Cara Membesarkan Anak Kembar

Metode untuk setiap anak berbeda-beda, untuk satu anak mungkin cocok tapi tidak untuk anak yang lain tapi konsep dasarnya tetap sama untuk setiap orang.

4,463 views   |   12 shares
  • Suami saya dan saya berencana memiliki tiga anak. Pada pemeriksaan USG di pertengahan kehamilan saya yang ketiga, kami mendapat kabar yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya bahwa kami akan memiliki anak kembar. Hari itu saya menelpon teman yang memiliki anak kembar. “Oh, kehidupanmu akan berubah.” Katanya. “Tapi, kamu akan memiliki banyak kesenangan.” Apakah kabar memiliki anak kembar yang Anda terima sangat mengejutkan dan tak terduga sebelumnya atau semuanya di luar harapan Anda, membesarkan anak kembar sedikit berbeda dengan membesarkan anak biasa.

  • Ada beberapa hal yang tidak terlalu berbeda, seperti mengajari mereka menggunakan kamar kecil, mengajari mereka memakai baju sendiri, mengajari mereka mengikat tali sepatu, dan lain sebagainya, kebanyakan sama dari satu anak ke anak lainnya. Metode untuk satu anak mungkin tidak sama untuk setiap anak tapi konsep dasarnya tetap sama. Untuk anak kembar, Anda hanya harus mengulang dua kali. Beberapa orang memilih melakukannya sekaligus. Yang lain melakukannya satu demi satu; metodenya bergantung pada kepribadian Anda dan anak anda.

  • Ada beberapa hal lain yang sangat berbeda.

    • Orang lain bebas mengkritik Anda. Anda akan mendengar berbagai komentar dari orang yang Anda kenal dan yang tidak. Beberapa komentar itu sangat menjengkelkan, ada yang baik, ada yang menyakitkan, ada yang tidak masuk akal, dan ada orang yang terlalu usil dan terus mengusik Anda sampai mereka dibenarkan. Anda perlu mengurangi rasa peka diri terhadap kritikan dan mungkin perlu tegas dengan mereka yang keterlaluan.

    • Pada mulanya membesarkan anak kembar akan SANGAT BERAT. Tapi kemudian akan lebih mudah, lebih baik, lebih menyenangkan, dan benar-benar ada gunanya. Dengan lebih dari satu bayi baru dalam rumah, setiap orang akan kekurangan waktu untuk tidur, untuk makan, untuk mandi, dan bahkan untuk berpikir. Bulan-bulan pertama menjadi luar biasa sulitnya. Lakukan apa saja agar tetap ‘waras’. Terimalah setiap tawaran bantuan yang ada. Ingatlah, tidak peduli betapa buruknya, setelah beberapa bulan si bayi akan tidur lebih lama pada malam hari dan Anda akan segera menemui rutinitas yang sesuai dengan keluarga Anda untuk memberi mereka makan, menina-bobokannya, menidurkannya, dan memandikannya. Anda akan kembali menyadari matahari terbit di timur. Bulan-bulan penuh teror akan mulai dilupakan dalam petualangan berikutnya.

    • Jangan pernah meremehkan apa yang bisa dipikirkan dua bayi. Anak kembar saya bisa memanjat keluar dari tempat tidurnya dan masuk ke tempat tidur saudaranya, membuka kunci pintu kedap anak, memanjat cukup tinggi untuk meraih mainan jauh dari jangkauannya, dan masih banyak lagi kenakalan mereka yang tak terpikirkan oleh anak saya yang tidak kembar.

  • Advertisement
  • Sekali Anda bisa bertahan dari dua atau tiga tahun yang ‘mengerikan’, kehidupan akan memberi Anda ujian yang baru. Anda harus memutuskan kapan dan di mana Anda memisahkan si kembar. Apakah Anda ingin mereka di kelas yang berbeda di gereja? di sekolah? Di pesta dan kegiatan dan teman masing-masing? Apakah Anda ingin mereka bersama-sama sesering mungkin untuk saling memperhatikan? Tidak ada peraturan umum yang cocok untuk setiap orang. Apakah anak kembar Anda laki-laki atau perempuan? Apakah mereka bekerja sama dengan baik, mengandalkan satu sama lain, ataukah mereka menginginkan teman-teman mereka sendiri, pesta dan lain sebagainya?

  • Setiap tahap memiliki tantangan pembelajarannya sendiri. Anda harus bersedia untuk meminta bantuan, berbicaralah dengan keluarga Anda, dan buatlah keputusan-keputusan yang terbaik bersama. Membesarkan anak kembar adalah sebuah berkat. Salah satu berkat tersulit yang pernah saya terima, kecuali ketika mereka berdua duduk di pangkuan Anda dan mengatakan “Ibu, aku mencintaimu.” Oh, semua kesulitan itu terbayar lunas sudah.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Agung Candra Setiawan dari artikel asli “How to parent twins” karya Liz Hall Stone.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Liz Stone used to try to be a perfect mother, but she found much more happiness in learning a lesson from each mistake. She blogs weekly about her misadventures with motherhood at lizhallstone.blogspot.com.

Cara Membesarkan Anak Kembar

Metode untuk setiap anak berbeda-beda, untuk satu anak mungkin cocok tapi tidak untuk anak yang lain tapi konsep dasarnya tetap sama untuk setiap orang.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr