3 Hal yang Harus Dihindari Ketika Membahas Masalah Utama Konflik

Studi menunjukkan bahwa ketika berhubungan dengan konflik dalam pernikahan, ada beberapa kategori masalah yang selalu ada yang adalah sumber terbesar dari pertengkaran.

4,790 views   |   2 shares
  • Studi menunjukkan bahwa ketika berhubungan dengan konflik dalam pernikahan, ada beberapa kategori masalah yang selalu ada yang adalah sumber terbesar dari pertengkaran. Meskipun tiap pernikahan adalah unik, ada beberapa hal yang sama di seluruh dunia. Hal-hal seperti agama, hubungan sosial, pengasuhan anak, keintiman, mengatur uang, hubungan dengan saudara ipar dan gaya berkomunikasi yang tampak menciptakan masalah besar karena hal itu erat kaitannya dengan identitas dan keamanan pribadi.

  • Ketika pasangan dipaksa untuk menghadapi istilah yang berbeda dari sudut pandangan masing-masing, hal tersebut dapat menyebabkan perasaan yang penuh diisi oleh kekhawatiran, kegetiran, kekecewaan, bahkan kemaharan. Sebagai pasangan, adalah hal yang tak dapat dielakkan bahwa Anda akan memiliki perbedaan menyangkut satu atau lebih dari topik tadi. Kunci untuk mengendalikan perbedaan ini adalah belajar untuk mengombinasikan pendekatan yang berbeda ke dalam cara baru melakukan hal-hal yang bekerja atau berhasil untuk Anda berdua. Agar dapat melakukan itu, Anda pertama-tama harus, bersedia untuk saling mendengarkan dan berkomunikasi sedemikian rupa yang membangun kerja sama. Saran berikut adalah cara menghindari diri dari membiarkan perbedaan Anda menjadi pengganjal hubungan Anda.

  • 1. Jangan mengkritik atau menyalahkan

  • Adalah penting untuk mengungkapkan perbedaan opini, namun juga ingatlah bahwa yang Anda utarakan hanyalah opini Anda. Hanya karena pasangan Anda tidak setuju dengan Anda, Anda tidak perlu harus menjadi ketus mengatakan bahwa pasangan Anda salah. Alih-alih mengkritik, jelaskan apa yang yang jadi masalahnya dan pastikan itu jelas. Jika Anda membahas suatu masalah dengan pasangan Anda, tanpa ingin menuduh, pasangan Anda akan menjadi lebih dapat mendengarkan Anda tanpa menjadi bersikap menutup diri. Jika pasangan Anda menyalahkan atau mengkritik Anda, berusahalah untuk tetap terbuka secara pikiran dan emosi. Hindari menjadi menutup diri. Melainkan, cobalah untuk melihat sesuatu hal dari sudut pandang pasangan Anda dan ungkapkan kesediaan untuk berusaha menyelesaikan masalah.

  • 2. Jangan putus asa dengan tantangan dalam berkomunikasi

  • Berbicara mengenai perasaan, kebutuhan dan keinginan dapat menjadi hal yang sulit. Itu memerlukan kerendahan hati dan kepercayaan besar dari pasangan Anda. Meskipun demikian, agar memiliki pernikahan yang berhasil Anda mesti belajar untuk berkomunikasi secara terbuka dan efektif. Satu-satunya cara untuk mengembangkan komunikasi yang baik adalah dengan berlatih. Semakin Anda berusaha untuk berkomunikasi secara terbuka dan mendengarkan dengan cermat akan kebutuhan dan perasaan pasangan Anda, semakin Anda akan berkembang dan semakin lebih mudah untuk berkomunikasi.

  • Advertisement
  • 3. Jangan hindari topik yang sulit

  • Menghentikan diskusi pada subjek tertentu karena itu menyakitkan, memalukan atau memberi beban emosi hanya akan memertahankan siklus ketidakbahagiaan, penutupan diri dan jarak dalam emosi. Satu cara untuk menjadikan situasi ini lebih mudah adalah dengan menyetujui peraturan mendasar sebelum diskusi Anda. Kedua pasangan harus setuju untuk tidak menyela, mengkritik atau berdebat. Ini akan mengatur ritme percakapan dan membantu Anda berdua untuk saling menghargai dan memahami.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "3 things to avoid when discussing major areas of conflict" karya Lynn Scoresby.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Dr. Scoresby enjoys sitting with his wive amidst the trees and flowers he and his wife have planted, while listening to the quiet sounds of nature...and their many playing grandchildren. Dr. A. Lynn Scoresby is the founder and president of www.firstanswers.com, www.achievementsynchrony.com, and www.6innovations.com. He has been a marriage and family psychologist for more than 35 years and published more than 20 books/training program

3 Hal yang Harus Dihindari Ketika Membahas Masalah Utama Konflik

Studi menunjukkan bahwa ketika berhubungan dengan konflik dalam pernikahan, ada beberapa kategori masalah yang selalu ada yang adalah sumber terbesar dari pertengkaran.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr