Hidup nyaman membuat Anda melupakan hal-hal penting ini?

Anda berhak merasa nyaman dan senang dengan keadaan Anda, tetapi janganlah terlalu nyaman sehingga melupakan persiapan-persiapan yang perlu

301 views   |   4 shares
  • Anda berhak merasa nyaman dan senang dengan keadaan Anda, tetapi janganlah terlalu nyaman sehingga melupakan persiapan-persiapan yang penting untuk menghadapi keadaan darurat. Bukan berarti Anda harus selalu merasa cemas. Anda boleh merasa 99% nyaman tetapi berilah 1% dari waktu Anda untuk siap menghadapi apa pun karena keadaan ini dapat tiba-tiba muncul dalam kehidupan Anda.

  • Bencana alam

  • Gempa, banjir, letusan gunung berapi bisa tejadi sewaktu-waktu. Bila banjir datang di siang hari kita mungkin masih bisa mendapat peringatan. Tetapi bagaimana bila bencana ini datang di malam hari dan kita sedang tidur lelap? Mana sempat kita menyelamatkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi? Kebanyakan barang yang kita taruh di tempat rendah akan rusak. Karena itu jika rumah Anda bertingkat dua, sebaiknya Anda menyimpan dokumen-dokumen penting di lantai atas. Jika rumah Anda tidak bertingkat, bungkuslah berkas dokumen-dokumen itu dengan plastik yang kedap air.

  • Kehilangan pekerjaan

  • Kecuali Anda bekerja untuk pemerintah, Anda boleh menganggap bahwa pekerjaan Anda tidak langgeng. Kadang karena tuntutan keadaan. Dengan adanya internet dan membanjirnya smartphone belakangan ini, hampir semua toko buku di Amerika tutup. Tempat sewa video dan DVD bangkrut dengan munculnya Red Box, sebuah kios swalayan di mana orang meminjam dan mengembalikan film atau video game tanpa bantuan pramuniaga. Banyak orang yang semula bekerja di tempat-tempat tersebut harus mencari pekerjaan lain.

  • Apa yang harus Anda lakukan bila Anda mengalami salah satu dari situasi ini?

  • Bila toko-toko tidak dibuka karena adanya bencana alam dan warung-warung di dekat Anda juga kebanjiran atau barangnya habis dibeli orang, Anda harus mengandalkan apa yang Anda miliki di rumah. Pernahkah Anda memikirkan ini? Apakah Anda menyimpan persediaan makanan di rumah untuk paling tidak seminggu? Adakah beras, mie instan, trigu atau bahan pokok lain untuk bertahan hidup? Bila air bersih tidak mengalir atau sumur menjadi kotor karena air banjir merembes, dari mana Anda harus memperoleh air minum? Saya ingat semasa kecil ibu saya memiliki dua gentong besar terbuat dari tanah liat yang selalu berisi air bersih. Secara berkala gentong itu dikuras dan diisi lagi sampai penuh.

  • Jika Anda kehilangan pekerjaan, apakah Anda mempunyai tabungan atau kartu kredit yang jarang Anda pakai untuk bertahan tanpa pemasukan selama Anda mencari pekerjaan baru? Semua pertanyaan ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi persiapan Anda untuk keadaan darurat. Juga ajarkan kepada keluarga Anda latihan untuk menghadapi keadaan darurat seperti kebakaran atau bencana alam. Apa yang harus Anda miliki di rumah untuk menghadapi situasi genting. Ajarkan kepada anak-anak cara menggunakan alat pemadam kebakaran. Tunjukkan cara membuka jendela atau pintu belakang bila mereka tidak dapat menggunakan pintu depan. Jangan sampai kedua jalan keluar itu tergembok mati. Persiapan-persiapan seperti ini akan mengurangi rasa panik bila Anda dihadapkan dengan keadaan darurat.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Hidup nyaman membuat Anda melupakan hal-hal penting ini?

Anda berhak merasa nyaman dan senang dengan keadaan Anda, tetapi janganlah terlalu nyaman sehingga melupakan persiapan-persiapan yang perlu
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr