Mitos seputar pernikahan yang perlu Anda ketahui

Ternyata masih banyak di antara kita yang percaya dengan yang namanya mitos, salah satunya mitos pernikahan. Bicara soal pernikahan, ada banyak mitos yang beredar seputar hal ini.

2,616 views   |   22 shares
  • Ternyata masih banyak di antara kita yang percaya dengan yang namanya mitos ini. Salah satunya mitos pernikahan. Bicara soal pernikahan, ada banyak mitos yang beredar seputar hal ini. Orangtua atau sesepuh kita biasanya menjelaskan mitos-mitos tentang pernikahan pada kita. Tujuannya agar kita dapat hidup lebih baik. Meskipun sebagai orang yang hidup di zaman yang modern Anda kadang tidak mempercayainya karena terlihat tidak masuk akal, namun demi menghormati kebiasaan lama kita pun harus melakukannya.

  • Lalu apa sajakah mitos-mitos pernikahan yang masih dipercayai dan popular dimasyarakat kita tersebut? Berikut ulasannya.

  • Menangis saat menikah

  • Menangis saat menikah, tentu adalah sebuah hal yang wajar. Rasa haru dan bahagia bercampur menjadi satu. Sehingga tidak heran pasangan pengantin ada yang menangis saat menikah. Namun, ternyata menangis saat menikah juga bisa membawa arti yang baik lho. Percaya apa tidak menurut kepercayaan nenek moyang kita, menangis saat menikah adalah perlambang dari rejeki yang baik di kehidupan yang akan datang nanti. Ibarat kehidupan pernikahan adalah tumbuhan yang selalu membutuhkan air untuk menjadi subur. Untuk itu jangan menahan diri jika ingin menangis karena bahagia saat pernikahan.

  • Tidak boleh memakai mutiara

  • Pengantin memang identik dengan perhiasan. Bagaikan menjadi ratu dalam sehari, pengantin harus dirias dan menggunakan perhiasaan yang terbaik. Namun ada satu mitos yang mengatakan bahwa pengantin atau wanita yang masih perawan tidak boleh memakai mutiara hingga dia resmi menikah. Dipercaya bahwa wanita yang memakai mutiara sebelum menikah akan membawa nasib buruk, dan kehidupannya yang akan datang akan diwarnai dengan air mata dan kesedihan.

  • Dipingit

  • Sebelum upacara pernikahan mempelai pria dan wanita harus dipingit, alias tidak boleh bertemu. Biasanya, prosesi pingitan ini dilakukan kurang lebih sebulan sebelum acara pernikahan. Tradisi ini paling terkenal dan dipercaya kuat sampai saat ini. Mitosnya, jika calon pengantin bertemu sebelum acara pernikahan, ini akan membawa kesialan dan dijauhkan dari rejeki.

  • Sungkeman

  • Tradisi sungkeman sering dilakukan di upacara-upacara pengantin di Indonesia. Mitosnya, dipercaya ketika mencium tangan kedua orangtua sesaat setelah prosesi pernikahan, orangtua akan mendoakan anak-anaknya dan memberikan restu bagi anak-anaknya. Sehingga ini akan membawa rejeki yang baik bagi pernikahan di masa yang akan datang

  • Kaki kanan pembawa rejeki

  • Advertisement
  • Saat memasuki gedung pernikahan, pengantin selalu diarahkan untuk melangkah menggunakan kaki kanan terlebih dahulu. Mitos ini dipercaya bahwa, bagian kanan tubuh dianggap lebih sopan dan baik, sehingga jika melangkah dengan kaki kanan saat memulai kehidupan baru, ini akan membawa rejeki bagi pasangan pengantin.

  • Percaya apa tidak, mitos-mitos di atas masih popular dan dipercayai banyak orang hingga saat ini, karena telah banyak yang terbukti kebenarnya. Lalu, percayakah Anda?

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Mitos seputar pernikahan yang perlu Anda ketahui

Ternyata masih banyak di antara kita yang percaya dengan yang namanya mitos, salah satunya mitos pernikahan. Bicara soal pernikahan, ada banyak mitos yang beredar seputar hal ini.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr