Terima kasih Ibu, untuk pengorbananmu, dari putri kecilmu

Sekarang saya tahu, semua pengorbanan yang Ibu lakukan atas dasar cinta dan kasih sayangnya pada keluarganya. Teladannya inilah yang memberikan inspirasi dan dorongan bagi saya, untuk melakukan hal serupa dalam melayani keluarga kecil saya.

2,124 views   |   47 shares
  • Saat saya masih remaja, ibu selalu mengajarkan saya bagaimana cara menjadi seorang wanita yang baik. Ibu mengajarkan saya bagaimana cara membersihkan rumah, melayani anggota keluarga bahkan menjelaskan bagaimana tugas dan tanggung jawab sebagai seorang istri dan ibu ketika kelak saya memiliki keluarga. Dahulu, terkadang saya marah dan bertanya pada ibu, "mengapa saya harus belajar ini dan itu, di umur saya yang masih muda? Dan masa depan saya masih jauh, bahkan pikiran untuk menikah tidak pernah terlintas di pikiran saya. Namun setelah saya menikah, dan memiliki sebuah keluarga saya teringat akan semua teladan dan pengajaran yang ibu ajarkan pada saya. Akhirnya sekarang saya menyadari. Betapa pentingnya teladan ibu dalam kehidupan saya saat ini.

  • Menjadi seorang istri adalah sebuah cinta dan pengabdian

  • Saat suami saya melamar saya untuk menjadi istrinya, saya bertanya pada ibu, apakah ini jalan yang terbaik bagi kehidupan saya? Apakah saya sudah siap? Apakah saya bisa menjalankan peran sebagai seorang istri dengan baik? Lalu ibu membukakan pikiran saya. Ibu berkata, "Menjadi seorang istri adalah keputusan terbesar yang dapat kamu ambil atas dasar keyakinan akan cinta yang kamu rasakan terhadap pasanganmu. Cinta seorang istri adalah sebuah pengabdian tiada akhir. Jika kamu mencintainya, maka dengan sendirinya, kamu akan memiliki perasaan dan kesiapan baik lahir dan batin untuk menyerahkan seluruh hidupmu padanya, dan bersandar padanya selamanya. Dan tidak akan ada keraguan untuk melakukan hal itu. Untuk itu, kamu tidak perlu takut, jika kalian berdua sungguh-sungguh mencintai untuk melangkah ke dalam sebuah ikatan pernikahan.

  • Nasihat ibu meyakinkan saya untuk mengambil keputusan untuk menikah. Hingga sekarang, saya tidak pernah menyesal dengan keputusan ini. Dan sekarang, saya menjalankan tugas menjadi seorang istri bagi suami saya atas dasar cinta dan pengabdian.

  • Menjadi seorang ibu adalah sebuah tanggung jawab tanpa pamrih

  • Sempat terpikir, setelah menikah apakah saya bisa, tidak hanya menjadi seroang istri tetapi juga dapat menjadi seorang ibu bagi buah hati saya kelak? Terlintas dalam benak saya, bagaimana sibuknya mengurus anak, bagaimana pusingnya jika anak nakal, bagaimana repotnya mengikuti perkembangan anak, dan sebagainya. Tetapi keraguan itu luntur, setelah saya mengingat bagaimana ibu saya mengurus saya dan saudara-saudara sejak kami masih kecil hingga kami menikah. Ibu selalu ada untuk kami, ibu tidak pernah lelah merawat kami, dan ibu melakukan semuanya tanpa pernah meminta balasan pada kami. Ibu pernah berkata, "Menjadi seorang ibu bagi kalian adalah hal terindah dalam hidup ibu. Kalian titipan Tuhan yang sangat berharga bagi ibu.

  • Advertisement
  • Hanya rasa syukur yang ibu perlihatkan dalam mengasuh kami. Dia tidak pernah sedih, atau mengeluh karena lelah mengurus kami. Dia melakukan tanggung jawabnya tanpa pamrih.

  • Cinta dan kasih sayang adalah kuncinya

  • Dalam menjalankan bahtera rumah tangga, selalu ada cobaan. Ibu pun dahulu selalu merasakannya. Ibu pernah tidak makan demi kami, Ibu dulu selalu berkata bahagia meskipun Ibu dan Ayah tidak memiliki uang, Ibu selalu memberikan kami pakaian baru tanpa pernah memperdulikan penampilannya sendiri, Ibu selalu menunggu Ayah di saat Ayah lembur meskipun dia sudah merasa ngantuk. Ketika sedih, dan menangis Ibu selalu menutupinya di depan kami anak-anaknya, Ibu selalu bilang ada meskipun kami kekurangan. Dan masih banyak lagi pengorbanan Ibu yang dilakukan untuk kami anak-anaknya dan suaminya.

  • Sekarang saya tahu, semua pengorbanan yang Ibu lakukan atas dasar cinta dan kasih sayangnya pada keluarganya. Teladannya inilah yang memberikan inspirasi dan dorongan bagi saya, untuk melakukan hal serupa dalam melayani keluarga kecil saya.

  • Terima kasih ibu, atas teladan dan pengorbananmu bagi hidupku. Kau memberikanku banyak pelajaran menjadi lebih baik lagi dalam hidup ini.

  • PS, putri kecilmu

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Terima kasih Ibu, untuk pengorbananmu, dari putri kecilmu

Sekarang saya tahu, semua pengorbanan yang Ibu lakukan atas dasar cinta dan kasih sayangnya pada keluarganya. Teladannya inilah yang memberikan inspirasi dan dorongan bagi saya, untuk melakukan hal serupa dalam melayani keluarga kecil saya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr