Istri adalah motivator terbaik dalam keluarga

Semua wanita mempunyai potensi untuk membentuk dan menjadikan suami dan anak-anaknya menjadi orang lebih baik. Oleh sebab itu, jangan abaikan motivasi-motivasi dari istri dan ibu kita.

2,267 views   |   54 shares
  • Setiap manusia pasti membutuhkan motivasi untuk membangkitkan, membangun kualitas, membentuk dan mencapai tujuan hidup yang lebih baik. Diri sendiri adalah motivator terbaik yang semua manusia miliki. Namun, tidak semua orang mau menggali kemampuan tersebut dalam dirinya sehingga mau tidak mau ia memerlukan motivasi dari pihak luar untuk mendesaknya melakukan sesuatu yang lebih baik. Motivasi yang datang dalam diri seseorang maupun dari luar sama kuatnya. Sama hal dengan kehidupan berumah tangga, antara suami istri dan anak tidak boleh hanya hidup untuk kepentingan dirinya sendiri. Masing-masing anggota keluarga harus saling membangun dan mendukung. Kita bisa menjadi pribadi yang kuat dalam segi mental karena dimulai dari kuatnya motivasi dalam keluarga. Di lingkungan keluarga pula kita selalu dinasihati dalam hal-hal positif. Kuatnya motivasi yang kita terima dalam keluarga dapat meningkatkan daya potensi berkembang lebih maksimal setiap harinya.

  • Bukan hanya kita yang membutuhkan motivasi, pasangan bahkan anak-anak kita memerlukan dukungan motivasi dari orangtua dan saudara saudarinya. Walaupun peran suami penting, tetapi tahukah kita, bahwa peran istri dalam keluarga sangatlah berpengaruh. Suami adalah kepala rumah tangga, tetapi istri adalah tiang yang menopang dalam keluarga. Ibarat kata tanpa topangan yang kuat dari istri, kepala tidak bisa berdiri dengan kokoh dan kuat. Untuk itu, istri harus bisa menjadi pribadi yang lebih kuat, mandiri dan penuh dengan motivasi yang menguatkan. Istri harus mampu menjadi motivator terbaik bagi dirinya sendiri, suami dan anak-anaknya. Sebagai seorang wanita, setiap istri dibekali dengan kekuatan dan kesiapan untuk menyikapi suatu masalah yang ada. Kekuatan dan kesiapan harus diimbangi dengan interaksi dan komunikasi yang efektif. Semua komponen tersebut akan memudahkan istri menjalankan perannya sebagai motivator dalam keluarga.

  • Peran istri sebagai motivator suami

  • Sesungguhnya istri adalah stimulasi paling utama yang mempengaruhi kinerja suami, karena istri adalah orang terdekat bagi suami. Motivasi yang dibutuhkan suami adalah semangat dan dukungan dari istri. Semangat dan dukungan itu bukan hanya pada saat suami dalam keadaan senang dan berhasil. Justru dalam keadaan yang jatuh dan terpuruk, istri harus bisa memberikan motivasi yang terbaik bagi suami. Istri yang benar-benar mencintai suaminya, akan membantu suami untuk berprestasi dalam pekerjaan dan menerima apa pun keadaan suami baik susah maupun senang. Istri harus bisa membuat suami merasa nyaman dan tetap percaya diri ketika suami merasa lelah, putus asa atau dalam keadaan terpuruk. Kenyamanan tersebut akan membuat suami selalu mengingat tanggung jawabnya sebagai kepala rumah tangga dan akan melakukan aktivitas dengan penuh semangat. Komunikasi yang efektif bukan hanya kata-kata manis yang enak didengar, namun saran, kritikan dan teguran yang membangun bisa menjadi motivasi bagi suami untuk bangkit dari kegagalan dan berlari menggapai mimpi bersama. Istri harus senantiasa mengingatkan suami agar suami setiap saat merasa terpacu untuk mencapai tujuannya.

  • Advertisement
  • Peran ibu sebagai motivator anak

  • Betapa pun sibuknya ibu berkarier atau pun hanya sebagai ibu rumah tangga, sosok ibu adalah sosok yang berpengaruh atas masa depan anak-anaknya. Peran ibu tidak bisa diganti oleh siapa pun, dan bila pun harus digantikan, keluarga itu akan merasa kehilangan dan merasa kurang bahagia. Ibu adalah motivator yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak. Ibu akan memberikan kasih sayang dan perhatian yang tulus sebagai bentuk penyemangat bagi anak-anak. Seringkali kita sebagai orangtua bermaksud menasihati anak kita, namun sebenarnya yang kita lakukan justru menjatuhkan dan menjelaskan kelemahan anak-anak kita. Anak membutuhkkan proses untuk menerima pendapat dan kemauan orangtuanya. Sebagai ibu, kita harus bersabar sambil memberi semangat agar anak tidak kehilangan motivasi. Ibu harus pandai berkomunikasi dengan maksud yang mudah diterima oleh anak. Larangan, makian, tuduhan, hinaan terhadap kekurangan anak hanya membuat anak kecewa, tidak berprestasi, dan menjadi anak yang kurang percaya diri.

  • Semua wanita mempunyai potensi untuk membentuk dan menjadikan suami dan anak-anaknya menjadi orang lebih baik. Oleh sebab itu, jangan abaikan motivasi-motivasi dari istri dan ibu kita.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Istri adalah motivator terbaik dalam keluarga

Semua wanita mempunyai potensi untuk membentuk dan menjadikan suami dan anak-anaknya menjadi orang lebih baik. Oleh sebab itu, jangan abaikan motivasi-motivasi dari istri dan ibu kita.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr