Ketika bayi Anda menolak ASI perah

Bagi sebagian bayi, pemberian Air Susu Ibu Perah (ASIP) membuatnya melalui proses yang panjang dan tidak mudah. Sering kali bayi menolak ASIP, kenali penyebabnya dan Ibu pun bisa memulai proses pengenalan ASIP secara perlahan hingga bayi terbiasa.

4,895 views   |   11 shares
  • Tiga bulan masa cuti membuat ibu menyusui sangat bersemangat dalam menyediakan persediaan Air Susu Ibu Perah (ASIP) di dalam kulkas sebagai persiapan saat harus kembali bekerja. Tidak jarang pula Ibu menjadi panik di saat si kecil menolak ASIP dalam dot bayi sedangkan waktu semakin sempit. Keadaan ini memang banyak dialami bayi yang berumur di bawah 1 tahun dan bisa disebabkan oleh beberapa hal.

  • PERBEDAAN RASA

  • Saat ibu makan berbagai jenis makanan, anak juga merasakan dan mengenal rasa yang berbeda saat minum ASI, sehingga saat di berikan ASIP yang sudah mengalami proses pembekuan, tak jarang akan bayi akan merasakan perbedaan rasa ASI yang berbeda. Hal ini yang membuat bayi menolak ASIP karena ia sudah mengenal rasa ASI yang 'fresh' yang diminum lagsung dari payudara ibunya.

  • TEKNIK YANG KURANG TEPAT

  • Ada saatnya bayi menolak minum ASIP dikarenakan sensasi yang berbeda saat ia minum ASIP dari botol dan tidak cocok denganbrand tertentu. Saat ini banyak brandbotol bayi yang ujungnya dapat menyerupai kelenturan puting ibu dan mampu memberikan kenyamanan bayi saat minum ASIP. Jika bayi tetap menolak minum ASIP dengan botol, ibu harus bersabar dan secara bertahap bisa melakukan dengan memulai dengan menggunakan:

    • Sendok. Awal pemberian ASIP dengan menggunakan sendok memang tidak disukai bayi, ibu harus memiliki kesabaran dan berhati – hati dalam memberikan ASIP, jangan sampai tersedak. Saat ibu menepelkan sendok pada mulut bayi, biarkan ia menjulurkan lidahnya dan menghirup sedikit demi sedikit ASIP. Tunggu hingga ia selesai menelan, lalu kemudia bisa diberikan lagi.

    • Cup Feeder, Soft feeder atau Spuit Feeder.ASIP bisa digunakan dengan menngunakan 3 alat ini. Jika cup feeder berbentuk gelas kecil seperti gelas sloki, soft feeder berbentuk tabung dengan ujung seperti cup feeder, sedangkan spuit feeder adalah botol bayi dengan ujung berupa sendok bayi. Pengunaannya pun sama dengan sendok, biarkan bayi menghirup ASIP sendiri, jangan langsung menuangnya ke dalam mulut bayi untuk menghindari resiko tersedak.

    • Pipet. Pipet digunakan dengan meneteskan sedikit demi sedikit ASI ke dalam mulut bayi.

  • MINUM ASI LANGSUNG

  • Saat bayi menyusui dari payudara ibu, ia sudah sangat mengenal aroma tubuh ibu yang memeluknya dan memberikannya kenyamanan. Hal ini yang sering membuat bayi menolak ASIP. Jika Anda yang tetap memaksa untuk memberinya, bayi pun akan menangis dan trauma saat diberikan ASIP.

  • Advertisement
  • Mintalah bantuan suami atau anggota keluarga lainnya untuk sabar dalam memberikan ASIP. Tidak jarang bayi juga akan tetap menolak atau menangis, tapi seiring dengan waktu, ia akan terbiasa jauh dari ibunya dan meminum ASIP.

  • TEKNIK PENYIMPANAN ASI

  • Bayi sudah sangat mengenal bau ASI ibunya dan akan mendeteksi dengan cepat apabila ASIP memiliki bau yang aneh. Perubahan bau ini bisa disebabkan oleh tempat yang digunakan untuk menyimpan ASI dan teknik penyimpanan ASI yang tidak benar. Perubahan suhu yang terlalu cepat dingin atau panas, akan menyebabkan bau ASIP berubah. Untuk menghindari hal tersebut, lakukan beberapa langkah berikut:

    • Gunakan botol kaca atau kantong khusus untuk menyimpan ASIP, jangan lupa untuk menulis tanggal dan jam saat ASI disimpan.

    • Sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, diamkan ASIP di suhu ruangan 3 – 5 menit.

    • Masukkan ASIP ke dalam kulkas bagian bawah selama beberapa jam.

    • Setelah itu, pindakan ASI kedalam freezer, biarkan ASI membeku.

    • Jika ingin dicairkan, pindahkan ASIP beku lagi ke kulkas bagian bawah selama 12- 24 jam.

    • Keluarkan ASIP dari kulas, biarkan dalam suhu ruangan selama 1 jam.

    • Hangatkan ASI sebelum memberikannnya kepada bayi.

  • Pemberian ASIP membuat bayi melewati proses yang panjang dan tidak mudah. Selama ibu melakukannya dengan kesabaran, bayi pun akan belajar, hingga ia terbiasa. Selamat mencoba!

Bantu kami menyebarkan

Setelah melahirkan Raphael, Celerina memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan mengurus buah hatinya tanpa bantuan baby sitter. Disinilah ia kemudian menemukan passion-nya yang baru yaitu memasak khususnya menu MPASI (Makanan Pendamping ASI)

Ketika bayi Anda menolak ASI perah

Bagi sebagian bayi, pemberian Air Susu Ibu Perah (ASIP) membuatnya melalui proses yang panjang dan tidak mudah. Sering kali bayi menolak ASIP, kenali penyebabnya dan Ibu pun bisa memulai proses pengenalan ASIP secara perlahan hingga bayi terbiasa.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr