Menyemarakkan Waktu Makan Malam

Sesederhana makan malam keluarga bila diolah sedemikian rupa dapat menjadi suatu kenangan seumur hidup.

685 views   |   1 shares
  • “Perlihatkan perlakuan rasa hormat dan santun terhadap anggota keluarga kepada teman-teman dekat di luar lingkungan keluarga. Pastikanlah untuk tetap santun.”

  • Sementara keluarga Anda mungkin tidak memiliki masalah serius dengan tata krama atau membahas “sesuatu yang menjijikan” di waktu makan, masih ada cara lain untuk memperbaiki suasana makan malam keluarga.

  • Contohnya, setelah menggunakan sejam mempersiapkan makanan, Anda mungkin ingin mengumpulkan anggota keluarga untuk waktu mempererat hubungan di sekeliling meja makan – daripada setiap orang membisu. Anda membayangkan dalam angan-angan Anda ada keriangan dan percakapan yang seru, tetapi sebaliknya apa yang Anda dengar adalah suara berdentangnya sendok dan piring.

  • Kadang-kadang, setelah kerja sepanjang hari dan sekolah, setiap orang mungkin sudah lelah, atau bahkan sedikit kesal. Jika Anda sedang mencari tradisi baru untuk mempererat keluarga dalam percakapan di sekeliling meja makan, berikut ini adalah beberapa ide.

  • Baik/Buruk

  • Setiap hari berbeda, dan membicarakan tentang apa yang terjadi hari itu dapat mencerahkan beberapa pembahasan yang menarik. Daripada sekadar bertanya “bagaimana hari Anda tadi?” beberapa keluarga berbagi cerita tentang saat-saat ‘baik’ dan ‘buruk’ hari-hari mereka. Saat-saat ‘baik dan buruk’ biasanya cukup sederhana: dari mulai memperoleh nilai bagus ulangan hingga liburan sekolah yang segera tiba. Pastikan Anda menjawab untuk setiap orang secara individu dan setiap orang memiliki kesempatan berbagi cerita saat-saat terbaik dan terburuk mereka.

  • Bejana Makan Malam

  • Bejana ini baik untuk semua umur dari anak-anak yang gaduh hingga orang dewasa. Bejana Makan Malam berisikan potongan kertas dengan pertanyaan. Edarkan bejana tersebut keliling meja makan dan pembahasan akan terjadi secara alami. Pertanyaan-pertanyaan dapat berkisar dari sesuatu yang lucu hingga yang serius, atau sejenis pertanyaan “mungkin Anda lebih baik”. Permainan ini baik untuk saling berkenalan lebih akrab dan tertawa bersama.

  • Memulai sebuah cerita bersama

  • Mintalah seseorang memulai suatu cerita, dan selanjutnya disambung berkeliling meja makan. Tak lama kemudian keluarga Anda telah menciptakan tokoh dan alur cerita yang mungkin tak terpikirkan oleh Anda sendiri. Setelah makan malam, Anda dapat menuliskan cerita tersebut untuk disimpan dan meminta anak-anak memperpanjang juga.

  • Menurut survei yang dilakukan Welch, tentang keluarga yang makan bersama, 84 persen mengatakan bahwa pengalaman itu merupakan bagian yang paling disenangi di hari mereka. Anda menyediakan tempat untuk bersenang-senang dan bersantai dengan beberapa ide ini … dan Anda akan meninggalkan banyak kenangan di sepanjang jalan.

  • Advertisement
  • “Tidak ada keluarga yang demikian sibuknya sehingga mereka tidak dapat berkumpul di malam hari untuk bersantap bersama, yang akan memberi anggota keluarga sesuatu yang membahagiakan untuk dikenang,” kata narator itu.

  • Enam puluh tahun kemudian, pernyataan ini bahkan masih terasa kebenarannya. Gunakan sedikit waktu dan usaha untuk menyajikan saat-saat penuh tawa dan kasih di sekeliling meja makan malam.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Effian Kadarusman dari artikel asli “Spicing up dinner time” karya Alysa Kleinman.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Alysa Kleinman is a journalism student at Brigham Young University and an intern at Deseret Digital Media.

Menyemarakkan Waktu Makan Malam

Sesederhana makan malam keluarga bila diolah sedemikian rupa dapat menjadi suatu kenangan seumur hidup.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr