Tips merawat cinta

Tak ada pernikahan yang bisa bebas dari konflik. Karena itu, tak perlu repot-repot menghindari konflik. Sebab, yang harus dilakukan adalah bagaimana cara menyelesaikannya dengan solusi terbaik.

983 views   |   17 shares
  • Pernikahan siapa pun, dan apa pun keadaannya, tidak akan pernah bebas dari konflik. Dalam permasalahan-permasalah tersebut sudah pasti terjadi friksi dan turbulensi. Akan tetapi ingatlah selalu bahwa pernikahan kita masih panjang, maka merawat cinta kasih agar senantiasa bersemi amat penting untuk dilakukan.

  • Untuk itu, menurut buku Rumah Tangga Surga tulisan Ikhsanun Kamil dan Fouzi Citra Cuaca, ada tiga prinsip yang perlu Anda pegang. Dan jika senantiasa dilakukan, akan membuat pernikahan langgeng dan setia. Begitu juga sebaliknya, bila tiga hal ini dirusak, siap-siap saja akan terjadi konflik yang tentunya tak diharapkan. Apa sajakah tiga hal tersebut?

  • Nyaman

  • Mengapa seseorang berani mempertaruhkan hidupnya untuk hidup bersama dengan orang asing, melalui ikatan pernikahan? Sebab, ia menganggap orang asing itu sebagai pasangan pilihan yang tepat, yang dapat menjadi tempat ternyaman baginya. Selayaknya saat orang lain merasa nyaman dengan seseorang, kita juga akan menjadikan ia tempat pertama untuk mencurahkan isi hati, tempat kita bisa tampil apa adanya, dengan segala kekurangan dan kelemahan kita.

  • Karena itu, jadilah tempat ternyaman bagi pasangan, pastikan kebutuhan emosinya terpenuhi; kebutuhan didengar, disayang, dimanja, dipuji, diakui dan kebutuhan lainnya. Tidak perlu menuntut pasangan melakukannya terlebih dahulu, bertanyalah kepada diri sendiri, apa yang sudah aku berikan kepada pasangan? Sudahkah aku menjadi tempat ternyaman baginya?

  • Percaya

  • Banyak suami yang harga dirinya dijatuhkan di rumah. Begitu juga dengan istri. Tanpa sadar mereka mencari pengakuan di luar rumah. Sayangnya, kebanyakan harga diri yang jatuh di rumah tersebut tak sengaja dilakukan oleh pasangannya, melalui kata-kata yang merendahkan, teriakan yang meremehkan atau amarah yang menjatuhkan.

  • Maka, percayalah kepada pasangan Anda, ia berjuang menjadi suami yang baik, menjadi istri yang baik. Percayai suami Anda bahwa usahanya untuk menafkahi keluarga sungguh dilakukan, dengan doa istri yang membantunya. Jangan sepelekan saat usaha suami belum berbuah hasil seperti yang diharapkan. Percayai istri Anda, kinerjanya di rumah adalah yang terbaik yang bisa ia lakukan, kinerjanya di kantor semata-mata untuk mengaktualisasikan dirinya, bukan karena meragukan kemampuan suaminya untuk menafkahi.

  • Ekspresi "keraguan" yang Anda ungkapkan kepada pasangan, sungguh bisa menjatuhkan semangatnya. Sebaliknya, ekspresi "kepercayaan" kepada pasangan yang Anda ungkapkan, bisa menaikkan level semangatnya berkali-kali lipat. Percayai dan hargailah pasangan Anda, sebagaimana Anda ingin dipercaya dan dihargainya.

  • Advertisement
  • Dukungan

  • Banyak pasangan menikah berada di rumah yang sama, tetapi dunianya sangat berbeda. Pernikahan dilakukan, tinggal bersama, namun masing-masing tetap memiliki kehidupan yang berbeda di luar rumah. Yang satu kerja kantoran, yang satu berbisnis. Yang satu ibu rumah tangga, yang satu karyawan. Masing-masing merasa memiliki dunia yang berbeda dengan pasangannya, sehingga tak mau ikut campur dengan apa yang dilakukan pasangannya.

  • Setahun dua tahun mungkin tak terlalu bermasalah, bagaimana bila bertahun-tahun merasa memiliki dunia yang berbeda? Awalnya rumah dijadikan tempat menyatukan dua dunia, lama kelamaan tenggelam dalam kehidupan dunia masing-masing. Rumah hanya sebagai tempat persinggahan dan tempat untuk tdur. Keduanya merasa kesepian, berjuang sendirian, merasa pasangannya tak berkontribusi apa pun untuk kehidupan rumah tangga.

  • Oleh karena itu, dukungan menjadi kebutuhan Anda dan pasagan, meski masing-masing memiliki latar belakang yang berbeda. Pastikan Anda adalah orang pertama yang mendukung apa yang dilakukan pasangan. Bukankah berjuang bersama tak perlu selalu dilakukan dengan cara yang sama? Yang terpenting, komunikasikan dengan baik dan berikan dukungan yang terbaik. Bahkan beranikan juga untuk berkonsultasi mengenai dunia masing-masing.

  • Dengan tiga prinsip tersebut dijalankan, akan menguatkan fondasi pernikahan Anda agar tak diterobos pihak luar. Anda dan pasangan lebih setia membangun keharmonisan pernikahan. Setia menumbuhkan cinta dan melangkah bersama menghadapi apa pun ke depannya.

Bantu kami menyebarkan

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Tips merawat cinta

Tak ada pernikahan yang bisa bebas dari konflik. Karena itu, tak perlu repot-repot menghindari konflik. Sebab, yang harus dilakukan adalah bagaimana cara menyelesaikannya dengan solusi terbaik.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr