Keuntungan dari Berolahraga Selama Masa Kehamilan

Adalah menggoda untuk berbaring saja di sofa empuk dan menunggu harinya tiba. Bagaimanapun juga, berolahraga selama masa kehamilan, termasuk menjaga berat badan seimbang dan membangkitkan suasana hati.

515 views   |   shares
  • Pikiran mengenai berolahraga selama masa kehamilan telah berubah. The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menerbitkan sebuah sumber yang berguna di tautan ini very helpful FAQ yang mencakup rekomendasi mereka yang terbaru. Sudah tidak ada lagi rekomendasi menjaga detak jantung di bawah 150 per menit. Berlari tidak lagi tanpa batas bagi mereka yang suka untuk lari sewaktu belum mengandung. Para praktisi mengimbau olahraga yang cukup selama masa kehamilan. Anda mungkin akan tergoda untuk beristirahat dan releks selama masa kehamilan. Bagaimanapun juga, termotivasilah untuk terus bergerak.

  • Ada beberapa alasan untuk berolahraga selama masa kehamilan. Olahraga teratur akan membantu Anda mempertahankan massa otot, menjadikan Anda kuat pada saat melahirkan, membantu menghindari sakit tulang punggung, meredakan stres, meningkatkan energi Anda, menjaga berat badang seimbang, dan mengurangi resiko tekanan darah tinggi dan tekanan gula darah saat melahirkan. Olahraga teratur dapat membantu melawan depresi sebelum melahirkan, menurut klinik The Mayo Clinic.

  • ACOG merekomendasikan 30 menit olahraga ringan. Jika Anda baru dalam hal berolahraga, mulailah dengan 5-10 menit dan bangunlah stamina Anda perlahan.

  • Berenang sering disebut sebagai olahraga terbaik bagi wanita hamil. Air seperti terapi, persendian dan otot tidak terlalu tegang, dan jantung Anda berolahraga tanpa menjadikan tubuh Anda terlalu panas. Memutar balik saat berenang mungkin tidak dilakukan, namun Anda dapat berenang dengan aman selama kehamilan.

  • Berjalan adalah kegiatan yang paling sering dilakukan orang-orang, termasuk para ibu yang sedang mengandung. Mengenakan pakaian yang longgar dan sepatu lari. Pastikan Anda banyak minum dan berjalan dengan kecepatan yang cukup.

  • Berlari dapat dengan aman dilakukan selama masa kehamilan namun tidak dianjurkan bagi pemula. Pertimbangkanlah untuk menggunakan maternity belt untuk menopang perut Anda. Berhati-hatilah dengan medan yang tidak rata atau basah agar tidak jatuh. Beralihlah ke berjalan, atau gantilah lari dengan berjalan, jika Anda merasa capek atau letih. Antisipasilah untuk selalu menurunkan kecepatan.

  • Advertisement
  • Yoga dapat membantu membangun kekuatan dan dapat juga menyegarkan. Jika Anda tidak melakukan perawatan sebelum melahirkan atau yoga ringan, Anda perlu untuk menyesuaikan olahraga Anda bagi perubahan tubuh Anda. Hindari Bikram, atau yoga yang panas karena temperatur yang tinggi tidak aman bagi bayi Anda. Berhati-hatilah selama melakukan putaran (gerakan memelintir), dan hindari berbaring datar di punggung Anda atau perut Anda.

  • Bersepeda, naik turun tangga, latihan kekuatan ringan, aerobik, dan berdansa dapat terus dilakukan selama masa kehamilan. Behati-hatilah mengenai apa yang Anda rasakan dan jangan berlebihan dalam melakukannya. Minumlah air sebelumnya, selama dan setelah latihan dan berikan diri Anda waktu untuk pemanasan dan pendinginan.

  • Latihan yang perlu dihindari adalah yang memiliki dampak dan resiko yang tinggi. Contohnya berski salju atau air, menyelam, panjat tebing, naik gunung yang curam, dan olah raga kontak tubuh seperti hoki, sepak bola, dan bola basket.

  • Jika Anda mengalami komplikasi selama masa kehamilan Anda, ikuti rekomendasi dokter Anda untuk olahraga yang tepat. Ada beberapa kondisi lain yang mengharuskan istrirahat, termasuk tekanan darah tinggi dan placenta previa. Sementara masa kehamilan anak ketiga saya, saya berlari sampai saya harus istirahat di tempat tidur ringan selama 26 minggu untuk preeklampsia. Anda hendaknya berhenti berolahraga dan memberitahu dokter Anda jika mengalami gejala yang aneh seperti pusing, nafas yang pendek, sakit di dada, sakit di bagian perut atau pendarahan.

  • Tujuan dari kehamilan adalah untuk ibu dan bayi yang sehat dan bahagia. Berolahraga dapat memberikan kontribusi untuk hasil tersebut. Anda mungkin harus meminta orang lain untuk menalikan sepatu lari Anda, namun teruslah bergerak!

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "Keep moving. Baby on board: The benefits of exercise during pregnancy" karya Amy Peterson.

Bantu kami menyebarkan

Amy M. Peterson, a former high school English teacher, currently lives in Oregon with her husband and four children. She spends her days writing, reading, exercising and trying to get her family to eat more vegetables.

Keuntungan dari Berolahraga Selama Masa Kehamilan

Adalah menggoda untuk berbaring saja di sofa empuk dan menunggu harinya tiba. Bagaimanapun juga, berolahraga selama masa kehamilan, termasuk menjaga berat badan seimbang dan membangkitkan suasana hati.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr