Cara tepat menghadapi kritik

Anda jengah dengan cara menjalani hidup yang kerap dikomentari orang lain? Ya dapat dimengerti, memang kadang melelahkan. Namun ingat saja, Anda tidak ditakdirkan untuk menyenangkan semua orang. Jadilah diri sendiri.

590 views   |   8 shares
  • Kita manusia, dan ditakdirkan untuk menjalani kehidupan sebagai mahluk sosial. Begitu adanya, dan harus diterima dengan baik. Artinya, ya kita memang hidup dalam lingkup sosial, dan mau tak mau harus berhadapan dengan pendapat orang lain. Kadang baik, kadang pedas, dan kadang kita harus menguatkan telinga serta hati, untuk tetap mampu menjalankan sesuatu sesuai keyakinan.

  • Apalagi dalam menjalani kehidupan berumah tangga, sebagai pasangan, juga sebagai orangtua. Banyak orang yang punya kegemaran mengomentari hidup orang lain. Komentar tersebut memang kadang baik, dan bisa kita jalankan dalam keseharian. Masukan dan kritik yang bermanfaat bagi kita. Namun tak jarang juga komentar yang muncul tidak penting dan seolah-olah dicetuskan untuk membuat kita merasa sedih.

  • Jika hal ini terjadi, maka ingatlah; kita tidak akan mampu menyenangkan semua orang. Maka tak perlu berpikir muluk untuk menyesuaikan diri dengan setiap pendapat orang lain mengenai cara kita menjalani rumah tangga. Bagaimanapun, toh, mereka tidak tahu apa yang sebenarnya Anda jalankan setiap harinya.

  • Karena itu, setiap kali ada komentar yang masuk, terutama yang bentuknya kritik, jangan terburu-buru marah. Dengarkan saja terlebih dahulu, apa yang diungkapkan. Sebab, tak semua kritik berdampak buruk. Lagipula, tidak ada pengalaman yang tidak belajar dari kesalahan. Semua komentar yang masuk itu, yakini saja, sebagai bagian dari proses pendewasaan.

  • "Anda akan menemukan cara yang penting untuk melepaskan segala beban, alasan sederhana yang kadang terlihat berat, jadi biarkan kritik itu membawa Anda menjadi dewasa, jangan bawa langkah Anda seringan mungkin," ujar C. Joybell, Penulis Psikolog dari Saint Paul Trois Chateux, dalam blog kesehatan, blogs.discovery.com

  • Sebuah kritik, sebenarnya adalah bibit dari kebenaran. Apa yang dapat Anda temui dari sebuah kritik adalah sebuah keyakinan untuk menjadi benar, tanpa perlu mengabaikan ego Anda sendiri. Di sisi lain, Anda dapat belajar dari kesalahan Anda sendiri, tanpa membiarkan seseorang meruntuhkan Anda. "Jangan hanya mendengarkan kritikan dari seseorang, tapi juga coba mengerti secara sadar apa arti kritikan yang mereka maksud," ujar Joybell.

  • Sikap yang baik dalam menghadapi kritikan adalah tidak melawan balik demi mengedepankan ego Anda. Setelah itu, jangan bereaksi apa-apa sampai keadaan menjadi terkendali. Harus ada waktu tenang sebelum bereaksi. Kemudian, jadilan orang yang tenang, penuh perhatian, dan kuat setelah dapat menerima kritikan tersebut. Jangan habiskan waktu Anda untuk terus memikirkan kritikan yang sudah disampaikan. "Pikirkan apa yang dapat Anda pelajari dari kritikan tersebut," kata Joybell.

  • Advertisement
  • Sikap terakhir yang biasanya paling sulit dilakukan menurut Joybell adalah memaafkan orang yang melakukan kritik yang bahkan sangat menyakitkan bagi Anda. Semakin Anda membawa orang itu ke dalam lingkaran pernusuhan, maka akan semakin banyak masalah yang menimpa Anda. "Karena itu Anda harus bergerak maju untuk hidup Anda," ujar Joybell

  • Tidak mudah, mungkin. Namun pasti bisa. Sebab, Andalah yang menjalani hubungan pernikahan. Andalah yang menjadi orangtua dari anak-anak Anda. Bukan orang lain. jika Anda terbiasa dengan kegiatan sehari-hari yang telah menjadi rutinitas, dan baik bagi hubungan Anda dengan pasangan. Jalani saja dengan tenang. Biarkanlah orang lain berkomentar, Anda tidak perlu menyenangkan semua orang dengan menuruti komentar-komentar tersebut.

  • Percaya dirilah, selama hal itu memang sudah didiskusikan, sudah dijalankan dengan baik oleh Anda dan pasangan seumur hubungan Anda. Kritik yang hanya bertujuan untuk "nyinyir" biasanya takkan bertahan lama. jangan sampai hal kecil itu menghancurkan kebahagiaan Anda.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Cara tepat menghadapi kritik

Anda jengah dengan cara menjalani hidup yang kerap dikomentari orang lain? Ya dapat dimengerti, memang kadang melelahkan. Namun ingat saja, Anda tidak ditakdirkan untuk menyenangkan semua orang. Jadilah diri sendiri.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr