Pentingnya mengenal bahasa cinta

Setiap orang punya cara tersendiri untuk mengekspresikan rasa cintanya kepada pasangan. Bukan hal yang salah, namun seringkali menimbulkan konflik karena biasanya ada pihak yang merasa tidak dicintai. Padahal tidak demikian.

3,002 views   |   5 shares
  • Definisi sayang untuk setiap orang tidak selalu sama karena kita dibesarkan dari lingkup yang berbeda-beda. Lalu mengapa dalam hubungan pernikahan sering terjadi salah komunikasi mengenai apa yang dirasakan, hingga muncul pertanyaan: "Sebenarnya dia sayang atau enggak sih?" Pertanyaan sederhana, namun kerap menimbulkan konflik dalam suatu hubungan.

  • Menurut jurnal psikologi di laman pranikah.org, kebanyakan masalah dalam hubungan terjadi karena kita mengekspresikan rasa cinta kepada pasangan sesuai dengan bagaimana kita ingin dicintai. Bukan dengan cara bagaimana pasangan ingin dicintai. Perbedaan cara menyayangi inilah yang seringkali memunculkan perasaan tidak dicintai. Ketika perasaan ini disampaikan, seringkali juga membuat pasangan merasa usaha untuk menyampaikan rasa sayangnya itu tidak dighargai.

  • Dr. Gary Chapman, seorang konselor perkawinan, dalam bukunya "The Five Love Language" mengemukakan lima cara bagaimana seseorang mengekspresikan bahasa cinta. Apa saja?

  • 1. Waktu yang berkualitas

  • Untuk orang yang memiliki preferensi ini, perhatian penuh pada dirinya akan membuat ia merasa dicintai. Aspek terpenting adalah "kebersamaan": menunjukkan kasih sayang dan menikmati kegiatan bersama.

  • Meluangkan waktu yang berkualitas dapat berupa saling mendengarkan, saling membuka diri dan melakukan kegiatan bersama yang disukai.

  • 2. Hadiah

  • Ini dapat dilakukan ketika Anda memiliki pasangan yang menyenangi hadiah dan kejutan. Memberi hadiah merupakan bahasa cinta yang paling mudah dipelajari. Namun, bukan berarti pasangan Anda materialistis ya.

  • Orang yang memiliki bahasa cinta ini sebenarnya lebih melihat kesungguhan dan usaha yang dilakukan dibalik hadiah dan kejutannya. Karena itu, hadiah yang diberikan tidak harus sesuatu yg mahal. Bisa juga dalam bentuk hasil karya atau kehadiran pada momen penting.

  • 3. Kata-kata afirmasi

  • Untuk orang dengan bahasa cinta ini kata "action speaks louder than words" seringkali tidak berlaku. Jadi, selain perilaku, ungkapan verbal "aku sayang kamu" dalam bahasa apa pun akan membuat dia merasa dicintai. Misalnya, kata-kata yang membesarkan hati, ungkapan dengan nada lembut atau pujian.

  • 4. Sentuhan fisik

  • Sentuhan merupakan cara yang sangat efektif dalam mengkomunikasikan cinta, terutama bila sesuai dengan harapan pasangan. Tidak selalu berhubungan dengan hubungan intim, namun, bisa berarti sentuhan-sentuhan kecil seperti memegang tangan, memeluk, memberikan ciuman ringan di kening.

  • Advertisement
  • 5. Perilaku membantu

  • Pada umumnya istri bertanggung jawab mengurus rumah tangga, anak dan melayani suami. Padahal banyak istri yang berharap suami juga ikut membantu mereka. Pemberian bantuan atau 'servis' akan memperkuat cinta bila dilakukan dengan senang hati (bukan karena rasa bersalah atau terpaksa) dan atas dasar permintaan (bukan perintah atau ancaman).

  • Setelah mengetahui bahasa cinta ini, coba kenali bahasa cinta Anda dan pasangan. Memang, ini bukan berarti hubungan Anda akan lepas dari konflik, karena tetap saja ini semua melibatkan adanya perubahan dan kebiasaan baru yang membutuhkan waktu. Misalnya, Anda memiliki bahasa cinta "sentuhan fisik", sementara pasangan Anda adalah orang yang tidak terbiasa dengan sentuhan. Nah untuk itulah pentingnya komunikasi yang saling timbal balik.

Bantu kami menyebarkan

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Pentingnya mengenal bahasa cinta

Setiap orang punya cara tersendiri untuk mengekspresikan rasa cintanya kepada pasangan. Bukan hal yang salah, namun seringkali menimbulkan konflik karena biasanya ada pihak yang merasa tidak dicintai. Padahal tidak demikian.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr