Pilih mana, pria romantis atau pria cuek?

Pria romantis maupun pria cuek, semua ada kelebihan dan kekurangannya. Lalu, pria seperti Apakah yang anda pilih?

7,938 views   |   104 shares
  • Memiliki pasangan romantis mungkin akan menyenangkan. Memiliki pasangan yang cuek, katanya dapat melukai hati. Padahal memiliki pasangan yang romantis dan cuek selalu ada kelebihan dan kekurangannya loh. Lalu bagaimanakah pendapat Anda? Anda memilih pasangan yang romantis atau malah yang cuek? Berikut adalah tanggapan beberapa wanita yang saya temui.

  • "Pasangan yang cuek mungkin terlihat banyak minusnya. Kurang peka, jarang perhatian dan bahkan pelit mengeluarkan kalimat sayang. Suamiku memiliki sifat ini. Awal-awal pernikahan, sifat cueknya mulai terlihat. Saya pun sering 'makan hati' dan selalu menuntutnya ini itu untuk menyenangkan saya. Sebesar apapun niatnya untuk berubah, ternyata saya menyadari itu membuatnya terlihat tidak nyaman dan tidak menjadi dirinya sendiri. Saya lalu mengingat kembali hal-hal manis yang pernah dilakukannya tanpa perlu diucapkan. Saya akhirnya sadar, ternyata dia memiliki caranya sendiri untuk perhatian pada saya. Bukan dengan kata-kata romantis atau dengan kejutan-kejutan yang selalu diinginkan banyak wanita pada umumnya. Tetapi secara diam-diam dan tanpa pernah saya duga. Jadi ya, saya syukuri saja. Cuek ataupun romantis, setiap pria pasti ada plus minus-nya. ". (Ila, 29 Tahun, IRT, Jakarta)

  • "Antara pria cuek dan romantis, saya lebih memilih pria romantis. Menurut saya pria romantis selalu dapat membuat wanita jatuh cinta setiap saat. Pria romantis tahu cara memperlakukan wanita dengan istimewa. Sehingga, bila didekatnya saya akan selalu merasa bahagia. Syukurnya suami saya adalah tipe pria yang seperti ini. Dia tidak pernah bosan mengucapkan kata-kata cinta dan memuji saya. Dia selalu bisa memberikan kenyaman dan membuatkan hal-hal kecil namun istimewa, seperti membantu saya membersihkan rumah bersama, memasak untuk saya dan masih banyak lagi.". (Regina, 31 Tahun, IRT dan Wiraswasta, Jakarta)

  • "Memiliki pasangan yang romantis terkadang menyenangkan, tetapi lama kelamaan jadi terasa berlebihan. Membawakan balon dan boneka cinta ke kantor, selalu ingin mencium tangan saya, setiap saat mengucapkan kata-kata cinta, semua jadi terasa gombal. Bagi saya hal tersebut tidak lagi menyenangkan, malah jadi membosankan bahkan menakutkan. Kalau disuruh memilih, saya akan memilih pria cuek. Mereka terlihat lebih berkharisma, berwibawa dan selalu bisa membuat saya penasaran dan tergila-gila padanya. Lagipula, cinta kan tidak selamanya harus berbau romantis. Ketika seseorang mencintai kita, secuek apapun orang itu, pasti dia tetap bisa membahagiakan kita." (Novia, 24 Tahun, Pegawai Swasta, Jakarta)

  • Advertisement
  • Suami atau pasangan kita tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Mau romantis dan cuek sekalipun mereka pastilah tetap mencintai kita dengan caranya sendiri. Oleh karenanya, cintai pula mereka dengan segala kekurangannya seperti mereka mencintai kekurangan yang Anda miliki pula. Karena cinta bukanlah soal kesempurnaan, melainkan soal saling melengkapi satu sama lain.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Pilih mana, pria romantis atau pria cuek?

Pria romantis maupun pria cuek, semua ada kelebihan dan kekurangannya. Lalu, pria seperti Apakah yang anda pilih?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr