5 macam wanita yang hendaknya tidak Anda nikahi

Ketika mencari pasangan hidup, ada beberapa wanita yang tepat untuk itu. Sayangnya, ada juga beberapa wanita yang tidak demikian.

103,111 views   |   419 shares
  • Seorang pembaca bertanya, "Wanita seperti apa yang hendaknya tidak saya nikahi?"

  • Kapan pun saya sedang memberi nasihat kepada pria muda tentang pernikahan, saya selalu berkata, "Cari seorang wanita yang biaya perawatannya rendah dan motivasinya tinggi." Itulah yang saya katakan tentang isteri saya, Jenny dan apa yang saya pikirkan untuk menetapkan dua watak penting dalam diri seorang isteri yang baik. Tentu saja, beberapa wanita akan menganggap diri mereka (atau dibayangkan oleh suami mereka) memiliki "biaya perawatan mahal" dan mereka tetap adalah isteri yang baik. Namun demikian, seorang pasangan hidup dengan biaya perawatan rendah akan membuat pernikahan lebih mudah.

  • Kedua kualitas tersebut di atas pasti ada jika lima kualitas khas berikut ini tidak ditemukan pada orang yang ingin mereka nikahi.

  • Lima jenis wanita yang hendaknya tidak Anda nikahi

  • 1. Manja

  • Sementara ayah suka memanjakan anak perempuan mereka, anak gadis kecil hendaknya tidak dibesarkan menjadi wanita yang manja. Tidak ada salahnya menyukai beberapa hal baik dan berharap disediakan oleh seorang pria. Namun demikian, ketika seorang wanita merasa berhak mendapatkan barang-barang itu tanpa harus menyumbang sesuatu, dia tidak 'dibentuk' untuk suatu pernikahan yang berhasil. Memanjakan adalah mengubah watak seseorang karena "diberi hati secara berlebihan". Jika watak seorang wanita telah 'rusak' karena kekayaan atau materi, jauhilah dia.

  • 2. Malas

  • Kemalasan seringkali adalah produk samping dimanjakan, tetapi beberapa orang menjadi malas tanpa dimanjakan. Sebuah etika kerja yang solid adalah penting untuk pernikahan yang bahagia. Jika kedua pasangan hidup tidak bersedia bekerja, pernikahan akan menjadi sangat sulit. Etika kerja bukan tentang sekadar menghasilkan nafkah, etika kerja adalah tentang usaha yang konsisten yang dibutuhkan untuk mencapai hidup yang berhasil. Apakah itu ada pada pekerjaan, kegiatan di sekitar rumah, atau dalam suatu hubungan, kemalasan akan mematikan sebuah pernikahan. Jika seseorang itu malas selama berkencan, mereka berkemungkinan akan tetap malas, bahkan mungkin lebih malas lagi dalam pernikahan.

  • 3. Tidak stabil

  • Kestabilan emosi seringkali diabaikan sebagai kunci watak seorang pasangan hidup yang baik, namun itu tetap penting. Ketika emosi seseorang itu stabil, perilaku mereka dapat diperkirakan. Hampir dalam setiap kasus, kita tahu bagaimana mereka akan bereaksi. Namun demikian, ketika emosi seseorang tidak stabil, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan kita dapatkan. Mereka mungkin mentertawakan situasi itu suatu saat dan tak terkendali di saat lain. Mereka mungkin menerima sebuah komentar sebagai pujian suatu hari tetapi kemudian merasa sangat disakiti oleh kata-kata yang sama di hari lain. Tanggapan yang tidak terduga dapat melumpuhkan seorang pasangan hidup. Ketika mencari seorang pasangan hidup, carilah seseorang yang emosinya stabil.

  • Advertisement
  • 4. Tidak setia

  • Sementara perzinahan adalah sesuatu yang merusak dalam suatu hubungan, seorang wanita yang tidak setia kemungkinan besar akan memperburuk hubungan. Mungkin itu disebabkan oleh kaum pria yang tidak mudah mengampuni. Hal itu akan diperparah lagi bila wanitanya selingkuh. Tetapi, betapa pun situasinya, adanya gejala ketidaksetiaan selama berkencan hendaknya membuat pria meninggalkannya.

  • 5. Kecanduan

  • Tidak peduli betapa hebatnya seorang wanita itu, jika dia kecanduan narkoba, minuman keras, judi atau perilaku lain yang merusak, maka akan menghancurkan sebuah hubungan. Masalah kecanduan adalah karena pelakunya lebih mencintai bahan-bahan yang membuat mereka kecanduan daripada pasangan hidup mereka. Sementara pecandu yang sudah sembuh akan membuat pasangan hidup menjadi hebat kembali sebaliknya pecandu yang masih aktif tidak akan bisa. Jika Anda jatuh cinta pada seorang pecandu, katakan kepada mereka untuk menyembuhkan diri baru kemudian dilanjutkan. Tetapi jangan menikah dengan seseorang yang masih menjadi pecandu aktif.

  • Sementara pembaca menanyakan pertanyaannya tentang wanita, lima kualitas ini juga berlaku untuk setiap hubungan. Jika calon pasangan hidup bebas dari lima kualitas ini, maka akan baik buat sebuah hubungan yang sehat.

  • Catatan editor: Artikel ini aslinya telah diterbitkan dalam blog Kevin Thompson. Ini diterbitkan di sini atas izinnya

  • Diterjemahkan dan disadur oleh Effian Kadarusman dari "5 types of women you shouldn't marry"

  • //familyshare.com/marriage/5-types-of-women-you-shouldn-t-marry) karya Kevin A Thompson.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Kevin A. Thompson is Lead Pastor of Community Bible Church, a multi-site church in Fort Smith, AR. He currently writes a daily blog focusing on leadership, marriage, and parenting (specifically parenting a child with special needs). Along with his wife, Kevin is co-owner of JThompsonMMC, a full service media and marketing company based in Fort Smith. He is a graduate of Beeson Divinity School of Samford University and Oklahoma Baptist University.

Situs: http://www.kevinathompson.com

5 macam wanita yang hendaknya tidak Anda nikahi

Ketika mencari pasangan hidup, ada beberapa wanita yang tepat untuk itu. Sayangnya, ada juga beberapa wanita yang tidak demikian.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr