Bolehkan bepergian selama kehamilan?

Jangan pernah memaksakan diri untuk tetap bepergian jika merasakan kondis tubuh tidak bugar, jaga selalu kandungan agar buah hati Anda kelak bisa lahir dengan kondisi yang sehat.

803 views   |   3 shares
  • Ketidaknyamanan selama kehamilan makin terasa menyiksa saat Anda bepergian dengan pesawat atau melakukan perjalanan panjang di dalam mobil, ditambah lagi terbatasnya ruang gerak dan tidak minum ataupun makan selama beberapa waktu makin membuat pengalaman perjalanan bagi ibu hamil makin merepotkan. Dalam beberapa kasus, perjalanan panjang yang dilakukan oleh ibu hamil dapat menimbulkan bahaya bagi kehamilan, termasuk risiko akan melahirkan bayi secara prematur atau terjadinya pembekuan darah. Oleh karena itu, sebelum melakukan perjalanan jauh Anda disarankan agar mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin supaya perjalanan yang akan Anda tempuh berjalan aman dan lancar.

  • Apa yang harus dilakukan ketika melakukan perjalanan jauh?

  • Menurut American College of Obstetricians and Gynecologist(ACOG), jika memungkinan lakukan perjalanan ketika usia kandungan Anda sudah memasuki usia 14 - 28 minggu, sebab sebelum usia tersebut kondisi kandungan umumnya masih sangat lemah sehingga rentan mengalami keguguran. Adapun beberapa hal yang harus Anda perhatikan selama dalam perjalan adalah:

  • 1. Hindari dehidrasi

  • Dehidrasi selama kehamilan dapat menyebabkan rahim berkontraksi sehingga bisa menyebabkan persalinan prematur. Perlu Anda ketahui ketika bepergiaan menggunakan pesawat, udara di dalam kabin memiliki kelembapan yang rendah daripada udara di luar, jadi adalah normal mengalami dehidrasi selama dalam penerbangan. Mungkin pula Anda ragu untuk minum cukup air selama dalam perjalanan darat karena mengetahui risiko harus bolak-balik ke kamar mandi atau berkali-kali berhenti di tempat peristirahatan. Akan tetapi, dengan tidak meminum cukup air, maka hal ini justru dapat meningkatkan risiko Anda terserang infeksi saluran kandung kemih dan komplikasi persalinan lainnya. Oleh sebab itu, minumlah sekitar 8 hingga 14 gelas air putih setiap hari untuk menjaga terhindar dari dehidrasi saat bepergiaan.

  • 2. Hindari pembekuan darah

  • Selama kehamilan, darah mengalir dari kaki dan kemudian kembali lagi ke jantung Anda lebih lambat dari biasanya, hal ini disebabkan oleh tekanan dari rahim sehingga menghambat proses sirkulasi darah. Hambatan aliran darah semacam ini menciptakan peluang untuk terjadinya pembekuan darah di kaki. Menurut ACOG dengan kondisi kehamilan yang Anda alami, maka Anda berpotensi mengalami pembekuan darah hingga 5 kali daripada wanita tidak hamil.

  • Imobilitas atau tidak adanya pergerakan menjadi faktor penyebab pembekuan darah berikutnya, terutama bagi wanita dengan indek masa tubuh lebih dari 25. Gumpalan darah yang pecah dapat tersangkut di paru-paru, sehingga dapat menyebabkan terjadinya komplikasi fatal.

  • Advertisement
  • Untuk mencegah terjadinya komplikasi akibat pembekuan darah cobalah sesering mungkin melakukan peregangan, berhentilah sejenak atau berjalan-jalanlah sebentar di dalam kabin pesawat setiap setengah jam sekali dan gerakkan kaki Anda sesering mungkin selama beberapa menit.

  • 3. Jaga kesehatan ketika Anda sudah sampai di tempat tujuan

  • Meskipun Anda sangat yakin kondisi kesehatan tubuh Anda sedang baik, tetapi selama kehamilan Anda tetap harus waspada. Nyatanya, sistem kekebalan tubuh ibu hamil seringkali kurang efektif untuk melindungi tubuh dari penyakit menular yang diakibatkan oleh virus ataupun bakteri. Oleh karena itu, jaga selalu kebersihan Anda baik selama dalam perjalanan atau ketika sudah sampai di tempat tujuan. Cucilah tangan Anda sesering mungkin atau gunakan cairan antiseptik pembersih tangan. Perhatikan pula makanan dan minuman yang Anda konsumsi agar Anda senatiasa terhindar dari penyakit yang dapat merugikan kesehatan dan janin yang Anda kandung.

  • 4. Selalu berhati-hati selama perjalanan

  • Mungkin Anda merasa khawatir akan menyakiti janin di dalam perut jika harus mengenakan sabuk pengaman, jangan khawatir sabuk pengaman tidak akan melukai Anda ataupun janin Anda selama Anda menggunakannnya dengan benar dan Anda berkendara dengan hati-hati. Demi kebaikan Anda dan juga janin yang Anda kandung, ACOG menyarankan sebaiknya Anda tidak berkendara lebih dari 5 jam dalam satu waktu. Akan tetapi, dalam peraturan penerbangan sangat bervariasi, beberapa maskapai kadang memerlukan sertifikat atau surat keterangan dari dokter jika Anda akan melakukan penerbangan dengan jarak tempuh yang cukup lama.

  • 5. Persiapkan diri untuk hal-hal yang tak terduga

  • Sebelum melakukan perjalanan sebaiknya Anda sudah mempersiapkan diri serta kebutuhan Anda jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Persiapkan diri Anda untuk menghadapi hal-hal yang tidak terduga agar selama dalam perjalanan Anda merasa aman dan dapat menikmati perjalanan. Jangan lupa untuk selalu mebawa obat-obatan yang Anda perlukan dan nomor darurat atau nomor dokter Anda, dengan demikian Anda dan bayi Anda bisa segera mendapatkan perawatan yang dibutuhkan jika diperlukan.

  • Bepergian jauh selama kehamilan boleh-boleh saja dilakukan. Namun, Anda harus lebih berhati-hati dan mematuhi anjuran dokter agar selama dalam perjalanan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan pernah memaksakan diri untuk tetap bepergian jika merasakan kondis tubuh tidak bugar, jaga selalu kandungan agar buah hati Anda kelak bisa lahir dengan kondisi yang sehat.

  • Advertisement
Bantu kami menyebarkan

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Bolehkan bepergian selama kehamilan?

Jangan pernah memaksakan diri untuk tetap bepergian jika merasakan kondis tubuh tidak bugar, jaga selalu kandungan agar buah hati Anda kelak bisa lahir dengan kondisi yang sehat.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr