Mencari pasangan terbaik. Yakin ada?

Tidak akan ada orang yang sempurna, maka kini banyak orang mencari pasangan terbaik. Lalu, benarkah, ada wujud pasangan yang terbaik itu? Akankah ia selamanya menjadi yang terbaik, meski apa pun yang terjadi, sepanjang pernikahan?

3,454 views   |   17 shares
  • Sebelum menikah, Anda pasti telah menetapkan kriteria tersendiri dalam memilih calon pasangan. Apa saja kriteria Anda? Semua dari kita pasti telah memahami konsep tak ada yang sempurna, jadi kriteria hanya bergeser sedikit jadi "ingin memiliki pasangan yang terbaik."

  • Tapi, benarkah ada yang terbaik untuk kita? Atau kita bisa menjadi yang terbaik bagi orang lain? Mari ibaratkan proses pemilihan ini seperti halnya memilih produk rumah tangga. Dari satu rak yang menjual produk dengan kegunaan sama, Anda akan memilih salah satu untuk menjadi andalan di rumah.

  • Apa kriteria Anda memilih produk itu? Apakah harumnya yang lembut, teksturnya yang tidak membuat kulit menjadi pecah-pecah, atau daya bersihnya yang maksimal? Lalu pilihan Anda jatuh pada produk A, yang menurut Anda sebagai produk terbaik, kemudian menggunakan produk tersebut selama beberapa waktu. Tiba-tiba, muncullah produk baru.

  • Iklannya amat menjanjikan, promosinya amat gencar, bahkan memberi diskon-diskon yang menggiurkan. Anda lalu mencobanya, kemudian ternyata produk baru ini memang lebih baik ketimbang yang sebelumnya telah Anda gunakan. Lalu Anda memutuskan untuk beralih.

  • Ya, selalu ada langit di atas langit. Kata terbaik versi Anda itu bisa dengan mudah gugur begitu saja saat ada tawaran lain yang lebih baik. Sama dengan memilih jodoh, apakah Anda yakin bahwa ia adalah yang terbaik? Terbaik dari siapa? Kriteria apa yang membuat Anda merasa bahwa ia adalah pasangan terbaik buat Anda?

  • Menurut saya, tidak ada lelaki terbaik, dan tidak ada juga perempuan terbaik, bagi siapapun. Semua orang punya kebaikan dan keburukannya masing-masing yang harus kita terima satu paket,saat memutuskan untuk menjadi pasangannya seumur hidup. Saat menikah karena merasa bahwa kriteria terpentingnya adalah memilih yang terbaik, dari semua yang ada, maka takkan ada habisnya.

  • Kita hidup di dunia yang sangat ramai, selalu ada hal baru yang membuat kita tertarik, dan kemudian beralih. Inilah sebabnya, takkan ada sosok yang terbaik, bagi setiap orang. Lagipula setiap orang pasti berubah, maka bukan tidak mungkin ia yang tadinya terpilih menjadi yang terbaik, tiba-tiba berubah dan menjadi sosok yang tidak anda idamkan sama sekali.

  • Lalu harus bagaimana?

  • Ingatlah sesuatu bahwa pernikahan adalah institusi. Hal terpenting yang harus dilakukan adalah bekerja sama.

  • Menikahlah dengan seseorang karena tekad dan niatnya bagi diri sendiri, Anda dan keluarga kecil Anda. Lalu berbahagialah dengan apa pun yang terjadi nantinya. Melakukan kompromi, negosiasi dan kemudian menerapkannya dalam tindakan kerja sama yang seimbang, akan membantu Anda dan pasangan untuk lebih fokus pada hubungan, dan komitmen di dalamnya. Hal ini amat penting untuk mempertahankan hubungan.

  • Advertisement
  • Melewati setiap halang rintang pernikahan karena punya satu visi dan misi yang ingin dijalankan bersama. Anda dan dirinya akan saling menyayangi dalam porsi seimbang. Tidak ada tuntutan yang membebani perasaan, yang ada hanyalah kesadaran akan peran masing-masing, dalam institusi pernikahan ini.

  • Masing-masing akan mampu mendedikasikan diri dalam kehadiran, kesadaran dan perhatian, selama-lamanya. Bukankah ini keindahan dari pernikahan?

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Mencari pasangan terbaik. Yakin ada?

Tidak akan ada orang yang sempurna, maka kini banyak orang mencari pasangan terbaik. Lalu, benarkah, ada wujud pasangan yang terbaik itu? Akankah ia selamanya menjadi yang terbaik, meski apa pun yang terjadi, sepanjang pernikahan?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr