5 cara membangun kemandirian dan keberanian si kecil

Kembangkan sikap kemandirian dan keberanian anak Anda sedini mungkin agar ia mampu mengatasi masalahnya dan bertanggung jawab atas setiap keputusannya saat dewasa nanti.

1,375 views   |   14 shares
  • Saat anak-anak kecil berkumpul dan bermain, anak Anda hanya berdiam diri memeluk kaki Anda. Keadaan semakin kacau saat ia mulai menangis karena tidak mau ikut bermain. Anda tidak sendiri, banyak ibu yang mengeluhkan anak mereka pemalu, tidak percaya diri, dan takut dengan orang baru.

  • Tentunya Anda menginginkan ia mandiri dan berani karena ini merupakan salah satu modal yang ia bawa hingga dewasa. Melatih kemandirian dan keberanian anak bukan proses yang instan, tidak ada salahnya Anda membangun kedua hal tersebut sedini mungkin, hingga ia mampu mengatasi masalah tanpa bergantung dengan orang lain. Jadi, apa yang harus Anda lakukan?

  • 1. Berikan kepercayaan kepada anak

  • Sering kali orangtua mengatakan, "Jangan ini... Jangan itu..." Inilah yang membuatnya takut untuk memulai sesuatu. Beri kesempatan dan kepercayaan kepada anak bahwa ia bisa melakukan apa saja di rumah, tentu dengan pengawasan Anda apabila membahayakan. Misal, ketika anak membawa gelas kotor, awasilah ia dari jauh sampai ia menaruhnya di dapur dan tidak pecah.

  • Ada anak yang semakin penasaran dan melakukan hal yang dilarang orangtuanya. Daripada ia melakukan hal tersebut di belakang Anda, lebih baik Anda tetap memberinya kepercayaan untuk melakukannya dan berilah alasan yang logis kenapa Anda melarangnya. Selain ia berani mencoba hal baru dan mandiri, tentunya kepercayaan dan larangan Anda akan membuatnya bertanggung jawab.

  • 2. Contoh positif

  • Saat memasuki umur dua tahun, seorang anak akan meniru apa yang dilakukan orang di sekitarnya. Orangtua yang tidak pernah melakukan hal baru yang penuh tantangan akan membuat anak menjadi pasif, takut dan manja. Berilah kegiatan positif, seperti ajak anak untuk merasakan ombak beberapa kali saat pergi ke pantai. Yakinkan bahwa selama berada di dekat Anda, semuanya akan aman. Ketakutannya akan membuatnya mandiri untuk menyelesaikan persoalannyanya sendiri dan menjadi berani

  • 3. Kembangkan bakatnya

  • Misal, bernyanyi di acara keluarga. Jangan memaksanya untuk melakukannya jika ia masih takut untuk tampil, ajaklah untuk bernyanyi bersama Anda atau anggota keluarga lainnya. Sebagai orangtua, Anda harus bersabar karena ia sedang berproses dan inilah saat yang tepat melatih keberaniannya untuk tampil. Suatu saat ia akan berani tampil atas keinginannya sendiri. Berilah penghargaan atas keberaniannya dengan semangat, pujian atau pelukan.

  • 4. Beri kesempatan mengambil keputusan

  • Berikan anak beberapa pilihan sehingga ia tebiasa membuat keputusannya sendiri. Misalnya memilih menu makan siangnya atau pakaian yang cocok untuk dipakai ke pesta ulang tahun temannya. Hal ini akan memudahkannya berlogika dan melihat setiap hal dari sisi postif dan negatif dalam. Kebiasaan ini akan membuatnya kritis, kreatif dan mandiri untuk menyelesaikan masalahnya serta berani untuk mengambil keputusan besar saat ia dewasa.

  • Advertisement
  • 5. Berilah motivasi

  • Ada kalanya anak merasa tidak mampu melakukan sesuatu padahal ia belum mencoba. Misalnya ia masih kesulitan untuk mamasang tali sepatunya sendiri. Berilah motivasi untuk meyakinkannya bahwa setiap anak mengalaminya dan apabila ia coba setiap hari, ia akan mandiri untuk melakukannya hingga ia mahir memasang tali sepatunya sendiri.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Setelah melahirkan Raphael, Celerina memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan mengurus buah hatinya tanpa bantuan baby sitter. Disinilah ia kemudian menemukan passion-nya yang baru yaitu memasak khususnya menu MPASI (Makanan Pendamping ASI)

5 cara membangun kemandirian dan keberanian si kecil

Kembangkan sikap kemandirian dan keberanian anak Anda sedini mungkin agar ia mampu mengatasi masalahnya dan bertanggung jawab atas setiap keputusannya saat dewasa nanti.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr