Cinta saja tidak cukup membuat pernikahan bahagia

Memang tanpa cinta, menjalani hari-hari pernikahan akan terasa sulit. Namun cinta yang Anda miliki bukan segalanya yang menjamin kebahagiaan pernikahan.

6,702 views   |   42 shares
  • Memang tanpa cinta, menjalani hari-hari pernikahan akan terasa sulit. Namun cinta yang Anda miliki bukan segalanya yang menjamin kebahagiaan pernikahan. Anda bisa jatuh cinta berulang-ulang kali dengan pasangan Anda. Tetapi ingat, rasa cinta yang dimiliki seseorang sebelum dan sesudah menikah tidaklah sama. Bahkan ada juga yang kadar cintanya berkurang setelah menikah, hal ini disebabkan karena masing-masing pasangan akan mengalami perubahan peran dan tanggung jawab yang lebih dipikirkan selain memadu cinta seperti waktu pacaran dulu.

  • Konflik dan perselisihan yang akan terjadi sedikit demi sedikit dapat mengikis cinta yang ada. Jika Anda tidak memiliki kunci dan pegangan yang lain selain rasa cinta tersebut, kemungkinan ketika masalah datang menghampiri hubungan pernikahan Anda, Anda akan mudah jatuh. Berikut 11 hal yang dapat Anda lakukan untuk mempertahankan pernikahan agar bahagia, selain bekal cinta yang dapat Anda berikan kepada pasangan kita :

  • 1. Selalu jadikan komitmen pernikahan sebagai kunci pernikahan Anda

  • Saat pertengkaran datang, ingatlah saat penting tersebut, di mana Anda dan pasangan berjanji untuk setia bersama dalam keadaan susah maupun bahagia.

  • 2. Melakukan tanggung jawab masing

  • Sebelum menikah suami belum mempunyai tanggung jawab sebagai pencari nafkah, dan istri pun belum bertanggung jawab dalam urusan rumah tangga. Nah, ketika masuk dalam dunia pernikahan, masing-masing pihak akan dibebani dengan peran dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan baik. Ketika suami istri berhasil menuntaskan setiap tanggung jawabnya, kesejahteraan keluarga akan terpenuhi.

  • 3. Tetap menjaga penampilan sangatlah penting untuk diperhatikan

  • Kebanyakan pasangan setelah menikah bahkan memiliki anak, mereka merasa tidak perlu lagi menjaga penampilan. Pernyataan itu salah besar. Memberikan penampilan terbaik dan menjaga bentuk tubuh agar tetap ideal akan meningkatkan rasa kepercayaan diri Anda dan pasangan seperti sebelum menikah.

  • 4. Jangan berusaha mengubah pasangan

  • Kekurangan dan kebiasaan buruk pasangan akan semakin terlihat seiring berjalannya waktu pernikahan. Bahkan Anda sendiri tidak pernah menyangka pasangan Anda bisa seperti itu. Ketika kekurangan itu menjadi masalah bagi Anda, pernahkah Anda berpikir, mengapa aku bisa mencintai orang seperti ini ya?. Penyesalan Anda tidak ada gunanya. Daripada fokus untuk mengubah kekurangan dan kebiasaan buruknya, lebih baik fokuslah pada kelebihannya.

  • Advertisement
  • 5. Berkomunikasilah dengan bahasa yang tepat apapun keadaannya

  • Berusahalah untuk berbicara pada pasangan Anda dengan baik menggunakan bahasa yang tepat. Sikap Anda itu, akan membuat pasangan lebih menghargai Anda. Walaupun pasangan Anda sangat mencintai Anda, tetapi jika Anda bisanya berbicara kasar, membentak, lama kelamaan pasangan Anda jadi jenuh juga.

  • 6. Cobalah mengalah jika pertengkaran itu datang

  • Akan sangat sulit mengalah pada saat terjadi keributan. Anda dan pasangan mungkin akan merasakan emosi yang sama. Sehingga yang terjadi, Anda berdua berusaha mendapatkan pembenaran diri. Mengalah bukan berarti Anda salah dan kalah. Mengalah adalah cara singkat untuk menyudahi pertengkaran berlanjut. Ketika pertengkaran datang, cinta seakan hilang.

  • 7. Ketika pasangan melakukan kesalahan, tegurlah dengan kasih

  • Tidak ada manusia yang sempurna. Jadi, jika pasangan melakukan kesalahan yang membuat hati Anda hancur dan kecewa, jangan terburu-buru menyudutkannya dengan kata-kata yang kasar. Kesalahan memang tidak bisa dibiarkan begitu saja, namun Anda bisa menegurnya dengan kasih, sehingga ia dapat menyadari dan berjanji tidak mengulangi kesalahannya lagi.

  • 8. Keterbukaan dalam segala hal

  • Cinta yang dilandasi ketidakjujuran tidak berarti apa-apa. Ketidakjujuran seperti penyakit dalam pernikahan, yang lama kelamaan akan menggerogoti kebahagiaan Anda berdua. Cobalah untuk terbuka dalam segala hal yang menyangkut hubungan rumah tangga Anda, seperti terbuka dalam masalah perasaan, keuangan, pekerjaan, dan hubungan sosial.

  • 9. Kehidupan seks yang sehat

  • Kehidupan seks yang sehat adalah kebutuhan setiap pasangan suami istri. Pemenuhan kebutuhan biologis yang tercukupi dan saling memuaskan, akan meningkatkan kehangatan hubungan Anda berdua.

  • 10. Saling menjaga hubungan sosial

  • Saling menjaga hubungan dengan keluarga kedua belah pihak adalah faktor pendukung hubungan pernikahan Anda. Menjaga keakraban dengan keluarga lain selain keluarga inti dalam rumah tangga Anda perlu Anda tingkatkan juga. Karena terkadang dalam masa sulit, Anda akan membutuhkan dorongan dan bantuan dari keluarga.

  • 11. Musyawarah untuk pengambilan keputusan secara bersama

  • Beda pendapat dalam menentukan suatu keputusan pasti sering terjadi. Baik itu keputusan untuk membeli mobil, pendidikan anak, atau di mana Anda tinggal. Keputusan-keputusan seperti itu harus dibicarakan secara bersama-sama. Jika Anda berdua belajar menjadi bijaksana tanpa memikirkan keegoisan pribadi, musyawarah tersebut akan berhasil.

  • Advertisement
Bantu kami menyebarkan

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Cinta saja tidak cukup membuat pernikahan bahagia

Memang tanpa cinta, menjalani hari-hari pernikahan akan terasa sulit. Namun cinta yang Anda miliki bukan segalanya yang menjamin kebahagiaan pernikahan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr