3 Kesalahan yang tanpa sadar dilakukan pasangan menikah

Anda merasa telah berbuat segalanya untuk menciptakan pernikahan bahagia namun konflik tetap tidak terelakkan? Mungkin sikap Anda justru telah menciptakan masalah dengan 'tidak sengaja'.

3,393 views   |   39 shares
  • Hubungan bahagia adalah impian setiap pasangan. Namun sebaik apapun usaha Anda berdua menciptakan kebahagiaan berumah tangga, beberapa masalah tetap sulit dihindari. Hal ini mungkin terjadi dari kebiasaan yang Anda dan pasangan tidak sadari. Berikut adalah tiga kesalahan yang tanpa sadar dilakukan para pasangan yang berujung pada masalah dalam pernikahan.

  • 1. Tidak mengambil tanggung jawab dari masalah

  • Anda merasa sudah melakukan segala yang terbaik untuk menciptakan hubungan yang bahagia. Sehingga pada saat masalah menghampiri, Anda kerap menyalahkan pasangan yang dianggap tidak berusaha sekeras Anda.

  • Cobalah mulai melakukan evaluasi bagaimana masalah tersebut muncul. Walau mungkin pasangan Anda yang memulai masalah tersebut, bukan berarti Anda tidak memiliki peran didalamnya.

  • 2. Terlalu membebani diri dengan tanggung jawab

  • Diperlukan dua orang untuk menciptakan masalah dalam sebuah hubungan. Ketika kesulitan muncul, wajar jika Anda mencoba langsung mengambil tanggung jawab untuk menghindari konflik berkepanjangan. Sayang, hal ini justru membuat pasangan tidak belajar mengevaluasi perannya dalam masalah tersebut. Anda berusaha 'menyelesaikan' masalah terlalu cepat sebelum masalah ini benar-benar terselesaikan.

  • Membebani dengan tanggung jawab yang besar dalam permasalahan pernikahan dapat membawa bencana karena menciptakan ketidak seimbangan. Hal ini berarti ketika Anda mengambil semua tanggung jawab, pasangan Anda tidak melakukan apa-apa. Situasi ini menciptakan hubungan yang tidak sehat, dan akan menyebabkan masalah yang berkelanjutan di kemudian hari.

  • 3. Tidak mengetahui perbedaan keduanya

  • Jika Anda cermati, poin nomor satu dan dua berlawanan satu dan lainnya. Ada kalanya dalam sebuah hubungan Anda perlu rendah hati dan mengakui kesalahan Anda, dan ada saat dimana Anda harus membela diri dan membiarkan pasangan mengambil tanggung jawab untuk kesalahannya. Triknya adalah mengetahui kapan Anda harus melakukannya.

  • Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka berhak membela diri. Banyak juga yang tidak paham kapan harus mengakui bahwa mereka salah. Diperlukan kepekan untuk mengetahui saat yang tepat Anda harus memilih untuk berjuang atau mengalah. Jika Anda merasa mengambil lebih banyak tanggung jawab dalam sebuah hubungan sementara pasangan Anda tidak melakukan apa-apa, atau jika Anda merasa pasangan Anda lah pencetus setiap masalah, mungkin justru sikap Anda tersebutlah yang merupakan si 'masalah' tak berujung.

  • Advertisement
  • Mulailah berdiskusi dengan pasangan mengenai kedudukan Anda dan dia dalam hubungan kalian. Anda tidak perlu lebih berkuasa dalam sebuah hubungan, namun tentunya juga Anda tidak ingin merasa sebagai pihak 'tertindas'.

  • Pilihlah suasana yang nyaman untuk berdiskusi. Dengarkan pendapat satu sama lain dan terima opini pasangan Anda dengan kepala dingin. Komunikasi hati ke hati justru akan membuat hubungan Anda semakin kuat.

  • Artikel ini diterjemahkan dan diadaptasi oleh Ezra Subandriyo dari artikel asli "3 unintention marriage mistakes everybody makes" karya Aaron Anderson

Bantu kami menyebarkan

Aaron Anderson adalah seorang terapis dan pemilik dari The Marriage and Family Clinic di Denver, Colorado. Dia seorang penulis, pembicara dan ahli hubungan. Kunjungi blognya RelationshipRx.net untuk informasi ahli guna memperbaiki hubungan Anda.

3 Kesalahan yang tanpa sadar dilakukan pasangan menikah

Anda merasa telah berbuat segalanya untuk menciptakan pernikahan bahagia namun konflik tetap tidak terelakkan? Mungkin sikap Anda justru telah menciptakan masalah dengan 'tidak sengaja'.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr