Selamatkan masa depan sang buah hati dari kenakalan remaja

Jika Anda sebagai orangtua yang bijaksana menginginkan sang buah hati bisa menjadi orang yang berkepribadian baik, maka jadilah orangtua yang bermartabat dengan memberikan teladan yang baik bagi mereka.

715 views   |   10 shares
  • Orangtua tidak harus menuntut anak untuk menjadi sukses di masa dewasanya. Selama sang buah hati bisa sanggup hidup bahagia kelak bersama keluarganya, maka orangtua yang bijak akan turut merasa bahagia melihatnya. Semua hal indah tersebut pasti akan sirna saat orangtua telah lalai dalam pengawasannya, yaitu ketika sang buah hati mendapatkan suramnya kehidupan gelap yang sedang dia hadapi akibat sebuah kenakalan remaja. Sangat disayangkan apabila masa remajanya tidak terarah dengan baik.

  • Pola seperti apa yang Anda berikan sebagai orangtua

  • Keseimbangan dalam hal pengasuhan sangatlah diutamakan. Jika Anda menjadi orangtua yang otoriter, maka di dalam diri anak kelak di masa remajanya akan mencari sebuah hal yang dapat mengekspresikan dirinya dalam pergaulan tanpa batasan. Sedangkan jika Anda sebagai orangtua memanjakan anak, maka anak selalu menganggap keinginannya merupakan keharusan yang dia dapatkan dan tidak ada peraturan yang bisa membuatnya takut.

  • Berikan sebuah ruang untuk anak bisa mengetahui hal barunya selama hal tersebut tidak membahayakannya, dan cukup gunakan sebuah ketegasan untuk membuatnya tahu mana yang seharusnya tidak ia tuntut. Ingtlah bahwa ketegasan yang Anda berikan bukanlah berasal dari sebuah ancaman, sebab itu hanya menambah rasa penasaran yang mungkin dapat ia lakukan di lain waktu tanpa sepengetahuan Anda.

  • Pengaruh eksternal atau lingkungan sekitar

  • Saat dia mulai berinteraksi dengan dunia luar, dia akan selalu merasa penasaran dalam dirinya dan mulai mencoba-coba hal baru. Tidak ada yang perlu ditakutkan ketika Anda sedikit sibuk untuk mengawasi anak saat lingkungan tersebut kondusif dan positif, tetapi hendaknya pengawasan terhadap anak lebih diutamakan ketika lingkungan sangat tidak bersahabat.

  • Pahami bahwa anak sedang dalam masa transisi

  • Masa ini adalah perubahan dari masa anak-anak yang berubah menuju masa dewasa. Biasanya dalam masa ini banyak sekali perselisihan pendapat antara orangtua dan anak. Pahami terlebih dahulu apa yang sedang anak Anda alami saat itu, sebuah pengertian dan perhatian efektif yang Anda berikan akan mendukung perubahan terhadapnya untuk menjadi lebih baik.

  • Jadikan komunikasi efektif sebagai budaya dalam keluarga

  • Komunikasi menjadi peran penting dalam menjaga hubungan baik antara sesama anggota keluarga, sebab hubungan di antara mereka akan semakin dekat. Perilaku anak di luar bisa dikatakan cerminan dari perilaku anak di dalam keluarga. Dengan membudayakan komunikasi yang efektif, akan membuat sesama anggota keluarga bisa saling mengerti dan terhindar dari kesalahpahaman. Selain itu cara anak berkomunikasi dengan teman-temannya juga bisa menjadi mulus karenanya.

  • Advertisement
  • Budayakan pula untuk berempati terhadap keluarga

  • Hindarkan segala alat yang dapat menghambat proses interaksi antara orangtua dan anak. Ketika orangtua memberikan arahan secara empat mata atau lebih perlu sebuah pemahaman yang berarti, namun ketika anak menyimaknya dengan disibukkan seperti bermain game atau semacamnya maka pemahaman tidak akan sampai pada saat itu juga. Sebaiknya beri pengertian kepadanya secara tegas untuk lebih menghormati orangtua ketika berbicara, dengan sikap siap untuk menerima nasihat sebab itu akan menjadikannya lebih baik.

  • Masuklah dalam dunia mereka

  • Orangtua memang harus dianggap lebih tua dan dihormati, namun kebanyakan orangtua terlalu menjaga gengsi untuk mau masuk ke dalam dunia mereka. Sebenarnya saat mereka masuk ke dalam dunia anak mereka, orangtua akan lebih memahami dan lebih mudah untuk mengawasi mereka.

  • Orangtua sebenarnya bisa menjadi penasihat, pembimbing, panutan bagi anak-anaknya. Sedangkan anak itu seperti peniru orang tuanya, apa yang dilakukan orangtua kemungkinan besar akan dilakukan anaknya juga. Jika Anda sebagai orangtua yang bijaksana menginginkan sang buah hati bisa menjadi orang yang kepribadian baik, maka jadilah orangtua yang bermartabat yang bisa memberikan contoh bagi putra-putrinya. Seperti pepatah mengatakan bibit yang baik akan membuahkan buah yang baik.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Saya adalah ayah dari seorang putra usia 2,5 tahun, saya saat ini bekerja di kantor pos. Di waktu luang saya memanfaatkan waktu untuk menulis dan bermain dengan putra saya. Semoga tulisan-tulisan saya dapat menginspirasi para pembaca.

Selamatkan masa depan sang buah hati dari kenakalan remaja

Jika Anda sebagai orangtua yang bijaksana menginginkan sang buah hati bisa menjadi orang yang berkepribadian baik, maka jadilah orangtua yang bermartabat dengan memberikan teladan yang baik bagi mereka.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr