Pasangan tidak dewasa? Akankah pernikahan menjadi tidak bahagia?

Meskipun pasangan Anda tidak dewasa atau terkadang masih kekanak-kanakan, bukan berarti pernikahan Anda berdua tidak dapat bahagia. Anda hanyalah perlu menyikapinya dengan cara yang positif,

1,851 views   |   3 shares
  • Memiliki pasangan yang tidak dewasa terkadang sering menjadi penghambat dalam sebuah hubungan. Beberapa orang yang mengalami ini, akhirnya memilih untuk meninggalkan pasangannya yang tidak dewasa, karena merasa bahwa hubungan yang telah dijalaninya tidak pernah dijalani dengan serius dan tidak memiliki masa depan. Lalu bagaimana jadinya, jika Anda telah menikah, dan Anda baru menyadari bahwa pasangan Anda ternyata masih kekanak-kanakan? Bagaimana dengan janji pernikahan yang telah Anda ucapakkan untuk menerima dia apa adanya dan hidup bersamanya hingga maut memisahkan?

  • Sifat kekanak-kanakan adalah bawaan dari lahir. Dan Anda tidak dapat mengubah pasangan Anda untuk menghilangkan sifat bawaannya tersebut. Meskipun pasangan Anda tidak dewasa atau terkadang masih kekanak-kanakan, bukan berarti pernikahan Anda tidak dapat bahagia. Anda hanyalah perlu menyikapi dengan cara yang positif, seperti cara-cara berikut ini.

  • 1. Jangan mudah tersinggung

  • Orang yang memiliki sifat kekanak-kanakan, biasanya selalu berbicara apa adanya tanpa pernah menyaring perkataannya terlebih dahulu. Mereka selalu bicara jujur apa adanya meskipun ucapannya itu menyakiti orang lain. Ketika pasangan Anda demikian, ingatlah bahwa dia sebenarnya tidak menyadari hal ini. Meskipun kata-katanya berlebihan atau bahkan menyinggung Anda, jangan pernah memasukannya ke dalam hati. Anggap saja perkataannya itu hanya angin lalu. Dengan Anda bersikap seperti ini, Anda justru telah berhasil menghindari masalah dalam pernikahan Anda. Tetapi, ingat pula, jika kata-kata pasangan Anda salah, berbicaralah padanya dari hati ke hati tanpa emosi, agar dia pun dapat menyadari kesalahannya

  • 2. Jangan pernah bosan mengingatkannya

  • Jangan menyerah dengan keadaan dan hanya membiarkan sesuatu yang tidak Anda sukai terus terjadi. Teruslah mengingatkan pasangan Anda, setiap kali dia melakukan sesuatu hal yang kekanak-kanakan dan tidak Anda sukai. Misalnya, ketika dia libur, seharian dia hanya mau bermain game tanpa membantu Anda sama sekali dengan pekerjaan-pekerjaan rumah, atau menggangu Anda di saat Anda sedang serius melakukan hal penting. Bercanda boleh saja, tetapi jangan berlebihan. Untuk itu, jangan pernah bosan untuk mengingatkannya bahwa sikapnya tersebut tidaklah baik, dan katakana padanya, jika sikapnya itu dapat memberikan pengaruh buruk pada anak-anak dan pernikahan Anda berdua.

  • 3. Menjadi anak-anak

  • Sekali-sekali biarkan dia yang memimpin Anda. Misalnya, jika Anda berdua menghadapi masalah, pura-puralah tidak tahu harus berbuat apa seperti anak-anak yang sangat polos, meskipun Anda tahu solusinya sekalipun. Berikan dia tekanan, dan perlihatkan bahwa Anda sangat membutuhkannya. Dengan begitu, diharapkan dia akan menjadi lebih serius menghadapi masalah tersebut secara dewasa demi Anda.

  • Advertisement
  • Jangan hanya melihat sisi negatif pasangan Anda bahwa dia tidaklah dewasa. Lihat juga sisi positifnya, bahwa orang yang memiliki sifat kekanak-kanakkan ini kadang-kadang dapat membuat Anda tersenyum terutama ketika Anda membutuhkannya. Sebenarnya, meskipun seseorang memiliki sifat kekanak-kanakan yang lebih besar dari sifat dewasanya, tanpa dia sadari, dia tetaplah memiliki sisi dewasa dalam dirinya. Dan ingatlah pula bahwa dalam sebuah pernikahan, setiap kelemahan pasangan Anda seharuslah menjadi kelebihan Anda.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Pasangan tidak dewasa? Akankah pernikahan menjadi tidak bahagia?

Meskipun pasangan Anda tidak dewasa atau terkadang masih kekanak-kanakan, bukan berarti pernikahan Anda berdua tidak dapat bahagia. Anda hanyalah perlu menyikapinya dengan cara yang positif,
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr