10 hal yang harus dilakukan Ayah menjelang kelahiran bayinya

Tidak jarang Ayah menjadi cemas saat mendekati Hari Perkiraan Lahir (HPL) dan panik saat Bunda sudah menunjukan tanda persalinan. Ayah dapat melakukan 10 hal berikut agar siap dan tetap tenang hingga bayi Ayah lahir.

8,204 views   |   41 shares
  • Hari Perkiraan Lahir (HPL) merupakan hari yang sangat ditunggu – tunggu oleh Ayah dan Bunda. Jika dari jauh hari sudah diketahui bunda akan menjalanin proses persalinan dilakukan caesar, Ayah semakin mantap dalam mempersiapkan diri menghadapi pesalinan.

  • Tetapi apabila Bunda berencana melahirkan normal, proses persalinan belum tentu pas dengan perkiraan HPL, bisa terjadi sebelum atau sesudah. Dalam situasi seperti ini, tidak jarang membuat Ayah menjadi cemas dan panik saat Bunda sudah menunjukan tanda akan melahirkan dan bingung saat melihat bayi sudah lahir. Agar tidak terjadi hal seperti ini, ada baiknya Ayah mengetahui beberapa hal yang bisa Ayah persiapkan dan lakukan, yaitu:

  • 1. Jaga kesehatan fisik dan menjadi suami siaga

  • Ayah harus menjaga kesehatan dengan cukup istirahat, makan makanan sehat dan minum vitamin. Saat mendekati HPL, diusahakan Ayah selalu berada dekat dengan Bunda. Saat kerja, mintalah keluarga untuk menemani Bunda, setiap saat Bunda menunjukkan tanda ingin melahirkan, Ayah bisa segera pulang ke rumah dan membawa Bunda ke rumah sakit.

  • Apabila lokasi Ayah saat itu berada agak jauh dari rumah dan membutuhkan waktu untuk kembali ke rumah, mintalah keluarga yang berada di rumah untuk segera mengantarkan Bunda ke rumah sakit atau naik taksi, sehingga Ayah bisa menghemat waktu dengan langsung menyusul ke rumah sakit.

  • Jika Ayah bekerja di luar kota, ajukan cuti dari jauh – jauh hari dan konsultasikan dengan pihak HRD jika sewaktu – waktu Ayah harus pulang saat kondisi Bunda menunjukan tanda persalinan.

  • 2. Persiapkan barang bawaan

  • Periapkan barang – barang yang akan dibawa ke rumah sakit. Taruhlah tas Ayah, Bunda dan bayi didalam bagasi mobil, sehingga Ayah dan Bunda selalu siap jika sewaktu – waktu harus pergi ke rumah sakit.

  • 3. Tetap sabar dan tenang

  • Baik caesar maupun normal, merupakan proses persalinan yang sangat panjang bagi sang Bunda, tak jarang keadaan ini membuat Bunda moody dan kesakitan saat menjalani setiap pembukaan. Ayah harus bersabar dan tetap tenang dalam menunggu Bunda. Beri Bunda semangat hingga berhasil melewati proses persalinan.

  • 4. Dokumentasi di ruang persalinan

  • Jika mendapat persetujuan dokter, Ayah bisa mempersiapkan alat dokumentasi yang dibutuhkan seperti Handycam dan HP untuk mendokumentasikan proses kelahiran bayi.

  • 5. Mendoakan bayi yang baru lahir

  • Saat Ayah bisa menggendong atau berdampingan dengan bayi, bisikkan doa ke kuping bayi sesuai dengan kepercayaan masing – masing.

  • Advertisement
  • 6. Dampingi istri saat melakukan IMD

  • Dampingi istri dan bayi anda saat melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD), sehingga Ayah tahu prosesnya. Jangan segan – segan untuk bertanya pada konselor ASI untuk menambah pengetahuan ASI dan untuk menjadi ayah ASI. Selalu beri semangat Bunda saat menjalani siklus rutinitas yang baru saat menjadi ibu dan waspada terjadinya baby blues.

  • 7. Istirahat secara bergantian

  • Selama berada di rumah sakit, Ayah juga tetap harus jaga kesehatan dan cukup istirahat. Istirahatlah secara bergantian dengan anggota keluarga lainnya, sehingga tetap ada yang mendampingi Bunda dan bayi saat di kamar atau saat bayi ada di ruang bayi.

  • 8. Membuat akte lahir

  • Carilah info kepada petugas rumah sakit, dokumen apa saja yang harus dipersiapkan dalam membuat akte kelahiran, sehingga setelah melahirkan, ayah bisa langsung menyerahkan dokumen tersebut untuk di proses.

  • 9. Konsultasi dengan dokter kandungan dan dokter anak

  • Selama masih berada di rumah sakit, ada baiknya Ayah berkonsultasi dan aktif bertanya kepada dokter kandunagan dan dokter anak mengenai kesehatan Bunda pasca melahirkan dan kesehatan bayi seperti imunisasi, ASI dan lain –lain.

  • 10. Mengurus kepulangan bayi ke rumah

  • Setelah keperluan finansial sudah dilunasi, pastikan petugas rumah sakit mempersiapkan dokumen yang diperlukan seperi buku perkembangan bayi, jadwal imunisasi dan lain – lain. Setelah lengkap Ayah pun bisa mengantar Bunda dan bayi pulang ke rumah.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Setelah melahirkan Raphael, Celerina memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan mengurus buah hatinya tanpa bantuan baby sitter. Disinilah ia kemudian menemukan passion-nya yang baru yaitu memasak khususnya menu MPASI (Makanan Pendamping ASI)

10 hal yang harus dilakukan Ayah menjelang kelahiran bayinya

Tidak jarang Ayah menjadi cemas saat mendekati Hari Perkiraan Lahir (HPL) dan panik saat Bunda sudah menunjukan tanda persalinan. Ayah dapat melakukan 10 hal berikut agar siap dan tetap tenang hingga bayi Ayah lahir.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr