Bercerai adalah solusi, atau membuat masalah baru?

Banyak pasangan yang terlalu sering bertengkar dan tak jua berujung pada solusi, pada akhirnya merasa menyerah dan memutuskan untuk bercerai. Namun benarkah perceraian adalah solusi? Jangan-jangan hanya menambah masalah baru..

1,283 views   |   10 shares
  • Anda sudah merasa amat buntu dengan pertengkaran yang terjadi dengan pasangan, namun solusi tak juga nampak? Segala hal, sepertinya sudah dilakukan untuk memperbaiki ritme hubungan Anda dengannya, namun selalu tak berhasil. Apakah kini Anda sudah berada dalam tahap ingin berpisah saja, dan menjalani hidup masing-masing?

  • Sebaiknya pikirkan lagi dari segala aspek, sebelum Anda membuat keputusan untuk bercerai.

  • Hal ini pernah diungkapkan oleh psikolog keluarga Anna Surti Ariani. Ia mengatakan bahwa, ketidakharmonisan dalam rumah tangga bisa saja berujung perceraian. Namun, sebelum memutuskan cerai, pertimbangkanlah beberapa hal:

  • Pertama, apapun yang terjadi pada Anda dan pasangan berpengaruh pada anak, seumur hidupnya. Wah, hal ini memang harus menjadi hal pertama yang Anda pikirkan. Sebab masa depan Anak, sebetulnya merupakan tanggung jawab Anda dan pasangan. "Bagi Anda, pernikahan adalah momen. Sementara bagi anak, pernikahan orangtuanya adalah seluruh hidupnya," katanya.

  • Hal kedua yang harus dipertimbangkan, adalah memahami benar bahwa 3-5 tahun pertama pernikahan adalah waktunya membangun fondasi perkawinan. Inilah waktunya Anda dan pasangan belajar menjadi suami dan istri. Maka, pada masa ini, sangat mungkin terjadi pertengkaran besar. Ya, jadi, jika pernikahan Anda masih dalam rentang waktu tersebut, bukan tak mungkin pertengkaran yang seolah tak berujung itu ternyata hanya bagian dari mengokohkan pernikahan Anda di masa depan.

  • "Pernikahan naik turun, seperti rollercoaster, ya memang seperti itulah pernikahan," ujar psikolog yang akrab dipanggil Nina ini. Bukankah begitu juga semua hubungan yang Anda jalani, dengan teman-teman, dengan saudara, bahkan dengan orangtua? Tidak ada hubungan antar manusia yang selalu akur tanpa gesekan, bukan? Namun berpisah, tak selalu menjadi satu-satunya jalan.

  • Pertimbangan ketiga adalah yang paling penting. Perceraian, menurut Nina, seringkali bukan akhir ketidakbahagiaan. Namun awal dari ketidakbahagiaan baru. Tak sedikit pasangan yang memutuskan untuk bercerai, kemudian di masa depannya menjadi bahagia karena telah berpisah. Bercerai, tidak selalu menjadi solusi. Kadang bahkan menghasilkan masalah baru, apalagi jika terkait dengan urusan anak-anak.

  • Jadi, tambah Nina, betapapun pertengkaran besar dalam pernikahan membuat Anda tidak bahagia, pertimbangkan lagi dengan matang. Bahwa perceraian bukan jalan akhir mendapatkan kembali kebahagiaan diri Anda.

  • Lagi pula, perkawinan yang terlihat baik-baik saja, belum tentu merupakan hubungan yang bahagia. Pasangan menikah yang mengalami ketidakpuasan bisa saja belum mengomunikasikan pikiran dan perasaannya secara verbal. Karenanya, bisa saja mereka terlihat baik-baik dan terkesan bahagia.

  • Advertisement
  • "Kalau tidak pernah bertengkar, jangan-jangan pernikahan dalam kondisi stagnan," kata Nina. Dalam hal ini, artinya, pernikahan justru dalam proses menurun. Hal ini justru tidak bisa dibiarkan, sebab pernikahan harus diupayakan untuk terus naik.

  • Maka, bertengkar, tidak melulu buruk. Ada baiknya Anda meminta bantuan pihak ketiga yang netral, seperti psikolog pernikahan. Biasanya orang lain lebih mampu melihat akar dari permasalahan, dan mulai menciptakan solusi dari awal.

  • Ingatlah bahwa pernikahan bukan sesuatu yang telah Anda lakukan dengan mudah, proses memilih dan memutuskan untuk menikahi pasangan Anda juga bukan proses yang instan. Tidak ada hal mudah dalam menjalani kehidupan. Namun justru itulah indahnya, karena pada akhirnya Anda pasti menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Bercerai adalah solusi, atau membuat masalah baru?

Banyak pasangan yang terlalu sering bertengkar dan tak jua berujung pada solusi, pada akhirnya merasa menyerah dan memutuskan untuk bercerai. Namun benarkah perceraian adalah solusi? Jangan-jangan hanya menambah masalah baru..
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr