5 cara mendengar dan didengar oleh pasangan, pentingkah?

Sedemikian pentingnya komunikasi dalam rumah tangga, Anda harus tahu kapan dan apa yang pantas disampaikan. Belajarlah dari pengalaman, amati bahasa dan gerak tubuhnya setelah menerima informasi Anda.

1,271 views   |   29 shares
  • Saat duduk berdampingan dengan pasangan di serambi rumah, Anda langsung bercerita tentang kejadian yang menyebalkan di kantor. Pasangan Anda menanggapinya dengan 'ah-eh-oh ya .. oh ya?' Bagaimana reaksi Anda? Pastilah Anda makin kesal dan frustasi setelah di kantor tadi, ditambah dengan sikap pasangan. Akibatnya ketika pasangan minta menemaninya makan mie bakso favorit, dengan spontan Anda menolak seraya mengatakan bahwa Anda ingin tinggal di rumah saja. Keadaan yang tidak menyenangkan seperti ini dapat dihindari jika Anda berdua mau saling mendengarkan.

  • 1. Perhatian untuk mendengarkan pasangan

  • Setiap kali bicara dengan pasangan Anda sesungguhnya ingin si dia mendengarkan apa yang Anda katakan dengan sungguh-sungguh. Sebaliknya si dia juga demikian. Mengapa? Karena kalau si dia hanya menanggapi dengan 'ah-eh-oh' berarti dia hanya mendengar tanpa memperhatikan sebagaimana Anda mendengar knalpot mobil di jalan raya. Padahal saat itulah awal sebuah perhatian. Dengan mendengarkan apa yang Anda sampaikan secara sungguh-sungguh berarti si dia concern dengan masalah yang tengah Anda hadapi.

  • 2. Saling pengertian dan memahami

  • Pada masa pacaran dan juga dalam pernikahan banyak hal yang perlu dibicarakan. Baik hal-hal sepele maupun yang serius. Dan semua membutuhkan untuk didengar. Dengan cara ini Anda akan memahami apa sesungguhnya yang diharapkan si dia sebaliknya si dia juga akan memahami apa yang sebenarnya Anda harapkan darinya.

  • 3. Perlu perhatian dan konsentrasi

  • Jika Anda memperhatikan si dia tentu pada saat yang sama Anda mengkonsentrasikan pikiran padanya. Seorang ahli pernikahan Kenneth E. Andersenmenyimpulkan bahwa perhatian terjadi bila kita mengkonsentrasikan diri pada salah satu alat indera kita dan mengesampingkan masukan-masukan melalui alat indra yang lain. Misalnya Anda dan pasangan sedang berbincang-bincang pada saat makan malam di sebuah cafe. Suara musik, suara tamu lain dan dering ponsel pastilah terdengar tapi suara-suara itu menjadi tidak berarti karena Anda konsentrasi pada suara si dia yang sedang berbincang dengan Anda. Sebaliknya jika Anda konsenstrasi pada musik maka suara musik yang menjadi perhatian Anda dan suara si dia hanya terdengar berlalu begitu saja.

  • 4. Berikanlah gambaran yang jelas

  • Seperti organisme yang lain, manusia secara visual tertarik pada obyek-obyek yang bergerak. Ketika menyampaikan sesuatu tunjukkan dengan peragaan tangan atau menggunakan pulpen atau benda lainnya sebagai alat peraga agar si dia memperhatikan pada apa yang Anda kemukakan. Ini akan memudahkannya untuk memahami apa yang Anda mau. Jika diperlukan Anda dapat pula menggunakan perumpamaan. Yakinkan bahwa informasi yang Anda sampaikan dimengerti dengan benar untuk menghindari kesalahpahaman di kemudian hari.

  • Advertisement
  • 5. Pertimbangkan lah situasi

  • Moodseseorang tidak selalu dalam kondisi prima, artinya bisa menerima semua jenis informasi. Sebagai pasangan Anda perlu tahu kapan waktunya berbagi cerita kebahagiaan, kesedihan, keluhan atau lucu-lucuan. Semua hal ini membutuhkan waktu dan kejelian untuk tahu saat yang tepat berbagi cerita yang dapat membuahkan keceriaan. Adakalanya, Anda harus menyimpan informasi untuk beberapa waktu untuk menunggu saat yang tepat. Membahas hal yang benar pada situasi yang tidak tepat bisa berakibat tidak baik.

  • Sedemikian pentingnya komunikasi dalam rumah tangga, Anda harus tahu kapan dan apa yang pantas disampaikan. Belajarlah dari pengalaman, amati bahasa dan gerak tubuhnya setelah menerima informasi Anda. Yang paling utama adalah menciptakan suasana bahagia, kendalikan lidah Anda bila apa yang akan Anda ucapkan akan merusak suasana ceria dalam keluarga.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

5 cara mendengar dan didengar oleh pasangan, pentingkah?

Sedemikian pentingnya komunikasi dalam rumah tangga, Anda harus tahu kapan dan apa yang pantas disampaikan. Belajarlah dari pengalaman, amati bahasa dan gerak tubuhnya setelah menerima informasi Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr