Sembelit saat hamil? Kenali gejalanya dan atasi masalahnya

Susah BAB yang mengakibatkan nyeri pada perut bawah selama kehamilan. Normal kah?

1,240 views   |   1 shares
  • Hampir setiap ibu hamil mengetahui, muntah-muntah atau yang sering disebut morning sicknessdan pembembengkakan pada pergelangan kaki adalah bagian dari proses kehamilan yang terjadi akibat perubahan hormon. Tetapi tahukah Anda gangguan fisik lainnya seperti sembelit atau konstipasi juga merupakan 'bonus' saat kehamilan. Sebelum Anda panik dan meminum obat pencahar, pelajari dulu sembelit pada kehamilan di bawah ini.

  • Penyebab terjadinya sembelit saat kehamilan

  • Peningkatan hormon progesteron yang terjadi selama kehamilan menyebabkan otot-otot usus berelaksasi hingga penyerapan makanan bergerak lambat. Hal ini memungkinkan tubuh ibu hamil menyerap lebih banyak nutrisi dari makanan.

  • Peningkatan hormon progesteron paling tinggi terjadi antara minggu ke-9 hingga minggu ke-32 kehamilan. Pada masa-masa tersebut ibu hamil sangat rentan mengalami sembelit. Selain itu, peningkatan ukuran rahim juga memberi tekanan berlebihan pada perut dan umumnya terjadi pada tahap akhir kehamilan.

  • Gejala sembelit

  • Seseorang yang mengalami sembelit seringkali kesulitan untuk BAB. Mereka juga jadi malas bergerak karena nyeri yang dirasakan di sekitar perut akibat BAB tidak tuntas. Jika Anda tidak dapat BAB lebih dari tiga hari, segera periksakan diri Anda ke dokter.

  • Bagaimana mengatasi sembelit?

  • Selama kehamilan Anda disarankan mengonsumsi makanan tinggi serat dan asupan cairan yang cukup, minimal 8 gelas perhari. Latihan fisik juga dapat membantu mengatasi sembelit, namun sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter kandungan Anda untuk mengetahui jenis latihan yang disarankan.

  • Cobalah untuk tidak melakukan kegiatan berat terlebih dahulu dan batasi mengonsumsi vitamin yang mengandung zat besi tinggi karena dapat menjadi penyebab sembelit. Sampaikan masalah Anda kepada dokter agar diresepkan vitamin dosis zat besi yang lebih rendah.

  • Hal-hal yang perlu diwaspadai

  • Sembelit dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Jangan memaksakan diri saat BAB karena dapat menyebabkan wasir yang menyakitkan. Wasir rentan terjadi akibat pembengkakan vena di sekitar dubur saat kehamilan dan biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah proses persalinan selesai. Hindari memaksa BAB karena dapat membuat wasir menjadi pecah dan mengakibatkan perdarahan hebat. Sembelit juga bisa jadi indikasi adanya penyakit yang lebih serius. Jangan biarkan sembelit yang Anda alami jadi menahun, segera konsultasikan dokter jika Anda masih sering mengalaminya setelah melahirkan.

  • Advertisement
  • 7 dari 10 ibu hamil mengalami sembelit selama proses kehamilannya. Meskipun tidak berbahaya, sembelit tetap harus dihindari agar kehamilan berjalan lancar dan nyaman. Ibu hamil disarankan menjalani diet tinggi serat agar kondisi gizi tetap terpenuhi dan proses pembuangan feses tetap dapat berjalan lancar.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Sembelit saat hamil? Kenali gejalanya dan atasi masalahnya

Susah BAB yang mengakibatkan nyeri pada perut bawah selama kehamilan. Normal kah?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr