Mengapa menjadi seorang Ibu sulit mempunyai "Me Time"

Siapa pun membutuhkan waktu istirahat untuk melakukan kegiatan pribadi yang menyenangkan dirinya. Nah, bagaimana dengan ibu rumah tangga? Apakah mereka juga membutuhkan yang namanya "Me Time"?

1,612 views   |   20 shares
  • "Me Time"adalah saat yang ditunggu-tunggu, terutama bagi orang yang kehidupannya padat karena pekerjaan dan kesibukan yang menimbulkan kepenatan. Siapa pun membutuhkan waktu istirahat untuk melakukan kegiatan pribadi yang menyenangkan dirinya. Nah, bagaimana dengan ibu rumah tangga? Apakah mereka juga membutuhkan yang namanya. "Me Time" ?. Tentu saja mereka perlu. Khususnya buat para ibu full time mom harus memiliki waktu khusus ini juga. "Me Time" sangat perlu untuk membebaskan diri dari rutinitas sehari-hari demi mendapatkan kesegaran kembali dalam hal berpikir dan perasaan senang tentunya. Ibu yang bahagia, tidak stres dan sehat jiwanya akan mengeluarkan dampak positif bagi dirinya sendiri, bagi suami, bagi anak dan lingkungan sekitarnya. Hubungan dengan suami dan hubungan dengan anak akan lebih bahagia dan optimal. Di waktu ini ibu bisa melakukan apa saja yang ibu ingin lakukan tanpa harus diganggu oleh urusan lainnya. Ini adalah waktu ibu yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.

  • Menjadi seorang ibu penuh waktu yang tinggal di rumah atau full time mom tidaklah mudah. Pekerjaannya tidak pernah dibayar dengan uang, tetapi harus tetap bekerja setiap hari tanpa hari libur. Pekerjaannya adalah pekerjaan yang paling mulia. Seorang ibu bertanggung jawab mengurus suami, anak, keuangan dan pekerjaan rumah lainnya. Rutinitas yang monoton dapat menimbulkan kejenuhan dan kelelahan secara fisik dan emosional. Kesibukannya mungkin membuat ibu lupa atau bahkan tidak bisa memiliki "Me Time" nya. Terkadang seorang ibu harus mengorbankan waktu spesialnya ini demi kepentingan keluarganya. Sepertinya tidak ada ruang untuk "Me Time". Sedikit berbeda dengan ibu yang masih bekerja di luar rumah, ia masih bisa bertemu dengan teman-teman, makan siang di luar, berjalan-jalan dan melakukan kegiatan yang menyenangkan. Namun, seorang ibu tetaplah seorang ibu, ia tetap mempunyai peran domestik yang menjadi tanggung jawabnya.

  • Saat belum memiliki anak, mungkin saja ibu masih memiliki waktu "Me Time". Ibu masih sempat pergi ke salon, shopping, melakukan perawatan tubuh, atau berkumpul dengan teman-teman satu geng sambil ngerumpi. Namun, bagaimana dengan ibu yang memiliki anak? Apalagi memiliki anak yang masih kecil yang masih membutuhkan penanganan khusus dari ibu selama 24 jam. Apakah ibu masih ada waktu untuk bersenang-senang seorang diri atau dengan teman-teman ibu? Sudah pasti kesempatan seperti itu agak begitu sulit didapat. Seorang wanita akan mengalami pertimbangan yang berbeda ketika mereka menikah dan telah memiliki anak. Karena mau tidak mau, prioritas utamanya adalah keluarga, ibu akan menghabiskan waktu dengan mengurus anak dan tugas rumah tangga lainnya. Meski tidak memliki banyak waktu pribadi, ibu harus tetap memiliki "Me Time". Bukan melalaikan kodrat ibu, tetapi "Me Time" juga perlu dilakukan untuk menyeimbangkan kebutuhan ibu yang belum terpenuhi.

  • Advertisement
  • "Me Time" tidak selalu harus dengan melakukan kegiatan yang dapat menguras kantong ibu. Banyak hal sederhana yang dapat ibu lakukan tanpa harus mengeluarkan uang. Jadi, tidak ada alasan bagi ibu untuk tidak punya "Me Time". Jangan sampai ibu menyepelekannya, hal buruk bisa saja terjadi. Dan yang paling sering dialami oleh ibu yang kurang memiliki "Me Time" adalah ibu akan mudah tersinggung, jika marah imbasnya pada suami dan anak, sering menggerutu, memendam depresi, merasa menyesal menjadi ibu, tidak puas dengan pernikahannya, merasa kehilangan waktu pribadinya dan keluhan-keluhan lainnya. Mulai sekarang, ibu harus pahami selain kembali bersemangat dan bergairah menjani kehidupan, bahwa memiliki kualitas "Me time" yang tercukupi akan membantu hubungan baik dengan anggota keluarga. Dan banggalah selalu menjadi seorang ibu.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Mengapa menjadi seorang Ibu sulit mempunyai "Me Time"

Siapa pun membutuhkan waktu istirahat untuk melakukan kegiatan pribadi yang menyenangkan dirinya. Nah, bagaimana dengan ibu rumah tangga? Apakah mereka juga membutuhkan yang namanya "Me Time"?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr