Begini 4 tahap donor ASI yang benar

Tidak seperti sterilisasi, pasteurisasi tidak ditujukan untuk membunuh seluruh mikro-organisme, tapi hanya mengurangi jumlah mereka sehingga tidak dapat menyebabkan penyakit.

476 views   |   shares
  • Sama seperti kegiatan donor darah, belakangan ini kegiatan donor Air Susu Ibu semakin marak dilakukan. Sebut saja artis Jessica Iskandar yang mengaku mampu memberikan ASI-nya untuk delapan bayi sekaligus. Namun, _Indonesian Pediatric Society menghimbau kepada masyarakat agar ASI yang akan didonorkan sebaiknya harus melewati beberapa tahap pemeriksaan atau screening_ terlebih dahulu, hal ini bertujuan untuk memastikan apakah ASI tersebut betul-betul aman sebelum dikonsumsi oleh bayi.

  • Ada empat tahap screening yang perlu dilakukan untuk memastikan apakah ASI betul-betul layak konsumsi atau tidak, yaitu:

  • 1. Mengisi kuesioner

  • Pada tahap awal pemeriksaan, Pusat Layanan Kesehatan Masyarakat (PLKM) biasanya akan memberikan beberapa pertanyaan kepada ibu pendonor berkaitan dengan riwayat kesehatannya yang harus dijawab dengan jujur.

    1. Apakah pernah melakukan transfusi darah dalam kurun waktu 12 bulan terakhir.

    2. Apakah pernah melakukan transplantasi organ dalam kurun waktu 12 bulan terakhir.

    3. Apakah pernah mengonsumsi alkohol dalam 24 jam terakhir.

    4. Apakah pernah mengonsumsi obat-obatan dalam kurun waktu 24 jam terakhir, baik dengan resep dokter ataupun tidak.

    5. Apakah mengalami kekurangan gizi.

    6. Apakah memiliki ketergantungan mengonsumsi obat-obatan psikotropika.

    7. Apakah perokok aktif.

    8. Apakah pernah melakukan hubungan seksual beresiko dengan bergonta ganti pasangan, dan sebagainya.

  • 2. Pemeriksaan Laboratorium

  • Pada tahap kedua kali ini ibu pendonor akan melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui ada-tidaknya penyakit menular seperti Hepatitis, HIV/AIDS, TBC, Sifilis, dan sebagainya. Semua pemeriksaaan ini sebaiknya dilakukan di laboratorium untuk memastikan ada tidaknya varian baru dari virus yang belum pernah dijumpai sebelumnya.

  • 3. Pasteurisasi

  • Pasteurisasi adalah sebuah proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme merugikan yang terkandung dalam makanan. Tidak seperti sterilisasi, pasteurisasi tidak ditujukan untuk membunuh seluruh mikro-organisme, tapi hanya mengurangi jumlah mereka sehingga tidak dapat menyebabkan penyakit.

  • 4. Pengemasan

  • Langkah terakhir sebelum ASI dikonsumsi oleh bayi adalah proses pengemasan yang meliputi bagaimana cara pemerahan, kebersihan alat, dan penyimpanan. Maka dari itu, pendonor ASI harus menerima beberapa informasi penting sebagai berikut:

  • Advertisement
    1. Pendonor ASI wajib memperoleh pelatihan mengenai kebersihan, proses pemerahan dan penyimpanan ASI.

    2. Sebelum mengeluarkan ASI, payudara dan tangan ibu harus dicuci menggunakan sabun dan air mengalir, setelah itu baru dikeringkan menggunakan kain bersih.

    3. Jika menggunakan mesin pompa, peralatan wajib disterilkan terlebih dahulu menggunakan air panas. Jangan menggunakan pompa tipe balon karet karena sangat mudah terkontaminasi bakteri.

    4. Disarankan sebaiknya menggunakan wadah penyimpanan ASI yang terbuat dari bahan kaca daripada botol plastik berbahan dasar polypropylene atau polycarbonate.

    5. Segera simpan di lemari pendingin (freezer) jika ASI akan digunakan dalam jangka lama.

  • Indonesia hingga saat ini belum memiliki organisasi resmi yang bertugas melakukan pengawasan terhadap donor ASI. Oleh sebab itu, jika Anda berniat mendapatkan ASI dari orang lain, Anda perlu berhati-hati dan berhak mengetahui dengan pasti bagaimana riwayat kesehatan si pendonor. Bagi Anda pendonor, hendaknya Anda harus jujur karena ASI yang akan Anda berikan berpengaruh besar terhadap kondisi kesehatan buah hati orang lain. Oleh karena itu, jika memungkinkan konsultasikan terlebih dahulu segala sesuatunya dengan dokter ahli agar Anda dan buah hati Anda memperoleh jaminan kesehatan.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Begini 4 tahap donor ASI yang benar

Tidak seperti sterilisasi, pasteurisasi tidak ditujukan untuk membunuh seluruh mikro-organisme, tapi hanya mengurangi jumlah mereka sehingga tidak dapat menyebabkan penyakit.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr