Seberat inikah memohon maaf kepadamu?

Meminta maaf bukan hanya karena kita yang berbuat kesalahan, tetapi juga saat kita dan pasangan berada dalam situasi puncak yang diisi dengan cercaan dan hinaan.

932 views   |   13 shares
  • Setiap hubungan yang dibina pasti pernah mengalami masa – masa sulit di mana pasangan kita tidak bisa memberikan maafnya kepada kita. Tentunya hal ini adalah batu sandungan dalam hubungan kita, apalagi hubungan tersebut baru dimulai dan saat awal – awal pernikahan. Jika kita kesulitan untuk meminta maaf kepada pasangan kita, maka cara – cara ini mungkin dapat kita terapkan.

  • 1. Menekan ego dan miliki kerendahan hati

  • Salah satu penyebab kita enggan untuk meminta maaf dan membiarkan pertengkaran terus menerus adalah karena kita tidak bisa menekan ego kita. Apalagi kaum pria, merasa bahwa dia adalah kepala keluarga, mereka yang melindungi dan mengayomi keluarga, sehingga mereka ingin dihargai lebih. Harga diri yang tinggi ini yang membuat kita malu untuk meminta maaf dulu. Sebaiknya kita buang jauh – jauh pemikiran seperti ini, saat seseorang memutuskan untuk bersama pasangannya dan menjalin hubungan, keegoisan tersebut seharusnya kita kesampingkan dan harus lebih bisa rendah hati dan juga mengutamakan kepentingan bersama.

  • 2. Merenungkan hal – hal yang mungkin terjadi saat kita tidak ingin meminta maaf

  • Membumbui pikiran dengan hal – hal yang negatif yang mungkin bisa terjadi ke depannya saat kita tidak segera meminta maaf kepada pasangan akan menjadi motivasi kita, dan menjadikan keberanian untuk meminta maaf kepada pasangan. Tentu hal – hal negatif tersebut tidak ingin terjadi bukan di dalam hubungan kita? Segeralah untuk meminta maaf.

  • 3. Katakan pada kesempatan yang tepat

  • Dapat dipastikan saat pasangan sedang dalam keadaan marah permintaan maaf tersebut tidak akan diterimanya, karena dia berada dalam titik puncak egonya sehingga apa pun pendapat yang masuk tidak akan merubah pemikirannya. Maka tunggu momen dan saat yang tepat, tunggu emosi dan kemarahan pasangan menurun baru kita bisa berbicara kepada dia.

  • 4. Katakan permintaan maaf dengan tulus dan hindari kata "tetapi"

  • Katakan permohonan maaf kepada pasangan dengan apa adanya. Dasari niat ini dengan ketulusan hati, memohon agar dia mau memaafkan kesalahan yang kita perbuat. Akui kesalahan yang kita perbuat yang mampu membuat pasangan kita marah. Dalam hal ini jangan gunakan kata "tetapi', karena kata tersebut mengandung arti permintaan maaf yang membandingkan dan ada syarat tertentu sehingga tidak tepat kita ungkapkan.

  • 5. Tunjukkan niat baik kita melalui kepedulian

  • Untuk membuktikan bahwa permintaam maaf tersebut dengan sungguh – sungguh, maka kita perlu memperlihatkan permintaan maaf itu dengan tetap memberikan dia perhatian, dan peduli dengan keadaan pasangan. Walaupun suasana masih panas dan emosi masih tinggi tetap berikan perlakuan yang seperti biasanya atau mungkin lebih.

  • Advertisement
  • 6. Meminta bantuan orang terdekat kita

  • Jika dirasa cukup susah untuk mendapatkan maaf dari pasangan kita, ada baiknya kalau kita meminta bantuan orang sekitar kita entah itu orangtua, sahabat, dan lainnya yang bisa dipercaya untuk memperbaiki hubungan kita dengan pasangan. Dengan adanya orang ketiga sebagai mediator berharap pasangan bisa menerima kita lagi, dan pastikan orang tersebut adalah orang yang benar – benar dapat dipercaya.

  • 7. Jangan terlalu memaksakan kehendak, beri waktu untuk berpikir

  • Kita pasti ingin agar perkengkaran ini cepat selesai dan hubungan kembali seperti dulu, tetapi semua tergantung dari pasangan kita apakah ia mau memberi maafnya kepada kita. Berikan dia waktu untuk berpikir dan keegoisannya menurun. Jangan terlalu memaksakan kehendak kepada pasangan karena hal tersebut akan membuat dia tidak nyaman dengan tindakan kita.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Saya tidak dapat melakukan apa yang dapat kamu lakukan, tetapi saya dapat melakukan apa yang kamu tidak dapat lakukan, bersama - sama kita bisa melakukan hal yang besar - Bunda Theresia

Seberat inikah memohon maaf kepadamu?

Meminta maaf bukan hanya karena kita yang berbuat kesalahan, tetapi juga saat kita dan pasangan berada dalam situasi puncak yang diisi dengan cercaan dan hinaan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr