Berbagi tugas rumah tangga dengan suami, kenapa tidak? Ini manfaatnya..

Di era modern seperti sekarang, banyak para suami yang bersedia turun tangan membantu pekerjaan rumah tangga. Terdengar tabu? Simak manfaatnya bagi mereka yang sudah melakukannya.

1,306 views   |   31 shares
  • Di kehidupan modern seperti saat ini, kedudukan pria dan wanita sudah mulai mengalami kesetaraan. Wanita sudah dapat mengambil peran mendukung pencari nafkah keluarga dengan bekerja. Begitu pula pandangan terhadap fungsi dan peran mereka dalam berkeluarga. Walau pria masih dipandang -dan dihormati- sebagai kepala keluarga, mereka juga diharapkan ikut turut bekerja sama membantu istri mengurus rumah tangga.

  • Banyak suami yang tidak segan-segan membantu istrinya menyapu halaman rumah, menjaga anak saat istri memasak, belanja ke pasar dan lain sebagainya. Tentu saja pandangan ini tidak serta merta mudah diterima oleh mereka yang berpandangan konservatif -pria bekerja di kantor, wanita mengurus rumah dan anak-. Lalu bagaimanakah pendapat mereka yang sudah menjalaninya?

  • "Suami saya bekerja kantoran, saya ibu rumah tangga (IRT) namun memiliki usaha sampingan. Sebisa mungkin saya selalu mengurus rumah. Namun ketika suami saya pulang dan masih ada pekerjaan yang belum terselesaikan, dia akan menawarkan diri untuk membantu saya, baik itu mencuci piring atau pakaian, membantu memberikan makan anak-anak, dan apa saja lainnya. Saya bersyukur meskipun suami saya mungkin lelah bekerja dikantor, dia tetap mau membantu saya dirumah. Dengan begini pekerjaan dirumah dalam selalu terselesaikan dan kami semakin kompak dan mengerti satu sama lain." (Regita, 32 Tahun, IRT, Jakarta)

  • "Di keluarga saya memiliki budaya bahwa lelaki juga harus bisa mengerjakan pekerjaan rumah. Sejak kecil, saya selalu melihat ayah membantu mama bekerja mengerjakan pekerjaan rumah bersama. Sehingga setelah menikah, saya juga melakukan hal demikian. Sejak awal pernikahan, saya dan istri sudah berkomitmen untuk saling membantu dan melayani dalam segala hal, bahkan dalam melakukan pekerjaan rumah. Mungkin kebanyakan teman-teman kantor agak heran jika saya bilang saya biasa ke pasar atau memasak untuk istri saya. Tetapi saya senang, bisa melayani istri saya. Kami pun selalu kompak dan semakin romantis. Bahkan dengan bersama-sama melakukan pekerjaan rumah. kami jarang berselisih paham. (Ezra, 27 Tahun, Pegawai Swasta, Jakarta)

  • Mungkin bagi budaya kita, melihat suami bekerja di dapur adalah sesuatu hal yang janggal.Tetapi ternyata manfaat yang didapatkan juga banyak, seperti menambah kekompakan, menjaga kemesraan rumah tangga dan rasa saling menghargai akan semakin besar. Untuk itu bagi Anda para suami, jangan sungkan membantu istri Anda mengerjakan apa saja yang bisa dikerjakan. Jika Anda dapat melakukannya, istri pastinya akan semakin mencintai Anda dan rumah tangga semakin harmonis loh!

  • Advertisement
Bantu kami menyebarkan

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Berbagi tugas rumah tangga dengan suami, kenapa tidak? Ini manfaatnya..

Di era modern seperti sekarang, banyak para suami yang bersedia turun tangan membantu pekerjaan rumah tangga. Terdengar tabu? Simak manfaatnya bagi mereka yang sudah melakukannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr