Mantan pacar masih menghantui?

Anda sudah menikah, namun masih sering teringat pada mantan pacar? Hal ini sering terjadi pada pria maupun wanita, ya, meski sudah berpasangan. Namun jangan khawatir, cari penyebabnya, dan temukan cara melupakannya.

16,437 views   |   116 shares
  • Anda sudah menikah, dan merasa amat bahagia dengan pernikahan Anda. Tiba-tiba, mantan pacar kembali muncul. Entah tak sengaja bertemu, atau tiba-tiba ia mengontak Anda kembali untuk sekadar "Say Hello". Dan menyebabkan Anda kembali tenggelam dalam kenangan masa lalu bersamanya.

  • Mungkin masih wajar jika kenangan tersebut muncul sesaat, kemudian pergi lagi. Namun, bagaimana jika kenangan tersebut seakan-akan betah saja tinggal didalam benak Anda? Sebenarnya Anda tidak perlu berpikir macam-macam, karena kenangan mantan itu wajar muncul. Yang perlu Anda tahu, kenangan tersebut hanyalah sebagian memori yang kerap hilang dan muncul kembali. Dan penyebab umumnya ada beberapa faktor, yakni:

  • Masih ada rasa sakit hati

  • Jika Anda adalah pihak yang diputuskan, Anda akan lebih sulit move on ketimbang pihak yang memutuskan. Karena masih ada rasa kecewa dan tidak terima. Hal ini terkait harga diri dan rasa penasaran yang belum terjawab. Ya, terutama jika Anda diputuskan tanpa kejelasan

  • Mantan punya kelebihan dibandingkan pasangan

  • Setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan dalam dirinya. Hal yang manusiawi saat seseorang masih suka membanding-bandingkan kelebihan yang dimiliki mantan, dan tidak dimiliki pasangannya kini.

  • Alasan putus bukan karena tidak lagi ada cinta

  • Putus dalam keadaan yang masih saling menyayangi, biasanya membuat perasaan tidak terima semakin kuat. Hal ini biasanya terjadi karena perbedaan agama, atau masalah keluarga. Ini yang menyebabkan seseorang lebih sulit move on dari mantannya, dan bahkan menjadi salah satu akar perilaku membanding-bandingkan antara mantan dan pasangan kini.

  • Terlanjur memberikan segalanya

  • Anda sudah begitu banyak berkorban baik fisik maupun batin, ternyata pada akhirnya harus berpisah. Hal ini biasanya membuat penyesalan yang kuat dan berandai-andai. Apalagi jika hubungan Anda dengan pasangan kini sedang mengalami konflik.

  • Ya, hal ini memang bisa saja terjadi, dan wajar. Menjadi kesalahan jika Anda melanjutkan kenangan ke tahap selanjutnya. Karena Anda sudah menikah. Seperti yang ditulis oleh David Wygant di laman Huffingtonpost.com. "Saat Anda sudah menemukan pasangan yang cocok, dan hubungan yang menyenangkan, tiba-tiba saja mantan muncul. Entah bagaimana, tiba-tiba ia menelepon dan mengirim pesan singakat. Ajaib!"

  • Sepertinya mantan ditakdirkan untuk muncul di saat yang salah, dan entah bagaimana kok dirinya seolah tahu bahwa ia berada dalam posisi yang sempurna untuk menghancurkan hubungan Anda yang kini sudah berjalan dengan baik. Jadi, jika hal ini terjadi, apa yang harus dilakukan?

  • Advertisement
  • Menurut Wygant, kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh kita adalah tidak memberikan ketegasan pada si mantan yang tiba-tiba muncul lagi itu. Tidak bisa dengan jelas mengatakan "TIDAK" akan tawarannya pergi. Atau menolak teleponnya. Dengan alasan sederhana "Tidak ingin menyakiti perasaan si mantan".

  • Tindakan seperti ini, tidak tepat, menurutnya. Menolak dengan halus, tidak tegas dan tidak bisa mengungkapkan dengan penuh kejelasan bahwa kita tidak menginginkannya lagi, akan merugikan banyak pihak. Si mantan, Anda dan tentunya hubungan yang kini sedang Anda jalani. Ada empat alasan mengapa Anda harus benar-benar terbuka pada si mantan:

    1. Si mantan akan terus percaya bahwa masih ada kesempatan untuk kembali lagi pada Anda. Ya, kecuali Anda sudah dengan tegas mengungkapkan ketidakinginan. Anda harus jujur mengatakan padanya bahwa takkan ada lagi kesempatan kedua, ketiga, atau keseribu untuk dia. Jelaskan bahwa kini Anda sudah bahagia, dan tidak menginginkannya lagi.

    2. Anda merasa takut, kejujuran akan membuat perasaan si mantan terluka. Ok. Jadi, sebaiknya Anda jujur padanya, sejak tanda-tanda ia akan mendekati lagi muncul. Jangan menunda-nunda, dengan alasan takut menyakitinya. Sebab, dengan mengulur waktu, dan membiarkan ia mendekati Anda lagi, justru akan membuat dia semakin terluka. Sebab, ia sudah tenggelam lagi dengan perasaan sayangnya pada Anda. Katakan "tidak" dengan jelas, sejak dini.

    3. Anda menyakiti diri sendiri. Melepaskan masa lalu, melepaskan segala kenangan dengan mantan pacar adalah sesuatu yang wajib dilakukan jika Anda memang ingin menjalani hubungan baru yang bahagia dengan seseorang. Ingatlah alasan mengapa ia menjadi mantan. Ya, mantan adalah mantan. Lupakanlah dirinya, dan berhenti menyakiti perasaan sendiri, terus menerus.

    4. Anda menghancurkan pernikahan Anda sendiri. Ingatlah bahwa setiap kali si mantan merebut perhatian Anda, maka setiap kali itupun Anda menyakiti pasangan dan merusak hubungan pernikahan. Tidak ada alasan apapun yang memperbolehkan mantan kembali menjadi bagian dari hidup Anda, dan merusak ikatan suci pernikahan.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Mantan pacar masih menghantui?

Anda sudah menikah, namun masih sering teringat pada mantan pacar? Hal ini sering terjadi pada pria maupun wanita, ya, meski sudah berpasangan. Namun jangan khawatir, cari penyebabnya, dan temukan cara melupakannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr