7 poin penting ketika menyimpan ASI Perah

Jatah cuti melahirkan sudah mulai menipis. Apa sajakah yang harus saya persiapkan sebelum mulai bekerja kembali?

764 views   |   6 shares
  • Yang pasti, Anda sudah harus menyimpan Air Susu Ibu Perah (ASIP) demi menjaga asupan si buah hati selama Anda tidak bersamanya di rumah. Tapi, cara menyimpan ASIP yang baik pun ada pakemnya—yang harus sungguh-sungguh Anda perhatikan.

    1. Siapkan wadah penampung ASI yang mudah disterilkan. Biasanya berupa botol bertutup rapat yang terbuat dari kaca tahan panas.

    2. Gunakanlah wadah yang memiliki kapasitas sesuai dengan kebutuhan bayi sekali minum. Misalnya, 100 – 125 ml.

    3. Jangan menyimpan ASI pada rak yang menempel di pintu kulkas karena secara otomatis temperatur-nya tidak terjaga ketika dibuka-tutup.

    4. Tempelkan label pada setiap wadah ASI, yang berisikan keterangan tanggal ASI diperah. Hal ini untuk memudahkan Anda menyajikan ASIP dengan label tanggal yang paling tua.

    5. Jangan mengisi ASIP terlalu penuh ke dalam botol. ASI akan memuai ketika membeku, bahkan akibatnya tutup karet ASIP bisa terlepas dari wadahnya ketika Anda bekukan.

    6. ASIP yang sudah dihangatkan TIDAK BOLEH dibekukan/didinginkan lagi dan diberikan kepada bayi di waktu minum berikutnya.

    7. Simpanlah ASIP beku sebagai cadangan dalam keadaan darurat. Selama Anda ada bersama bayi, susuilah langsung.

  • Pembekuan yang lebih dari 6 bulan dapat mengubah komposisi kimia yang terkandung di dalam ASIP. Senyawa lemak dan senyawa yang berfungsi melawan organisme berbahaya sudah tidak terkandung di dalamnya.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Lulus sebagai Sarjana Sastra dan menjabat sebagai Content Manager www.keluarga.com. Wiwin mengawali kariernya di media cetak harian nasional tertua di Indonesia, mengasah kemampuannya sebagai jurnalis mulai dari reporter junior hingga editor senior di beberapa majalah gaya hidup asing dan lokal Indonesia.

Situs: http://wiwinwiw.wordpress.com

7 poin penting ketika menyimpan ASI Perah

Jatah cuti melahirkan sudah mulai menipis. Apa sajakah yang harus saya persiapkan sebelum mulai bekerja kembali?
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr