Perceraian tidak selalu berdampak negatif

Perceraian bukanlah solusi terakhir untuk mengatasi sebuah persoalan. Sangat dibutuhkan komitmen dan sikap saling pengertian dari masing-masing bahwa pernikahan yang terjalin adalah sebuah anugerah dari Tuhan

3,198 views   |   15 shares
  • Melihat marakanya kasus perceraian akhir-akhir ini perlu disikapi dengan bijaksana oleh setiap pasangan menikah. Perceraian bukanlah satu-satunya jalan untuk menyelesaikan sebuah perkara karena pasti banyak pihak akan dirugikan, pula banyak hati yang akan tersakiti. Namun, dalam sudut pandang psikologi hubungan pernikahan yang tidak sehat memang tidak sepatutnya dipertahankan. Hal ini dapat memberikan kesempatan pada seseorang untuk memperbaiki diri, bangkit dari keterpurukan dan terhindar dari berbagai bentuk kekerasan.

  • Artikel kali ini memang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai manfaat dari perceraian. Akan tetapi, sama sekali tidak bermaksud memberikan saran supaya Anda segera mengakhiri hubungan pernikahan dengan seseorang yang pernah Anda cintai. Dikutip dari beberapa sumber, berikut ini adalah beberapa dampak positif perceraian dalam kehidupan seseorang:

  • Baik bagi perkembangan mental anak

  • Banyak pasangan suami istri memilih untuk tidak bercerai dengan alasan demi anak-anak. Akan tetapi, Constance Gager seorang dokter asal Amerika menemukan fakta bahwa anak-anak justru akan mengalami dampak buruk bila tetap tinggal bersama orangtua yang selalu bertengkar. Anak-anak akan mudah mengalami krisis keteladanan, sehingga rawan mengalami konflik pribadi ketika sudah dewasa nanti.

  • Terhindar dari kekerasan dalam rumah tangga

  • Di dalam hubungan pernikahan yang tidak sehat para istri kerap mendapatkan perlakuan kasar dari pihak suami yang seharusnya melindungi dan mengasihi dirinya. Bahkan dalam kasus yang lebih parah ada istri yang sampai harus kehilangan nyawanya atau mengalami cacat fisik secara permanen. Oleh sebab itu, melalui perceraian istri sebagai pihak yang lemah dapat terhindar dari berbagai bentuk kekerasan baik secara fisik maupun verbal dari suaminya.

  • Memperbaiki perekonomian keluarga

  • Seorang TKW asal Indramayu, Jawa Barat, seperti diberitakan oleh sebuah surat kabar terbitan lokal mengajukan gugatan cerai kepada suaminya karena yang bersangkutan selalu menghambur-haburkan uang hasil kerja kerasnya selama bekerja di luar negeri untuk berjudi. Oleh sebab itu, melalui perceraian sang istri berharap perekonomian keluarga dan kebutuhan anak-anak bisa membaik dan tercukupi.

  • Memulai hidup baru dengan lebih bahagia

  • Adakalanya pernikahan yang terjalin bukan karena didasari oleh rasa cinta dari kedua pasangan, tetapi karena ada campur tangan dari pihak-pihak tertentu dan dalam hal ini biasanya orangtua. Pernikahan yang tidak didasari oleh rasa cinta dapat sangat menyiksa perasaan, hal ini tentu saja tidak akan bisa menciptakan hubungan yang harmonis di antara suami dan istri. Karena itu, melalui perceraian seseorang akan dapat memulai kehidupan barunya dan menemukan kebahagiaan bersama orang yang dicintainya.

  • Advertisement
  • Terhindar dari penipuan

  • Terkadang seseorang bisa mengalami cinta buta di awal perkenalan, tapi kemudian mengetahui dengan pasti maksud dan tujuan dari pasangannya, yaitu ingin menguasi harta dan kekayaannya. Hubungan semacam ini tentu saja tidak sehat dan tidak layak dipertahankan karena bukan didasari oleh rasa cinta, kasih sayang dan ketulusan. Oleh sebab itu, sebelum seseorang dikelabui dan kehilangan harta bendanya, maka perceraian bisa jadi adalah salah satu cara untuk mengatasinya.

  • Terhindar dari depresi dan penyakit berkepanjangan

  • Di dalam sebuah hubungan pernikahan yang tidak sehat mustahil seseorang bisa merasakan kebahagiaan. Sebaliknya, depresi dan mungkin menderita penyakit-penyakit tertentu bisa menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi semacam ini umumnya karena seseorang merasa selalu tertekan, terancam, ketakutan, dan sebagainya. Oleh karenanya melalui perceraian, sepahit apapun itu jika demi kesembuhan baik mental dan psikis yang bersangkutan, maka mau tidak mau adalah langkah terbaik untuk mengatasinya.

  • Sekali lagi perceraian bukanlah solusi terakhir untuk mengatasi sebuah persoalan. Maka dari itu, sangat dibutuhkan komitmen dan sikap saling pengertian dari masing-masing bahwa pernikahan yang terjalin adalah sebuah anugerah dari Tuhan yang tidak boleh dipisahkan oleh manusia. Semoga, setiap dari Anda memiliki kehidupan pernikahan yang bahagia.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Perceraian tidak selalu berdampak negatif

Perceraian bukanlah solusi terakhir untuk mengatasi sebuah persoalan. Sangat dibutuhkan komitmen dan sikap saling pengertian dari masing-masing bahwa pernikahan yang terjalin adalah sebuah anugerah dari Tuhan
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr