Ibu, jangan ucapkan 8 hal ini kepada buah hati Anda

Jadilah orangtua yang bijak dalam mendidik buah hati. Orangtua yang berhasil adalah yang melihat sang anak berhasil dan bermoral baik saat dewasa.

7,764 views   |   49 shares
  • Ucapan orangtua membentuk karakter anak dan memengaruhi pertumbuhan kepribadian anak. Jadi, Anda harus berhati-hati dalam memilih kata saat berbicara dengan anak. Ucapan apa saja yang harus Anda hindari?

  • 1. "Jangan ganggu"

  • Anak akan berpikir bahwa mereka hanya pengganggu bagi orangtua mereka, sebab selalu diusir ketika mencari perhatian Anda. Jika Anda merasa terganggu dengannya saat Anda sedang serius, cobalah memintanya untuk tunggu sejenak dan begitu urusan selesai Anda akan segera datang padanya.

  • 2. "Jangan cengeng"

  • Atau "Jangan seperti anak kecil". Ingatlah dan perhatikan bahwa anak meluapkan emosinya — senang diungkapkan dengan tertawa, sedangkan sedih dan tertekan diungkapkan dengan menangis. Cobalah renungkan bagaimana Anda harus mengungkapkan emosi secara benar terhadap anak-anak. Sebaiknya cukup ketahui dan pahami apa yang membuat mereka takut dan sedih, dan hibur mereka.

  • 3. "Kamu ini..."

  • Kalimat menghakimi seperti "Kamu ini nakal" menjadi "cap" bagi mereka. Perkataan tersebut terdengar cukup kasar dan justru akan membentuk kepribadian mereka. Cukup berikan penjelasan tentang apa yang harus dan tidak boleh ia lakukan tanpa harus memberikan "cap" buruk.

  • 4. "Diam, atau..."

  • Anda atau orang di sekitar Anda mungkin pernah secara tak sengaja mengancam anak. Mungkin maksudnya agar anak menghentikan ulahnya, tapi tetap saja mengancam itu tidak baik. Hasil penelitian mengatakan bahwa anak usia dua tahun hampir 80% akan mengulangi kesalahan yang sama pada hari itu juga, dan akan kebal terhadap ancaman yang itu-itu saja. Sebagai gantinya, tahan emosi Anda dan tunjukkan bahwa Anda sangat menyayangkan apabila suatu hal buruk terjadi akibat kelalaiannya.

  • 5. "Apa hanya begini saja hasilnya?"

  • Ketidakpuasan orangtua melihat karya buah hatinya mungkin adalah hal yang lumrah, setiap orangtua ingin buah hatinya menjadi yang terbaik. Tapi untuk menjadi yang terbaik, anak perlu didukung dan diberi semangat, bukan dibanding-bandingkan dengan anak lain.

  • 6. "Tunggu hingga Papa pulang!"

  • Jika anak melakukan kesalahan, berikan konsekuensinya secara langsung. Kalau ditunda, ia akan keburu lupa dengan kesalahannya. Tentu saja, konsekuensi yang diberikan harus efisien dan mendidik.

  • 7. "Pintar, anak hebat"

  • Pujian memang penting, tapi Anda juga harus melihat apa yang telah ia lakukan, apakah memang pantas dipuji atau tidak.

  • 8. "Lekas, ayo.."

  • Tak dapat dipungkiri, kegiatan pagi hari sebelum berangkat sekolah seringkali heboh. Tapi, jangan terlalu memburu-buru anak dengan kata-kata, "Cepat! Nanti Papa yang terlambat" karena cenderung membuat anak merasa tertekan dan bisa jadi semakin kikuk. Di samping itu anak akan sulit termotivasi untuk dapat lebih bergerak cepat. Didiklah agar ia dapat mengatur keperluannya dengan gerak yang lebih cepat.

  • Advertisement
Bagikan kepada teman-teman Anda!

Saya adalah ayah dari seorang putra usia 2,5 tahun, saya saat ini bekerja di kantor pos. Di waktu luang saya memanfaatkan waktu untuk menulis dan bermain dengan putra saya. Semoga tulisan-tulisan saya dapat menginspirasi para pembaca.

Ibu, jangan ucapkan 8 hal ini kepada buah hati Anda

Jadilah orangtua yang bijak dalam mendidik buah hati. Orangtua yang berhasil adalah yang melihat sang anak berhasil dan bermoral baik saat dewasa.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr