Keluarga 'Dream Team'

Sebuah keluarga yang berhasil dibangun dengan tujuan ‘politik’ ingin maju, bersatu, mandiri, dan menghasilkan kader-kader piawai ke dalam masyarakat.

583 views   |   5 shares
  • Belakangan ini saya banyak menerjemahkan tentang berbagai cara ideal membuat pasangan hidup kita bahagia. Namun demikian, saya ingin menambahkan bahwa dalam kehidupan berumah tangga bukan hanya suami atau isteri yang pantas diperlakukan sedemikian rupa sehingga hidup mereka bahagia. Jangan lupa dengan anak-anak dan keluarga dekat yang tinggal bersama kita, seperti kakek dan nenek.

  • Di samping itu, saya juga menyaksikan adanya disfungsi salah satu anggota keluarga dalam sebuah rumah tangga. Meskipun dia adalah kepala rumah tangga, dia masih tetap membawa sikap seperti anak remaja. Sewaktu mengambil keputusan, betapapun merugikan keluarganya, dia tidak peduli. Yang penting dia tetap mendapatkan apa yang diinginkannya, sehingga terjadi kepincangan beban tanggung jawab. Anggota keluarga lain dalam rumah tangga itu terpaksa sibuk memikul beban yang dilepaskannya.

  • Ada keluarga lain yang ibunya tidak 'mengurus' anak-anaknya. Perhatian sepenuhnya hanya kepada suaminya. Semua keinginan suami harus dipenuhi, bahkan berhutang pun jadilah. Tetapi untuk kebutuhan anak-anaknya, seperti pakaian dan sekolah, dia tidak terlalu tahu. Sewaktu sedang tidak bekerja, ibu ini lebih memilih tinggal di kamar dan bermain dengan telepon pintarnya atau menonton film, daripada bermain dengan anak-anak. Dia hanya bangun dan keluar, bila suami pulang.

  • Agar kepincangan tersebut tidak terjadi, hendaknya rumah tangga itu diatur sama seperti sebuah regu bola basket. Semua anggota regu adalah penting. Dengan demikian kejayaan sebuah regu tidak hanya karena satu dua orang anggota regu, tetapi hasil kerja sama semua anggota regu tersebut.

  • Di tahun 1992 dalam pertandingan bola basket Olympiade pernah dibentuk regu demikian yang disebut 'dream team' yang terdiri dari Michael Jordan, Magic Johnson, Larry Bird, Charles Barkley, Patrick Ewing, Karl Malone, dan Scottie Pippen. Maka pertandingan tersebut merupakan pertandingan yang cantik untuk ditonton dan dinikmati seluruh dunia. Kata pelatih Detroit Piston, Chuck Daly, yang mendapatkan kesempatan membentuk regu tersebut, 'dream team' itu sama seperti mempersatukan Elvis dan the Beatles bermain bareng dalam sebuah konser musik ([http://www.nba.com/history/dreamTmoments.ht](http://www.nba.com/history/dreamTmoments.ht)).

  • Demikianlah hendaknya sebuah rumah tangga itu dibangun. Setiap anggota keluarga dari ibu, ayah, anak-anak, hingga kakek dan nenek adalah anggota 'dream team'. Mereka adalah individu-individu terbaik dalam keluarga tersebut. Namun demikian, mereka masih harus saling kerja sama bila ingin sukses.

  • Advertisement
  • Kalau regu bola basket, tujuan membangun kerja sama regu adalah seni bermain sehingga menciptakan angka melampaui lawan, maka membangun keluarga itu bertujuan sama seperti membangun negara, setiap individu yang ada di dalamnya harus memiliki 'kemauan politik' untuk:

    • Maju. Begitu bulan madu sudah berakhir maka pasangan hidup hendaknya mulai berikhtiar membawa biduk keluarga ke tingkat yang lebih kondusif untuk membesarkan anak-anak, dan suasana yang menolong ayah dan ibu membangun karier dengan tenang, tanpa diguncang oleh badai tantangan, terutama bila itu datangnya dari emosi yang masih belum matang kedua pasangan hidup. Misalnya, mereka masih ingin memboroskan uang hasil kerja mereka tanpa memikirkan masa depan, bahkan berani berhutang untuk mempertahankan kesenangan sesaat.

    • Bersatu. Ayah, ibu dan anak-anak adalah sebuah regu 'dream team'. Mereka bukan individu yang kebetulan tinggal bersama. Mereka adalah individu yang memiliki komitmen untuk tetap saling menunjang baik dalam keadaan sehat maupun sakit, kaya maupun miskin. Artinya, tidak ada satu pun individu dalam keluarga itu saling menyalahkan bila keadaan tidak ideal terjadi dalam rumah tangga mereka. Kalau ayah kurang berhasil memberi nafkah keluarga, maka ibu yang mungkin lebih berhasil, tetap memberi nafkah untuk keluarga, tanpa mengeluh bahwa dia tidak pantas memiliki suami seperti itu. Anak-anak juga diajar agar tidak pernah menyalahkan siapa pun bila keadaan yang tidak menguntungkan terjadi dalam keluarga mereka.

    • Mandiri. Untuk menjelaskan hal tersebut, mungkin contoh berikut ini menolong. Suami anggota keluarga dekat saya ditinggal mati bapaknya ketika dia baru tamat SMU. Satu tahun kemudian, ibunya meninggal dunia pula. Dia harus memelihara adik lelakinya sendirian. Untuk itu, awalnya dia melanjutkan usaha ayahnya, tetapi, tak lama pun usaha tersebut bangkrut, katanya, "Aku tak pandai berdagang." Tetapi, dia pandai di bidang ilmu pasti, oleh karena itu, dia memberi les privat kepada anak-anak SMU yang membutuhkan jasanya, hingga adiknya lulus SMU.

    • Menghasilkan kader-kader piawai untuk menyongsong masa depan. Ayah dan ibu menjadi pasangan penting untuk menciptakan suasana kondusif buat anak-anak mengembangkan bakat dan mimpi mereka. Mereka pun dapat menjadi 'pelatih' anak-anak mereka, misalnya memastikan anak-anak menyelesaikan pekerjaan rumah mereka, sehingga mereka menikmati sekolah mereka. Bekal hidup yang paling penting adalah bila anak-anak tersebut tabah sekaligus teguh dalam menghadapi tantangan hidup. Boleh jadi mereka tidak memiliki gelar sarjana atau reputasi besar atau kekayaan, tetapi bila mereka tetap tenang dan tabah dalam menghadapi tantangan hidup, maka mereka sudah merupakan kader piawai dalam kancah pergulatan kehidupan dunia.

  • Advertisement
Bagikan kepada teman-teman Anda!

Sebagai penulis, Effian sangat terinspirasi dengan karya-karya John Grisham, Michael Creighton, David Baldacci, James Patterson dan Dan Brown. Kegiatan favoritnya selain menulis adalah memasak dan melukis.

Keluarga 'Dream Team'

Sebuah keluarga yang berhasil dibangun dengan tujuan ‘politik’ ingin maju, bersatu, mandiri, dan menghasilkan kader-kader piawai ke dalam masyarakat.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr