Menjadi wanita mandiri. Ya atau Tidak?

Hidup di era serba cepat sekarang ini, otomatis membuat wanita tak bisa lagi seperti dulu yang menggantungkan seluruh hidupnya pada pria. Wanita kini harus mandiri. Namun benarkah menjadi mandiri lebih disenangi para suami?

2,772 views   |   45 shares
  • Stereotip yang masih ada kini, pria mencari sosok wanita yang mendedikasikan dirinya untuk mengurus anak dan rumah tangga. Tapi ternyata kini tidak selalu, sebab, menurut penelitian yang dilansir Times of India, menunjukkan bahwa sekarang banyak pria mencari wanita mandiri dan tangguh.

  • Dari sejumlah penelitian, terungkap bahwa kini 18 persen pria mencari pasangan yang humoris dan menyenangkan. Sementara 14 persen pria menyukai wanita yang mandiri dan sembilan persen suka wanita yang spontan dan ekspresif.

  • Jadi, kini, wanita yang bisa berperan sebagai 'provider' membuat hubungan asmara lebih menarik, menantang dan menyenangkan. Selama ini, banyak pria yang terjebak dalam pemikiran bahwa mereka harus menjadi sosok pahlawan bagi pasangannya. Sehingga saat bertemu wanita yang tangguh, mereka seolah menemukan hal baru dan tertantang untuk jadi lebih baik lagi.

  • Ditambah lagi dengan krisis keuangan yang melanda sebagian besar negara di dunia saat ini, membuat pria yang dulu cenderung 'takut' dengan wanita yang lebih sukses dan berkuasa kini berpikiran lebih bijaksana. Pria sekarang ini melihat wanita yang independen secara finansial lebih menarik.

  • Masih perlu alasan mengapa pria jatuh hati dengan wanita berkepribadian kuat? Berikut rinciannya seperti dikutip Magforwoman:

  • 1. Wanita kuat cenderung tahu apa yang diinginkan

  • Seorang wanita berkemauan keras tak akan selamanya kebingungan. Begitu pula ketika datang ke urusan seks, wanita ini bisa dengan jelas menyampaikan apa yang disukainya dan bagaimana ia menyukainya. Inilah yang membuat pria menyukainya.

  • 2. Wanita ini memiliki tekad

  • Tak hanya berkemauan keras, wanita ini tahu apa yang diinginkan, dan memiliki dorongan yang diperlukan untuk mencapai tujuannya. Ini sangat menarik bagi sebagaian pria. Ketika wanita rela melakukan semuanya yang ia bisa demi mencapai tujuannya, itu adalah tanda kesabaran, ketekunan, dan tekad.

  • 3. Wanita ini cenderung mengatakan apa yang ada di pikirannya

  • Banyak pria lebih suka wanita tersebut dibandingkan seseorang yang introvert dan selalu menjaga dirinya sendiri. Jika seorang pria berkencan dengan wanita berkemauan kuat, si pria tahu wanita tersebut akan jujur dengan dia dan secara terbuka berbagi pandangannya tentang semua topik diskusi.

  • 4. Mandiri

  • Kebanyakan wanita yang berkemauan keras mandiri. Wanita ini tahu bagaimana mengurus diri sendiri dan tak perlu seorang pria untuk terus menyelamatkannya. Ini yang menarik perhatian pria. Wanita ini tak perlu terus-menerus dikhawatirkan dan ia tak membutuhkan perhatian dan bantuan sepanjang waktu.

  • Advertisement
  • 5. Wanita ini sulit didekati

  • Pria paling tertarik dengan wanita tipe ini karena wanita tersebut sulit untuk membuatnya terkesan. Ia tak mudah tertipu, tak mudah terjebak dengan permainan dan tidak cengeng. Pria harus membuat wanita ini tertarik untuk mendapatkannya. Karena itulah banyak pria yang tertarik dengan wanita berkemauan keras.

  • Namun, Psikolog Rachna Kothari berpendapat, "Umumnya pria suka mengejar wanita. Dan jika wanita itu adalah seseorang yang tangguh dan sukses, maka itu menjadi tantangan yang lebih besar. Tapi ada juga beberapa pria yang kurang nyaman saat memiliki kekasih yang lebih sukses, menarik dan berkuasa darinya. Pada akhirnya semua itu tergantung dari kepribadian dan sisi psikologis pria."

  • Senada dengan Rachna, psikiater Harish Shetty pun berpendapat bahwa penelitian yang telah disebutkan di atas tidak bisa disamaratakan begitu saja. Menurutnya, setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda. Tidak semua pria menginginkan pasangan dengan tipe yang sama. Hanya saja, kecenderungan pria yang memilih wanita independen kini lebih besar.

  • Sebab ada kalanya, saat wanita terlalu mandiri, pria malah merasa pasangannya tidak membutuhkannya. Sifat mandiri yang awalnya terasa menguntungkan pada akhirnya justru bisa merugikan karena semakin menjauhkan kita dari pasangan yang kita cintai.

  • Menurut Caroline Landau, PH.D, dalam bukunya, Married not just A Simple Theory, pribadi yang dinamis, supel, banyak memiliki sahabat namun selalu menolak bantuan orang lain adalah tipe individu mandiri. Sifat mandiri tersebut muncul terutama pada individu yang memiliki pendidikan tinggi dan berambisi dalam karier. Mereka terbiasa untuk tidak bergantung pada orang lain. Masalahnya, saat berkeluarga tipe mandiri ini sulit untuk membagi perhatian dan waktu untuk pasangannya.

  • Akibatnya, pasangan tipe mandiri ini akan merasa diabaikan. Tidak jarang suami akan merasa sakit hati, takut dan bingung. Akibatnya, keutuhan hubungan bisa tertanggu. Bila Anda berada dalam situasi seperti itu. Adaptasi dan toleransi antar pasangan yang perlu dilakukan. Misalnya, bila pengambilan keputusan terbiasa sendiri, kini Anda punya pendamping yang keputusannya juga harus dihargai. Meminta saran pasangan soal masalah Anda di kantor atau di rumah bisa menjadi hal kecil yang membuat pasangan tidak diabaikan.

Baca, hidupkan, bagikan!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Menjadi wanita mandiri. Ya atau Tidak?

Hidup di era serba cepat sekarang ini, otomatis membuat wanita tak bisa lagi seperti dulu yang menggantungkan seluruh hidupnya pada pria. Wanita kini harus mandiri. Namun benarkah menjadi mandiri lebih disenangi para suami?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr