Belajar menerima suami apa adanya

Pria pada dasarnya tidak romantis, karena itu sebaiknya perempuan tidak memaksakan pasangannya untuk menjadi romantis sesuai keinginannya. Meski masih bisa diupayakan, namun sebaiknya terimalah ia apa adanya.

9,022 views   |   35 shares
  • Kaum lelaki pada umumnya memang tidak romantis dan memiliki kesulitan mencari ide untuk kejutan ulang tahun bagi pasangannya. Hal ini wajar, karena kebanyakan pria lebih banyak berpikir logis. Jadi, pelajaran penting bagi para wanita, adalah, jangan berharap terlalu banyak.

  • Jika Anda, para wanita, masih menginginkan pasangan yang romantis, Anda mungkin bisa mengomunikasikannya dengan cara baik-baik, misalnya, dengan memulai tindakan romantis versi Anda. Dengan harapan, dia akan mengerti lalu melakukan hal yang sama.

  • Hal ini pernah diungkapkan oleh Victoria Lukats, seorang psikiater dan ahli dalam hubungan di parship.com. Untuk membuat seorang pria menjadi romantis dalam versi yang Anda inginkan, bisa dengan memberi tahu dirinya tentang hal romantis yang Anda inginkan dari mereka meskipun, tetap, jangan pernah berharap para pria itu mengerti persis apa yang Anda inginkan.

  • Untuk itu, Anda perlu menemukan cara untuk berkomunikasi. "Jika anda mengatakan mereka harus melakukan hal tersebut, ajarkan dia dengan nada yang tak terkesan menguliahinya, atau ajak mereka melihat film-film romantis," katanya. Hal yang patut diingat adalah, cara berpikir pria berbeda dengan wanita. Jadi jangan menghakimi dengan negatif tentang apa yang sudah mereka lakukan, meski bertentangan dengan yang diharapkan.

  • Langkah berikut untuk membuatnya romantis, bisa juga dengan menggodanya. Pancing ia dengan meninggalkan pesan romantis di meja kerja. Mengirimkan artikel-artikel romantis, atau komentar hangat mengernai film romantis yang Anda tonton bersamanya. Tindakan ini akan lebih memberikan ide pada pria untuk bersikap romantsi dibanding dicereweti atau merengek untuk memintanya melakukan hal yang Anda inginkan.

  • Nah, langkah berikutnya bisa juga dengan melakukan hal menyenangkan yang Anda inginkan darinya. Memberi contoh adalah cara terbaik untuk belajar, dengan harapan, secara perlahan akan membuat para pria berubah menjadi seperti yang Anda inginkan. Berlakukan juga 'pengajaran' ini seperti Anda mengajarkan anak-anak, berikan pujian, dan ekspresi bahagia, saat mereka melakukan hal romantis versi Anda tersebut. Ingatlah untuk tampil tulus dan jujur saat memujinya.

  • Namun, bagaimana jika semua cara tadi tidak berhasil? Dan pasangan Anda, si pria ini, tetap cuek dan tidak romantis sebagaimana yang Anda mau.

  • Maka, menerima dirinya apa adanya, adalah satu-satunya cara. Ya, Anda bisa mencoba lagi melakukan trik-trik tadi. Tetapi saat dia tidak bisa berubah seperti yang Anda bayangkan, maka berhentilah. Jalanilah hubungan Anda dengan penuh toleransi. Sebab, mungkin yang terjadi hanyalah perbedaan definisi romantis versi Anda dan dirinya. Dan hal ini tak melulu harus disamakan.

  • Advertisement
  • Sebab kadang pria yang rela bangun lebih pagi, di hari ulang tahun Anda, lalu melakukan tugas-tugas Anda demi memberikan kejutan, juga merupakan hal yang romantis. Kejadian seperti itu sebetulnya sudah amat romantis. Bayangkan, Anda bangun tidur lalu menemukan anak-anak sudah makan sarapannya, sudah mandi dan siap pergi sekolah. Lantai sudah dibersihkan, piring sudah dicuci, bahkan mainan anak-anak juga sudah rapi. Sarapan sudah tersedia di meja, lengkap dengan kado kecil yang ternyata isinya hanya selembar kaos dengan warna kesukaan Anda.

  • Kurang romantis apa lagi tindakan itu?

  • Jangan meminta pasangan menjadi orang lain, karena Anda telah memilihnya sepaket dengan segala ketidakromantisannya. Berbaurlah dengan gayanya, dan jadilah romantis dalam versi Anda berdua. Tak perlu memaksakan sebuah tindakan hanya karena film atau posting-an teman di laman media sosial. Selama Anda dan pasangan berjalan bersama dalam sebuah hubungan yang sehat, bersyukurlah dan terimalah. Karena keromantisan versi film, tidak menjamin hubungan Anda berjalan dengan baik hingga maut memisahkan.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Belajar menerima suami apa adanya

Pria pada dasarnya tidak romantis, karena itu sebaiknya perempuan tidak memaksakan pasangannya untuk menjadi romantis sesuai keinginannya. Meski masih bisa diupayakan, namun sebaiknya terimalah ia apa adanya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr