Hal-hal yang dirindukan setelah menikah

Menikah adalah kebahagiaan. Namun, dalam perjalanannya banyak hal yang bisa membuat pernikahan menjadi menjemukan. Di saat-saat seperti itu, kita kerap merindukan masa-masa sebelum menikah.

1,549 views   |   2 shares
  • Pernikahan adalah hubungan yang seharusnya berlaku seumur hidup. Namun, karena demikian aturannya, maka seringkali kita yang menjalaninya merasakan hambar atau bosan. Ya, karena bertemu, menghabiskan waktu, dan menjalani hal terbanyak dalam kehidupan bersama orang yang sama.

  • Di saat kejenuhan melanda, biasanya banyak kebiasaan sebelum menikah yang dirindukan, bukan? Apa sajakah itu?

  • Berbelanja

  • Wanita biasanya merindukan saat-saat mencari pakaian dan aksesoris terbaik untuk berkencan. Sebab dalam pikirannya, pakaian bagus selama kencan adalah investasi dan akan membuka kesempatan berikutnya. Hal ini amat dirindukan, apalagi mengingat jika sudah menikah, ada begitu banyak hal yang lebih diprioritaskan ketimbang baju baru.

  • Saat-saat berkencan

  • Pria biasanya juga merindukan saat-saat berkencan dengan sang pacar. Datang ke rumah si wanita, meminta izin pada orangtuanya, lalu mengajaknya berpetualang dalam sebuah kencan romantis. Setelah menikah, perkara kencan biasanya jarang lagi terjadi.

  • Sesi Obrolan para gadis

  • Bersantai di hari libur sambil mengobrol nalor ngidul dengan teman-teman perempuan selalu terasa seru. Apalagi dengan topik 'panas' cara menaklukan pria dan bercerita seputar masalah seksual sambil berhaha hihi. Hal yang setelah menikah jadi sulit terjadi.

  • Menghabiskan waktu untuk hobi

  • Sebelum menikah, para pria biasanya bisa menghabiskan akhir pekan dengan bermain futsal, billiard, atau nongkrong di bengkel seharian penuh. Namun setelah menikah, hal itu mau tak mau jadi sangat berkurang. Bahkan hampir tidak pernah, karena harus mengingat posisinya sebagai kepala keluarga.

  • Tidak perlu mengalah saat menonton

  • Untuk yang satu ini, mungkin dialami oleh pria dan wanita. Sebab, sebelum menikah, biasanya kita bisa menonton televisi atau film apapun tanpa harus berbagi dan mengalah dengan siapapun. Sementara sejak menikah, ada kalanya (atau seringkali) kita harus mengalah pada tayangan yang dipilih pasangan.

  • Bersikap cuek

  • Sebelum menikah, kita bisa lebih cuek. Misalnya di hari libur, bisa bangun jam berapapun. Atau untuk para pria, bisa berpenampilan sesuka hati kita. Namun sejak menikah, biasanya bangun siang lebih sulit, apalagi jika sudah memiliki anak. Berpakaian pun jadi harus lebih diperhatikan.

  • Rasa tegang Mendapatkan sang pujaan hati

  • Bagi semua lajang, petualangan menantang untuk merebut hati seorang pria atau wanita saat berjalan-jalan dengan teman-teman, adalah sesuatu yang menegangkan dan amat seru. Begitu juga dengan kencan buta dengan seseorang yang dikenal lewat chatting.

  • Advertisement
  • Menatap lawan jenis yang lewat di depan mata

  • Sebelum menikah, kita bisa bebas menatap lawan jenis tampan atau cantik yang lewat didepan mata. Setiap lajang pasti pernah melakukannya. Namun saat sudah menikah, hal ini tentu saja tidak bisa lagi dilakukan, karena harus menjaga perasaan pasangannya.

  • Masalah finansial

  • Kaum pria biasanya merindukan saat di mana mereka bisa bebas membeli apapun yang disukainya. Tanpa memikirkan siapapun. Sementara semenjak menikah, banyak istri yang gemar mengomeli suami jika membeli barang yang tak terlalu penting.

  • Serunya memulai hubungan baru

  • Kebanyakan wanita merindukan masa lajang saat belum mengetahui pasti siapa yang akan menjadi suami. Jadi, saat-saat berhubungan dengan seseorang, semua telepon, pesan singkat dan obrolan menjadi cara untuk kita mempelajari sesuatu yang baru tentang dirinya. Setelah menikah, pesan-pesan dan kata-kata lucu romantis yang dulu mendebarkan, semakin jarang terjadi.

  • Ya memang, setelah menikah, kita kerap merasa bahwa perjuangan dan usaha untuk mendapatkan cinta sang pujaan hati sudah selesai. Benar? Hal ini yang kemudian menimbulkan rasa bosan atau kurang diperhatikan oleh pasangan. Ini jadi hal yang membedakan indahnya hubungan pacaran dengan realita setelah menikah.

  • Maka, jika sudah merasakan hal-hal yang dirindukan sebelum menikah, karena hubungan pernikahan mulai terasa membosankan, ada baiknya taktik lajang yang dirindukan tersebut diterapkan kembali pada pasangan. Mungkinkah hal itu dilakukan lagi? jika memungkinkan, obrolkan dengan pasangan dan cari jalan keluar agar bisa terealisasi.

Bantu kami menyebarkan

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Hal-hal yang dirindukan setelah menikah

Menikah adalah kebahagiaan. Namun, dalam perjalanannya banyak hal yang bisa membuat pernikahan menjadi menjemukan. Di saat-saat seperti itu, kita kerap merindukan masa-masa sebelum menikah.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr