Warna kamar bayi dan perkembangan psikologinya

Setiap warna memiliki karakter masing-masing. Pilih dan kombinasikan warna dengan tepat untuk kamar bayi Anda karena tidak hanya menciptakan suasana yang berbeda tetapi juga mempengaruhi psikologinya.

525 views   |   1 shares
  • Bagi Anda yang memiliki budget khusus untuk mempersiapkan perlengkapan si calon bayi termasuk kamarnya, warna merupakan hal yang dapat membuat Anda bingung dan akhirnya hanya berujung dengan warna pink untuk bayi perempuan dan warna biru untuk bayi laki-laki.

  • Pertimbangan berikutnya muncul saat Anda bertanya, apakah warna ini cocok untuk bayi? Apakah warna ini cukup untuk memberi stimulasi pada bayi? Apakah saya terlalu berlebihan menggunakan warna ini?

  • Untuk kamar bayi, sebaiknya Anda menggunakan warna yang netral pada dinding seperti putih, krem, baby pink, baby yellow atau baby blue. Gunakan warna yang kuat seperti merah, hijau, oranye pada salah satu tembok atau interior seperti baby tafel, sofa, dan tempat tidur bayi.

  • Perhatikan dalam memilih warna karena masing-masing memiliki karakter dalam menciptakan suasana ruangan yang berbeda, bahkan bisa mempengaruhi psikologi anak, seperti:

    • Merah merupakan warna yang paling kuat dan memiliki karakter semangat, dinamis, aktif, dan berani, namun panas, agresif dan emosional. Gunakan merah pada kamar bayi hanya sebagai aksen.

    • Oranye mampu menciptakan kenyamanan, menghibur, tidak membosankan, ramah, ceria dan hangat sehingga dapat menciptakan suasana yang intim, saat Anda berbincang dengan bayi. Gunakan sedikit warna oranye pada dinding dan mengkombinasikan dengan warna lain.

    • Kuning adalah warna yang ceria dan energik. Aplikasikan warna kuning yang lembut untuk menstimulasi penglihatan si bayi tanpa membuatnya silau, hiperaktif dan sulit tidur.

    • Hijau menciptakan ketenangan dalam berpikir, konsentrasi dan refreshing,sangat dibutuhkan saat Anda menyusui. Namun jangan terlalu banyak menggunakan warna hijau karena akan membuat si kecil malas. Padukan warna lain yang serasi.

    • Biru sering digunakan pada kamar bayi laki-laki dan memiliki karakter dingin. Warna biru merupakan warna yang paling nyaman untuk mata, gunakan biru muda untuk menciptakan ketenangan dan padukan dengan warna hangat pilihan Anda.

    • Ungu menghasilkan kesan mewah, spiritual dan misterius. Namun dapat merangsang bayi untuk tumbuh menjadi pribadi yang memiliki imajinasi tinggi dan kreatif. Terlalu banyak warna ungu dapat membuat anak Anda dominan dan ingin berkuasa.

    • Pink (merah muda) sangat cocok untuk kamar bayi perempuan untuk menciptakan karakter yang feminin dan cinta. Kombinasikan dengan warna terang seperti kuning di beberapa bagian kamar agar tidak monoton.

    • Putih menciptakan kesan steril, bersih, suci dan lugu. Padukan dengan warna yang hangat, ceria dan mampu menciptakan suasana yang menyenangkan bagi bayi dan Anda.

    • Abu-abu menggambarkan sifat introspektif, kesedihan dan emosional, namun abu-abu muda bersifat netral. Gunakan warna abu-abu sebagai warna pelengkap pada interior di kamar bayi Anda.

    • Coklat merupakan warna tanah (bumi) yang aman dan nyaman. Coklat muda (krem) bisa menjadi pilihan yang baik untuk kamar bayi Anda.

    • Hitam memiliki karakter yang gelap, powerful dan merupakan pilihan yang tidak tepat jika Anda akan mengecat salah satu tembok kamar bayi Anda. Gunakan hitam hanya sebagai aksen seperti frame foto.

  • Advertisement
  • Pilihlah kombinasi warna yang tepat untuk kamar bayi Anda untuk menstimulasi perkembangan psikologi si kecil. Selamat mencoba.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Setelah melahirkan Raphael, Celerina memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan mengurus buah hatinya tanpa bantuan baby sitter. Disinilah ia kemudian menemukan passion-nya yang baru yaitu memasak khususnya menu MPASI (Makanan Pendamping ASI)

Warna kamar bayi dan perkembangan psikologinya

Setiap warna memiliki karakter masing-masing. Pilih dan kombinasikan warna dengan tepat untuk kamar bayi Anda karena tidak hanya menciptakan suasana yang berbeda tetapi juga mempengaruhi psikologinya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr