalam pergaulan dan tekankan bagaimana cara menghormati lawan jenisnya.

  • Advertisement
  • Untuk anak perempuan

  • Anak perempuan lebih cepat tanggap seperti lebih cepat makan sendiri, menulis, membaca, berbicara,lebih komunikatif dan lebih mudah menerima dan melakukan perintah dari orangtua. Keterampilan dan kemampuan anak perempuan lebih cepat menonjol. Anak perempuan cenderung lebih rapi dan bersih termasuk untuk urusan popok, anak perempuan mudah risi dan tidak nyaman bila popoknya basah. Anak perempuan lebih rewel ketika sakit. Anak perempuan lebih mudah akrab dan terbuka dengan orang lain yang dipercayainya. Pembawaan anak perempuan lebih tenang dibanding anak laki-laki. Anak perempuan lebih peka, sensitif, cenderung manja dan cengeng. Masa puber anak perempuan lebih cepat dibanding anak laki-laki. Anak perempuan bisa menjadi pendengar yang baik sehingga dengan mudah mengambil hati orangtuanya. Sebagaimana mestinya, anak perempuan harus tumbuh menjadi anak yang lembut, cekatan, cerdas, terampil ,cantik luar dalam, mandiri, dan bisa menjaga diri sendiri. Berikan batasan untuk mereka dalam berperilaku agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah.

  • Intinya, semua orangtua mengharapkan bisa membesarkan dan mengasuh anak-anaknya dengan pola asuh yang tepat. Selalu komunikasikan kepada anak, apa yang boleh mereka boleh lakukan dan yang tidak boleh sesuai gender, umur dan perkembangannya. Beri penjelsan yang mudah dipahami oleh mereka. Selalu ingat setiap perbedaan antara anak laki-laki dan perempuan itu indah dan unik. Jadikan perbedaan itu sebagai bagian yang penting, dengan begitu Anda sebagai orangtua tahu apa yang harus Anda lakukan selanjutnya bagi perkembangan putra putri kesayangan Anda.

Bantu kami menyebarkan

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Perbedaan dalam mengasuh anak laki-laki dan anak perempuan

Cara mendidik, memperlakukan dan mengasuh anak laki-laki dan perempuan tentunya berbeda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr