Gagal membina rumah tangga bukan berarti Anda harus gagal dalam mendidik anak

Perlu Anda ketahui perceraian tidak pernah bisa memutus hubungan antara orangtua dan anak, meluangkan waktu untuk berkumpul bersama akan membuat anak merasa nyaman sehingga terhindar dari krisis keteladanan.

4,805 views   |   107 shares
  • Gagal mempertahankan pernikahan dan berakhir dalam sebuah perceraian tentunya bukan menjadi cita-cita Anda membangun rumah tangga. Namun, ketika hal tersebut sudah terjadi Anda perlu segera bangkit untuk memperbaiki diri dan jangan sampai terus-terusan larut dalam kesedihan.

  • Perceraian apa pun penyebabnya tentu menyisakan rasa pahit dalam kehidupan Anda, tetapi Anda perlu ingat meskipun telah gagal dalam membina rumah tangga bukan berarti Anda harus gagal dalam mendidik anak. Ya, anak-anak tetap memerlukan dukungan serta kasih sayang dari kedua orangtuanya. Dalam tugas serta kewajiban mengurus dan membesarkan anak, Anda berdua harus mampu mengesampikan ego pribadi dan masalah-masalah yang selama ini menyebabkan berakhirnya pernikahan Anda. Anda perlu ingat tugas serta kewajiban sebagai orangtua adalah sebuah pemanggilan seumur hidup yang tidak akan pernah dibebastugaskan.

  • Fungsi dan peran pengasuhan orangtua tidak bisa digantikan oleh apa pun. Pertanyaannya, apa yang harus Anda lakukan untuk membuat anak tetap merasa nyaman meskipun kini Anda berdua tidak lagi terikat dalam hubungan suami istri?

  • Berdamai dengan mantan

  • Tidak bisa dipungkiri perceraian pasti menyisakan rasa sakit hati serta kekecewaan mendalam dalam hati Anda. Namun, hal ini tidak boleh Anda biarkan berlarut-larut apalagi jika anak-anak mengetahui Anda masih memendam kebencian dan dendam terhadap mantan Anda. Maka dari itu, segeralah berdamai dan fokuskan perhatian Anda berdua terhadap perkembangan mental, emosional dan spiritual anak-anak. Beruntung jika sewaktu perceraian usia anak-anak masih belum memahami apa yang sedang terjadi dengan orangtuanya, tapi jika sudah memahami lakukan pendekatan secara perlahan dan yakinkan mereka bahwa perceraian Anda tidak akan mengurangi kasih sayang dan perhatian Anda berdua kepada mereka.

  • Pahami perasaan anak

  • Orangtua harus paham anak-anak belum memiliki kematangan emosi dalam menghadapi perceraian, sehingga memahami apa yang mereka rasakan akan membantu Anda mengetahui perasaannya. Anda juga tidak boleh mudah terprovokasi oleh tindakan-tindakan yang mungkin mereka tunjukkan seperti sedih, kecewa, marah, bahkan hingga meninggalkan rumah. Untuk mengatasi hal ini tunjukkan toleransi Anda dan perlahan-lahan alihkan perhatian mereka kepada hal-hal positif agar mereka bisa menemukan kembali kebahagiaan dan mungkin juga rasa percaya dirinya yang sempat hilang.

  • Luangkan waktu berkumpul bersama mantan Anda

  • Hal ini mungkin tidak mudah, tetapi Anda berdua harus bersedia melakukannya demi kebaikan buah hati Anda. Anda perlu mengupayakan agar anak-anak tetap bisa berkomunikasi secara aktif dengan kedua orangtuanya dan bersedia mendengarkan segala keluh kesahnya. Dengan demikian anak-anak diharapkan tetap memperoleh bimbingan serta figur yang layak dari kedua orangtuanya.

  • Advertisement
  • Mintalah dukungan dari keluarga

  • Setelah bercerai Anda tentu membutuhkan waktu agar bisa memulihkan kembali kondisi mental Anda. Anda juga harus menyadari setelah bercerai Anda tidak bisa seorang diri membesarkan anak-anak Anda. Oleh sebab itu, dukungan dari keluarga dekat sangat Anda butuhkan agar anak-anak tetap memperoleh kasih sayang dan perhatian yang sangat mereka butuhkan.

  • Perlu Anda ketahui perceraian tidak pernah bisa memutus hubungan antara orangtua dan anak, meluangkan waktu untuk berkumpul bersama akan membuat anak merasa nyaman sehingga terhindar dari krisis keteladanan. Pada intinya anak-anak sangat bergantung dari kedua orangtuanya agar pertumbuhan mental, psikologi serta keimanan mereka tidak terganggu. Ingat, di balik setiap perceraian masih ada banyak perkara yang harus Anda hadapi, jadi jangan serta merta percaya diri bahwa setelah perceraian segala sesuatunya akan menjadi baik-baik saja.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Gagal membina rumah tangga bukan berarti Anda harus gagal dalam mendidik anak

Perlu Anda ketahui perceraian tidak pernah bisa memutus hubungan antara orangtua dan anak, meluangkan waktu untuk berkumpul bersama akan membuat anak merasa nyaman sehingga terhindar dari krisis keteladanan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr