Lelah dengan si dia yang posesif? Hadapi dengan cara ini

Ketika pasangan Anda posesif dan terkadang membuat Anda merasa lelah, jangan khawatir! Anda hanya perlu pintar menyikapinya supaya Anda tidak makan hati, kecewa atau bahkan sedih.

4,687 views   |   20 shares
  • Mungkin ketika masih pacaran, jika pasangan Anda memiliki sifat posesif, mungkin saja Anda dapat meninggalkannya. Namun bagaimana jadinya, ketika Anda baru mengetahui bahwa pasangan Anda memiliki sifat posesif setelah menikah? Apakah Anda tetap akan meninggalkannya?

  • Menikah adalah janji suci yang tidak boleh diingkari seperti membalikkan telapak tangan. Anda telah berjanji untuk sehidup semati, dan bersedia menerima segala kekurangan pasangan dalam mengarungi bahtera rumah tangga bersama. Itu artinya Anda harus menghadapi segalanya, meskipun hal itu buruk sekalipun dan dapat menyakiti Anda.

  • Ketika pasangan Anda posesif dan terkadang membuat Anda merasa lelah, jangan khawatir! Anda hanya perlu pintar menyikapinya supaya Anda tidak makan hati, kecewa atau bahkan sedih. Untuk itu, simaklah tips mudah menghadapi pasangan yang terlalu posesif berikut ini.

  • Berikan pengertian dengan penuh kasih sayang

  • Jika pasangan Anda posesif, jangan hanya diam saja dan membiarkan dia memelihara sifat posesifnya tersebut. Karena jika Anda membiarkannya, lama kelamaan sifat posesifnya ini akan menjadi semakin besar atau bahkan berlebihan. Utarakan isi hati Anda dan berikanlah dia pengertian dengan penuh kasih sayang. Katakan padanya, bahwa sikapnya tersebut terkadang dapat membuat Anda terluka. Banyak juga orang yang tidak menyadari bahwa dirinya memiliki sifat posesif. Mungkin saja pasangan Anda tidak menyadari bahwa sifatnya tersebut sudah berlebihan dan melukai Anda. Untuk itu komunikasikanlah segalanya padanya dengan menggunakan bahasa cinta dalam menghadapi situasi seperti ini.

  • Mencoba memahaminya

  • Pengalaman masa lalu biasanya dapat menjadi penyebab seseorang menjadi posesif. Misalnya, memiliki orangtua yang berpisah karena perselingkuhan, pernah mengalami sakit hati yang mendalam dalam sebuah hubungan, dan sebagainya. Terkadang karena faktor-faktor tersebut, biasanya seseorang menjadi takut mengalami hal yang sama, sehingga membuatnya menjadi posesif untuk menjaga hubungannya saat ini. Ketika pasangan Anda posesif terhadap Anda, cobalah cari tahu mengapa dia melakukan hal ini. Jika benar dia menjadi posesif karena trauma masa lalu, berusahalah untuk pelan-pelan menyakinkannya bahwa Anda bukanlah bagian dari masa lalunya.

  • Posesif juga dapat timbul karena rasa cemas, takut bila orang yang dicintainya mengalami hal-hal yang tidak dinginkannya, dan sebagainya. Perasaan seperti ini ditimbulkan dari perasaan simpati yang begitu dalam karena cinta yang begitu besar terhadap pasangan hidupnya. Untuk itu, cobalah untuk memahaminya.

  • Advertisement
  • Berilah batasan

  • Posesif memang wajar, jika ingin melindungi orang yang dicintai. Tetapi terlalu posesif itu hanya akan memicu pada perilaku yang tidak pantas dan berlebihan. Meskipun dalam pernikahan, batasan-batasan dalam hal tertentu masih wajar dan perlu dilakukan. Misalnya, sikap posesif pasangan Anda masih dalam taraf yang biasa, tidak seperti psikopat, yang mengekang bahkan mengurung Anda di rumah. Anda pun perlu menyadari akan hal ini jika pasangan Anda sudah melewati batas dalam memperlakukan Anda. Hubungan Anda itu tidaklah sehat dan sebaiknya carilah seorang ahli untuk membantu pasangan Anda mengobati sifatnya yang terlalu posesif tersebut.

  • Sikapi sifat atau sikap pasangan Anda yang posesif dengan punuh bijaksana, jangan pernah putus asa, dan teruslah bersabar dalam menghadapinya. Yakinlah, bahwa di balik sikapnya yang posesif, dia memiliki cinta yang begitu besar terhadap Anda.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Lelah dengan si dia yang posesif? Hadapi dengan cara ini

Ketika pasangan Anda posesif dan terkadang membuat Anda merasa lelah, jangan khawatir! Anda hanya perlu pintar menyikapinya supaya Anda tidak makan hati, kecewa atau bahkan sedih.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr