Membuat diri sendiri jadi menarik

Menarik, adalah ungkapan paling tepat yang sering terbersit jika membicarakan kriteria mencari pasangan. Kita menginginkan dia yang menarik, dan begitu juga sebaliknya. Lalu apakah kita sudah cukup menarik? Apa sih menarik itu?

5,206 views   |   25 shares
  • Sebetulnya apa sih yang membuat seseorang tertarik kepada orang lain? Apakah selalu wajah atau tinggi badan yang jadi patokan? Atau ada hal lain? Untuk menjawab pertanyaan ini, para ahli mencari tahu lewat penelitian ilmiah. Seperti tertulis di laman pranikah.org, para ahli mengelompokkannya dalam beberapa bagian.

  • FISIK

  • Orang bilang, kalau kita cantik atau tampan, orang lain pasti tertarik. Betul juga sih sebetulnya, tapi bukan hanya itu. Ada orang yang tertarik dengan tinggi badan, seringkali lelaki yang lebih tinggi dianggap lebih menarik, sementara perempuan terlalu tinggi dianggap kurang menarik jadi pasangan. Ada pula yang tertarik dengan lekuk tubuh sehingga lebih memperhatikan apakah orang yang dia taksir memiliki lekuk tubuh atau tidak.

  • Beberapa penelitian menyebutkan bahwa perempuan berambut panjang terlihat lebih menarik. Tak berarti perempuan harus memelihara rambut panjang demi terlihat menarik, karena seringkali yang dilihat adalah sehat atau tak sehat rambutnya. Bukankah kalau rambut panjang tapi si perempuan sering menggaruk kepalanya, jadi tak menarik kan?

  • Apakah harus tampil seksi atau perkasa? Tidak juga. Lelaki yang terlalu perkasa justru dianggap mengerikan oleh banyak perempuan, karena ada yang menganggap mereka kasar. Kurus juga tak selalu jadi jaminan akan dianggap menarik, karena terkadang diasosiasikan sebagai orang yang kurang sehat.

  • Secara umum, dari sisi fisik, mereka yang dianggap menarik adalah mereka yang cukup sehat tubuhnya. Berbagai penelitian dari buku Intimate relationship tulisan Rowland S Miller menunjukkan bahwa wajah yang simetris dan tubuh terlihat sehat bisa jadi daya tarik luar biasa. Sehat artinya tak mudah sakit, kulit cukup terawat, rambut relatif sehat, juga beberapa ciri sehat yang lain.

  • KEDEKATAN

  • Seringnya bertemu, menurut para peneliti, juga membuat kita tertarik pada orang lain lho. Tak usah kaget kalau kita tiba-tiba jatuh cinta pada teman sekantor, itu karena faktor kedekatan fisik juga karena merasa familiar dengan orang tersebut. Seringnya kontak dengan seseorang bukan hanya membuat interaksi antara mereka jadi terasa lebih nyaman, namun juga membuat orang tersebut terlihat semakin menarik.

  • Jadi, tak susah kan bikin kita terlihat menarik? Sering-seringlah bergaul, jangan terus menarik diri atau malu-malu. Bukan berarti harus pamer atau cari perhatian orang lho, lakukan sewajarnya. Tetaplah berusaha menjadi diri sendiri ketika sedang bergaul dengan orang lain.

  • Advertisement
  • KEPRIBADIAN

  • Kepribadian adalah bagaimana seseorang bertingkah laku, berinteraksi dengan orang lain, menampilkan dirinya, atau mengambil pilihan-pilihan hidupnya.

  • Dalam buku Intimate Relationship; Marriage and Family tulisan Mary Kay DeGenova, menyimpulkan dari beberapa penelitian bahwa lelaki yang dianggap menarik adalah mereka yang perhatian, penuh pengertian, jujur dan bisa dipercaya, dan sensitif. Lelaki juga dianggap menarik ketika terlihat percaya diri, cerdas, dan terlihat mampu memimpin. Lelaki ternyata punya pilihan yang berbeda, banyak lelaki yang suka dengan perempuan yang hangat, setia, jujur, punya rasa humor, dan cerdas. Di sisi lain, perempuan dan lelaki yang kasar, ceroboh, tak sensitif, labil, dan tak bertanggung jawab, sering dianggap sebagai orang yang tak menarik.

  • Tak menemukan orang yang sempurna? Tentu saja tak ada orang sempurna. Oleh karena itu, kita perlu menentukan dulu kepribadian seperti apa yang paling kita inginkan untuk jadi pasangan kita, mana yang kita anggap paling penting. Kalau tak ada juga yang memenuhi syarat, jangan-jangan syarat kita terlalu berat.

  • Di sisi lain, susah-susah gampang untuk menjadi pribadi yang menarik. Namun kita tetap bisa mengusahakannya lho.

  • PENGARUH MASA LALU

  • Terkadang kita tak bisa menjelaskan mengapa kita tertarik pada seseorang. Nah, kabarnya, masa lalu sangat berperan, menentukan kepada siapa kita tertarik. Contohnya, kita seringkali tanpa sengaja memilih orang yang memiliki sifat yang sama dengan orangtua kita, baik sisi positif maupun negatifnya.

  • Kita juga terkadang tertarik dengan mereka yang membuat diri kita merasa lebih baik, misalnya mereka yang banyak memuji kita. Anda tertarik dengan seseorang yang terlihat tak berdaya, selalu butuh dibantu, dan sangat tergantung? Mungkin karena kita ingin merasa dibutuhkan dan diinginkan. Ada pula yang tertarik dengan seseorang yang sangat diidolakan, misalnya orang yang memiliki semua sifat yang tidak kita miliki.

  • Nenek atau mama kita sering berkata bahwa kita harus ramah dan sopan? Rupanya orang yang banyak tersenyum, terlihat ramah, dan sopan juga dianggap lebih menarik kok. Tentu saja senyumnya tulus lho, bukan senyum yang dipaksakan keluar.

Bantu kami menyebarkan

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Membuat diri sendiri jadi menarik

Menarik, adalah ungkapan paling tepat yang sering terbersit jika membicarakan kriteria mencari pasangan. Kita menginginkan dia yang menarik, dan begitu juga sebaliknya. Lalu apakah kita sudah cukup menarik? Apa sih menarik itu?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr