Pilih yang terbaik untuk kepentingan anak dan bukan orangtua

Pola pengasuhan anak selalu menjadi bagian terpenting dalam kehidupan sebuah keluarga. Adalah tanggung jawab orangtua untuk memilih pola pengasuhan yang ingin diterapkan.

1,531 views   |   9 shares
  • Pola pengasuhan anak selalu menjadi bagian terpenting dalam kehidupan sebuah keluarga. Adalah tanggung jawab orangtua untuk memilih pola pengasuhan yang ingin diterapkan. Tetapi hindari yang hanya memuaskan keinginan orangtua, pikirkan kesejahteraan 'buah hati' Anda agar dia dapat bahagia sebagai anak.

  • 1.Pola asuh gaya 'harimau'

  • Seekor induk harimau mengajar dan mendorong anaknya untuk menjadi penakluk dan pemenang dengan memberikan didikan yang ketat. Pola pengasuhan cara ini acapkali tidak membahagiakan anak karena menekankan keunggulan dalam segala bidang baik di sekolah, olahraga dan musik dengan jadwal dan pengawasan yang ketat, serta harapan yang tinggi dari orangtua. Karena mereka percaya hasil prestasi di sekolah yang tinggi akan menjamin karier masa depan anak yang gemilang. Seringkali ada anggapan ketika sang anak berhasil dalam bidang-bidang tersebut di atas, hal itu menunjukkan keberhasilan orangtuanya juga. Dampak dari pola asuh ini dapat membuat anak Anda tertekan dan kehilangan rasa percaya diri.

  • 2.'Gajah'

  • Pola asuh gaya 'gajah' cukup berlawanan dari 'harimau'. Tidak ketat dan sangat bergantung pada Anda orangtua, karena mengutamakan merawat, mencintai serta memberi semangat, khususnya selama masa permulaan pertumbuhan anak. Layaknya bagaimana seekor gajah menjaga dan melindungi serta memenuhi kebutuhan anaknya yang masih kecil. Ketergantungan dari orangtua tidak selesai selama lima tahun pertama di mana seekor gajah mungkin hanya mengajarkan kegiatan yang ringan dan tidak pernah berteriak kepada anak kecil mereka. Berbeda dengan 'harimau', gaya 'gajah' berfokus pada rasa aman secara emosional dan tidak pada pencapaian yang luar biasa. Kebanyakan orangtua lebih merasa cocok karena membiarkan anak menikmati kebebasan sewaktu kecil. Namun perlu diingat jika dibiarkan secara berlebihan tidak mendidik disiplin pada anak.

  • 3.'Helikopter'

  • Orangtua dengan gaya pengasuhan 'helikopter' selalu ingin terlibat dalam setiap kegiatan anak. Menentukan jenis permainan untuk anak dan hampir tidak pernah membiarkan sang anak bermain sendiri. Ketika anak mulai sekolah, sang ibu juga terlibat dengan semua kegiatan di sekolah. Kelemahan pengasuhan gaya ini adalah anak tidak memiliki cukup pengalaman untuk membuat keputusan sendiri karena semuanya diputuskan oleh orangtua. Rasa percaya diri si anak juga tidak berkembang. Dan akhirnya setelah anak lulus kuliah dan mencari pekerjaan anak yang diasuh dengan gaya ini bisa kurang 'pede'.

  • Advertisement
  • 4.'Lumba-lumba'

  • Pertama kali diperkenalkan oleh Dr.Shimi Kang dalam bukunya The Dolphin Way: A Parent's Guide to Raising Happy, Healthy, and Motivated Kids Without Turning Into A Tiger. Cara lumba-lumba ini sangat berlawanan dengan harimau dan cara helikopter. Menurut Dr.Kang cara ini berimbang dan berkolaraborasi, selain ada aturan serta ekspektasi tetapi juga memiliki kebebasan berkreatif. Selanjutnya gaya asuh ini berhubungan dengan bermain, eksplorasi lingkungan, istirahat, olahraga serta tidur. Orangtua yang menyadari kebutuhan anaknya dan tidak memaksakan kehendaknya dalam hal ini mengerti bahwa setiap anak memiliki kepribadian serta kebutuhan berbeda.

  • Dalam mengasuh dan membesarkan anak, meskipun memiliki nilai dan aturan yang dapat dijadikan pedoman, ada saja 'modifikasi' yang perlu dilakukan dalam perjalanannya. Lingkungan dan perubahan fisik merupakan unsur-unsur di mana penyesuaian pola asuh itu terjadi. Apa pun tantangannya, sewaktu Anda berfokus pada kebahagiaan dan kepentingan anak dan bukan kemauan Anda semata, niscaya usaha-usaha itu akan membawa hasil yang maksimal.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Pilih yang terbaik untuk kepentingan anak dan bukan orangtua

Pola pengasuhan anak selalu menjadi bagian terpenting dalam kehidupan sebuah keluarga. Adalah tanggung jawab orangtua untuk memilih pola pengasuhan yang ingin diterapkan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr