Anak Anda bertingkah aneh, apakah dia menderita autisme?

Orangtua yang tidak sadar bahwa anaknya menderita autisme akan bingung melihat tingkah lakunya yang lain daripada anak-anak lain.

1,634 views   |   11 shares
  • Ibu Rosa tidak mengerti mengapa Rudi, anaknya jarang mau berbicara dengannya. Dan bila berbicara anak itu tidak menatap matanya. Rudi juga sering duduk menggoyang-goyangkan badannya tanpa berbuat apa-apa. Ketika dia membawa Rudi ke dokter anak, barulah dia sadar Rudi menderita autism.

  • Apa saja gejala autism?

  • Secara singkat autism adalah gangguan pada jaringan urat syaraf otak.

  • Bayi yang menderita autism seringkali tampak asyik pada satu benda atau aktivitas saja, mengayunkan atau memukulkan tangannya, seperti tidak sensitif terhadap memar atau lecet, dan bahkan mungkin tampak sengaja melukai diri sendiri. Secara umum, gangguan ini akan mulai tampak saat anak berusia 3 tahun, meski sebagian anak baru dapat didiagnosa pada usia yang lebih tua.

  • Anak laki-laki punya kemungkinan tiga sampai empat kali lebih banyak untuk menderita autism dibanding anak perempuan. Bila anak perempuan mengalami gangguan ini, mereka cenderung menunjukkan gejala yang lebih serius dan parah.

  • Autism terjadi pada semua ras, etnik, dan kelompok sosial. Meski penyebab autism belum diketahui, namun ada faktor-faktor yang dapat dihubungkan dengan beberapa bentuk autism. Antara lain infeksi, metabolisme, genetik, neurological, dan faktor lingkungan misalnya diet, terekspose pada racun atau obat-obatan.

  • Di tahun 1940, seorang dokter di Johns Hopkins Hospital, Dr. Leo Kanner, mempelajari sekelompok anak yang terdiri 11 orang yang menderita keterbelakangan mental. Berdasarkan karakteristik dari tingkah mereka dalam melibatkan dan menstimulasi diri, Dr. Leo Kanner menyebutnya dengan istilah infantile autism.

  • Sekelompok anak dengan gejala yang mirip namun lebih ringan dipelajari oleh seorang peneliti Jerman bernama Dr. Hans Asperger pada saat yang hampir bersamaan dengan Dr. Kanner. Penderita autism yang lebih ringan ini kemudian dikenal dengan sindrom Asperger.

  • Walaupun rata-rata penderita autism memiliki ciri-ciri khas, namun setiap penderita mempunyai kelainannya sendiri. Juga tingkatan mereka berbeda-beda. Ada penderita autism yang berfungsi hampir setingkat dengan orang biasa, dia dapat bekerja dengan baik, dapat mengendarai mobil dan penampilannya tidak menunjukkan kekurangannya. Meskipun begitu tetap saja ada hambatan pada kemampuannya bergaul.

  • Tanda-tanda

  • Berikut ini adalah tanda-tanda bahwa seorang anak menderita autism. Jika anak Anda menunjukkan salah satu tanda ini, segera bawa ke dokter anak untuk diperiksa.

    • Tidak pernah tersenyum lebar atau menunjukkan sikap gembira di usia enam bulan atau lebih

    • Tidak memberi tanggapan terhadap suara, senyum atau raut muka lain di usia sembilan bulan

    • Tidak berusaha berbicara di usia 12 bulan

    • Tidak melakukan gerakan seperti menunjuk, memperlihatkan sesuatu, meraih atau melambaikan tangan di usia 12 bulan

    • Tidak berbicara di usia 16 bulan

    • Tidak mengucapkan kalimat pendek (tidak termasuk menirukan) di usia 24 bulan

    • Kehilangan kemampuan berbicara, mengoceh atau kemampuan sosial lainnya di usia berapa pun

  • Advertisement
  • Bagaimana dampak autism terhadap keluarga?

  • Autism merupakan tantangan bagi keluarga. Di sekolah anak yang menderita autism dapat menimbulkan masalah karena dia tidak mampu memproses keadaan lingkungannya seperti anak lain sehingga marah terhadap keadaan itu. Orangtua mengalami kesulitan untuk mengurus anak autism, bukan saja dalam memikul biaya pengobatannya tetapi juga beratnya tekanan stres dapat membuat orangtua bercerai.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Anak Anda bertingkah aneh, apakah dia menderita autisme?

Orangtua yang tidak sadar bahwa anaknya menderita autisme akan bingung melihat tingkah lakunya yang lain daripada anak-anak lain.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr