Mengapa kebosanan melanda pernikahan Anda?

Pernikahan bahagia dan tidak membosankan adalah impian setiap pasangan menikah. Namun tetap saja ada masa di mana rasa bosan menghampiri, terutama jika Anda telah memasuki usia pernikahan yang cukup lama.

1,252 views   |   7 shares
  • Pernikahan bahagia dan tidak membosankan adalah impian setiap pasangan menikah. Namun tetap saja ada masa di mana rasa bosan menghampiri, terutama jika Anda telah memasuki usia pernikahan yang cukup lama.

  • Sebagai pasangan suami istri kita bisa saja menghindari rasa bosan yang dapat melanda pernikahan. Kita adalah penyebab utama rasa bosan tersebut dapat menyelip dalam pernikahan dengan melakukan hal-hal yang tidak kita sadari justru membawa pernikahan ke arah rutinitas yang membosankan.

  • Apa sajakah penyebabnya? Simak beberapa di antaranya

  • Selalu bersama

  • Bertemu dengan orang yang sama dan melakukan hal yang sama dengannya setiap hari tanpa kita sadari membentuk sebuah pola rutinitas yang berdampak pada kebosanan. Ada kalanya Anda dan pasangan perlu 'berpisah' sejenakagar dapat melepaskan diri dari kehidupan bersama yang monoton. Lakukan kegiatan dengan teman Anda, atau istri dengan sahabat-sahabatnya, seperti berlibur beberapa hari ke luar kota. Dengan berpisah, perasaan rindu dapat kembali meliputi Anda dan pasangan. Rasa rindu dapat membuat hubungan pernikahan Anda menjadi kembali berwarna.

  • Kehidupan pernikahan yang motonoton

  • Apakah rutinitas sang istri: Bangun, menyiapkan sarapan dan keperluan keluarga, membersihkan rumah, mengantar dan menjemput anak di sekolah, menyiapkan makan untuk keluarga, nonton dan berbincang dengan suami, tidur dan begitu seterusnya. Rutinitas suami: Bangun tidur, berangkat ke kantor, pulang, makan, main bersama anak, santai sambil berbincang bersama istri, tidur dan begitu seterusnya.

  • Jika kehidupan pernikahan Anda dijalani secara rutin seperti itu, lama kelamaan tentu akan terasa membosankan. Kombinasikan dengan hal-hal menarik dan spontan seperti mengajak keluarga makan malam di luar rumah atau kegiatan akhir pekan yang selalu diisi dengan acara yang menarik serta berbeda setiap minggunya. Lakukan agar kehidupan pernikahan Anda selalu berwarna.

  • Tidak memiliki"me time"

  • Meskipun sudah menikah, bukan berarti Anda tidak lagi dapat memiliki 'me time' . Setelah menikah, 'me time'justru harus menjadi agenda wajib bagi Anda dan pasangan. Lakukan kegiatan seperti berkumpul dengan kawan-kawan, melakukan hobi, berbelanja, melakukan perawatan tubuh dan sebagainya. Anda dan pasangan juga berhak menikmati kehidupan di luar pernikahan kalian.

  • Jarang liburan berdua

  • Bayangkan saja jika Anda dan pasangan tidak pernah berlibur bersama, menikmati waktu berduaan dalam kurung waktu yang sudah lama. Tentu pernikahan Anda akan terasa sangat membosankan dan hambar bukan?

  • Advertisement
  • Jangan jadikan anak sebagai alasan menghalangi Anda menghabiskan waktu bersama seperti berlibur. Financial pas-pasan juga seharusnya tidak menjadi halangan, selama Anda mencari destinasi liburan dan kegiatan yang sesuai anggaran. Berlibur dapat menyegarkan kembali pernikahan Anda berdua dan menciptakan kenangan indah bagi kalian berdua. Buatlah jadwal liburan dengan pasangan Anda, minimal dua kali dalam satu tahun.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Mengapa kebosanan melanda pernikahan Anda?

Pernikahan bahagia dan tidak membosankan adalah impian setiap pasangan menikah. Namun tetap saja ada masa di mana rasa bosan menghampiri, terutama jika Anda telah memasuki usia pernikahan yang cukup lama.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr