Jaga kebersihan tali pusat bayi agar terhindar dari infeksi

Banyak ibu yang pertama kali memiliki bayi, takut untuk membersihkan tali pusat. Jagalah kebersihan tali pusat bayi Anda agar terhindar dari infeksi hingga terlepas dengan sendirinya.

565 views   |   1 shares
  • Tali pusat merupakan jaringan yang menghubungkan plasenta ibu dengan janin sehingga memiliki peranan penting dalam pertumbuhan janin karena berfungsi sebagai pengangkut oksigen, nutrisi dan lain-lain. Tali pusat tersusun dari 90% air dan terhubung dengan cakram intervertebral (80%) serta kartilago tulang rawan sendi (95%).

  • Sesaat setelah lahir, tali pusat akan dijepit dan dipotong. Dalam 24 jam, warna putih kebiruan pada tali pusat akan menghitam dan akan mengering hingga nantinya akan terlepas sendiri dari pusar bayi dalam 7 sampai 14 hari.

  • Tali pusat sangat sensitif dan memerlukan perawatan khusus agar tetap bersih, kering, dan terhindar dari infeksi . Banyak ibu yang pertama kali memiliki bayi, takut untuk membersihkan tali pusat. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan di rumah:

  • 1. Cuci tangan

  • Pastikan Anda mencuci tangan sebelum memandikan bayi dan membersihkan tali pusatnya.

  • 2. Badan bayi tidak direndam

  • Sebelum tali pusat terlepas, jangan memandikan bayi dengan merendamkan badannya, tetapi cukup lap untuk menjaga tali pusat tidak basah.

  • 3. Bersihkan tali pusat

  • Pada umumnya, tali pusat setelah dipotong akan dibalut dengan kain kasa. Saat ini ada dua cara untuk membersihkan tali pusat, yaitu:

    • Menggunakan alkohol. Setelah bayi selesai dilap, buka kain kasa. Ambil kain kasa yang baru, basahi dengan sedikit alkohol 70%, bersihkan tali pusat, diamkan sebentar dan tutup kembali tali pusat dengan kain kasa beralkohol. Lakukan hal ini minimal 2 kali sehari setelah bayi mandi.

    • Menggunakan air hangat. Bersihkan tali pusat secara berlahan dengan kasa yang diberi air hangat, lalu dianginkan saja hingga benar-benar kering. Hal ini dipercaya tali pusat akan cepat lepas.

  • Kedua cara tersebut memiliki cara yang sama, bersihkan tali pusat dari pangkal dengan mengangkat (bukan menarik) tali pusat dan keringkan. Tenang saja, karena bayi tidak akan merasa sakit.

  • Tentu Ibu bisa memilih cara mana yang terbaik dengan berkonsultasi dengan dokter anak Anda. Yang terpenting, ibu harus menjaga kebersihan tali pusat bayi agar terhindar dari infeksi hingga terlepas dengan sendirinya.

  • 4. Gunakan popok bayi atau newborn diapers

  • Tali pusat harus terkena udara bebas dan tidak boleh tertutup rapat kecuali jika Anda menggunakan kain kasa. Karena jika tertutup, akan memperlambat tali pusat untuk lepas bahkan infeksi. Gunakan popok bayi atau diaperskhusus untuk bayi yang baru lahir, pakaikan pada bayi tanpa menutup tali pusat.

  • Advertisement
  • 5. Waspada infeksi pada tali pusat

  • Tali pusat bayi memang terlihat seperti menggantung, jangan sekalipun Anda memegang bahkan menariknya, biarkan tali pusat lepas dengan sendirinya. Waspada jika tali pusat menunjukan tanda-tanda infeksi seperti:

    • Timbul warna kemerahan atau radang di sekitar area tali pusat.

    • Adanya pembengkakan sekitar tali pusat.

    • Keluar cairan yang berbau dan bernanah.

    • Keluar darah terus menerus.

    • Demam pada bayi.

  • Bawalah bayi Anda sesegera mungkin ke dokter anak untuk mendapatkan perawatan intensif.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Setelah melahirkan Raphael, Celerina memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan mengurus buah hatinya tanpa bantuan baby sitter. Disinilah ia kemudian menemukan passion-nya yang baru yaitu memasak khususnya menu MPASI (Makanan Pendamping ASI)

Jaga kebersihan tali pusat bayi agar terhindar dari infeksi

Banyak ibu yang pertama kali memiliki bayi, takut untuk membersihkan tali pusat. Jagalah kebersihan tali pusat bayi Anda agar terhindar dari infeksi hingga terlepas dengan sendirinya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr