Kenakalan remaja semakin marak? Kembalikan peran sebuah keluarga

Perilaku anak dan remaja terbentuk paling utama lewat bimbingan keluarga. Sebagai orang tua, didiklah anak Anda sedari dini untuk takut akan Tuhan dan empati terhadap sesama demi terciptanya generasi baik di masa mendatang.

661 views   |   6 shares
  • Kenakalan remaja yang semakin marak dewasa ini tidak lepas dari peran orang tua yang salah atau mungkin kurang membimbing dan membina anak-anak mereka.Hal ini tentunya membutuhkan perhatian serius agar nantinya anak-anak ini memiliki masa depan yang lebih baik.

  • Penting bagi setiap orang tua menyadari bahwa anak adalah karunia terbaik dari Tuhan yang wajib dijaga dan dipelihara dengan sepenuh hati. Karenanya sebelum segala sesuatunya terlambat, didiklah anak-anak untuk selalu hidup dalam terang kebenaran dan kebaikan iman.

  • Mengajarkan kebaikan, kesucian serta moralitas

  • Lewat contoh perilaku kebiasaan yang baik dan penuh empati, orang tua dapat mengajarkan kebajikan pada anak untuk selalu mengasihi sesamanya. Mereka juga dapat menjaga kesuciannya, -baik pikiran, perkataan maupun perbuatan- dan mampu menilai sebuah kebaikan dan keburukan.

  • Membantu anak mempersiapkan diri mereka untuk memiliki keluarga yang bahagia

  • Kita ketahui bahwa sumber kebahagiaan manusia sesungguhnya berasal dari keluarga. Dengan kehangatan dan kasih sayang dalam keluarga, seseorang akan bisa memperoleh dukungan, semangat serta penghiburan yang tidak bisa diperoleh dari tempat lain manapun di dunia ini. Dengan menciptakan suasana keluarga yang hangat dan penuh cinta, orang tua secara tidak langsung juga mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya untuk memiliki keluarga yang bahagia kelak.

  • Hal yang perlu dilakukan orang tua

  • Diperlukan komitmen dan keinginan tulus orang tua untuk mendidik seorang anak agar memiliki pribadi yang baik. Lakukan dengan memberi keteladanan saat mereka masih muda, agar karakter masih mudah terbentuk. Rutinlah melakukan kegiatan bersama-sama untuk mempererat tali kasih kekeluargaan. Juga, kenalkan mereka pada Tuhan sejak masih kecil agar terbentuk pola pikir hidup suci sejak dini.

  • Kesimpulan

  • Setiap anak adalah istimewa dan berharga ibarat bejana tanah liat yang siap untuk dibentuk. Oleh karenanya jangan pernah abaikan mereka, jangan pernah menyia-nyiakan kehidupan mereka. Bantulah mereka mempersiapkan diri agar dapat menikmati kebahagiaan di dunia. Mungkin hasilnya tidak dapat secara nyata Anda nikmati, tapi percayalah segala pengorbanan yang telah Anda lakukan tidak akan pernah sia-sia. Melihat anak Anda menjalani kehidupan bahagia, adalah kenikmatan berkat Tuhan yang hadir dalam kehidupan Anda.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Kenakalan remaja semakin marak? Kembalikan peran sebuah keluarga

Perilaku anak dan remaja terbentuk paling utama lewat bimbingan keluarga. Sebagai orang tua, didiklah anak Anda sedari dini untuk takut akan Tuhan dan empati terhadap sesama demi terciptanya generasi baik di masa mendatang.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr